Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua

Sabtu, 4 April 2026 15:15 WIB

Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!

Sabtu, 4 April 2026 14:54 WIB

Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?

Sabtu, 4 April 2026 13:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cantik Saja Enggak Cukup! Mojang Bandung Ini Pilih ‘Jalur Langit’ demi Orang Tua
  • Kisah Mantan Kanit Tipidkor Pilih Jadi Tukang Kopi: Lebih Baik Patah Daripada Bengkok!
  • Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?
  • Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Satu Tahun Duet Bedas: Strategi ‘Irit’ Kang DS-Ali Syakieb di Tengah Pangkas Anggaran Rp1 Triliun

By Aga GustianaJumat, 20 Februari 2026 19:56 WIB3 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tepat hari ini, Jumat (20/2/2026), kepemimpinan Dadang Supriatna (Kang DS) dan Ali Syakieb genap berusia satu tahun. Sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka setahun silam, pasangan yang diusung koalisi besar ini harus menavigasi “kapal” Kabupaten Bandung di tengah badai fiskal yang tidak main-main.

Pemerintah Pusat melakukan pemangkasan Transfer Keuangan Daerah (TKD) hingga hampir Rp1 triliun. Namun, di balik angka yang menyusut itu, rapor pembangunan setahun pertama justru menunjukkan tren positif.

Rapor Hijau di Tengah Defisit

Meski anggaran dari pusat terjun bebas dari Rp3,6 triliun menjadi Rp2,6 triliun, indikator makro Kabupaten Bandung justru membaik. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kini nangkring di angka 76,4 poin. Tak hanya itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 6,40 persen menjadi 6,04 persen, dengan ambisi besar menyentuh 5,48 persen pada 2027 mendatang.

Di sektor lapangan kerja, duet Bedas ini justru melampaui ekspektasi. Dari target 10 ribu tenaga kerja baru, mereka berhasil menyerap 11.867 orang.

Baca Juga:  Enam Pelaku Berhasil Diamankan Kepolisian, Pengeroyokan di Ciparay Kabupaten Bandung Diduga Karena Cemburu

“Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, alhamdulillah kami dapat menciptakan lapangan kerja baru melebihi target selama 1 tahun ini. Dari target 10 ribu penciptaan tenaga kerja baru per tahun, kami berhasil menyerap 11.867 orang. Ini luar biasa karena melebihi target,” ujar Bupati Dadang Supriatna dalam Rakor Bulanan di Rumah Dinas Bupati, Jumat (20/2/2026).

Jalan Mulus & Infrastruktur Masa Depan

Urusan “jalan butut” juga menjadi perhatian serius. Hingga saat ini, 85,74 persen atau sepanjang 1.125,53 kilometer jalan di Kabupaten Bandung sudah dalam kondisi mantap. Kang DS bahkan sudah menyiapkan “peluru” anggaran sebesar Rp1,4 triliun untuk tiga tahun ke depan.

“Insya Allah sekitar 14 persennya lagi, jalan-jalan yang kondisinya masih rusak akan kita selesaikan dalam 3 tahun,” ungkap Kang DS optimis.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung 8 Mei 2025, Catat Lokasinya

Selain jalan, proyek mercusuar Bandung Bedas Convention Center di Tegalluar kini memasuki tahap Detailed Engineering Design (DED). Fasilitas ini diproyeksikan menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP) terpadu yang terkoneksi langsung dengan Stasiun Kereta Cepat Whoosh.

Efisiensi Ketat Demi Janji Politik

Bagaimana cara Kang DS dan Ali Syakieb menutupi lubang Rp1 triliun? Jawabannya adalah efisiensi ekstrem pada belanja non-prioritas. Perjalanan dinas dan rapat-rapat yang dianggap tidak mendesak “disunat” habis demi menyelamatkan program rakyat.

“Kami melakukan efisiensi pada program yang tidak bersentuhan langsung dengan rakyat, seperti pengurangan perjalanan dinas dan rapat-rapat yang tidak mendesak. Anggaran tersebut dialihkan untuk membiayai belanja visi-misi dan program yang dirasakan langsung masyarakat,” tegas Kang DS.

Baca Juga:  Peringati Hari Santri, Bupati Bandung Hadiahkan Umroh dan Tabungan untuk Para Santri

Ia menekankan bahwa janji politik seperti insentif 17 ribu guru ngaji, beasiswa BESTI, hingga perbaikan rutilahu (yang sudah mencapai 32.851 unit dalam 4,5 tahun terakhir) adalah harga mati.

“Saya dan Kang Ali Syakieb ini dipilih oleh rakyat. Artinya komitmen dan janji politik kami dengan rakyat harus dilaksanakan,” tambah Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung tersebut.

Selaras dengan Program Pusat

Menariknya, kepemimpinan setahun ini juga menunjukkan sinergi kuat dengan program Presiden Prabowo Subianto. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sukses dijalankan di Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah berbagai program yang kami jalankan, lebih dari 40 persen selaras dengan program yang dijalankan Presiden Prabowo dan Pemprov Jabar. Semoga apa yang telah kami berikan untuk masyarakat selama setahun ini bermanfaat dan berkah,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ali Syakieb Dadang Supriatna Infrastruktur Bandung Kabupaten Bandung Kinerja Bupati Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.