bukamata.id – Suasana hangat menjelang Idul Fitri 2026 mulai terasa, terutama bagi para purnabakti dari kalangan PNS, TNI, dan Polri. Kabar yang dinanti akhirnya tiba; pemerintah melalui PT Taspen (Persero) memberikan kepastian mengenai hak keuangan para pensiunan. Selain gaji rutin bulanan yang tetap mengalir, proyeksi pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi suntikan semangat tersendiri untuk memenuhi kebutuhan hari raya.
Gaji Maret Tetap On Time, THR Menyusul di Bulan yang Sama
Pemerintah memastikan bahwa hak dasar para pensiunan berupa gaji bulanan untuk periode Maret 2026 akan dibayarkan tepat waktu mulai tanggal 1. Meski tanggal tersebut jatuh pada hari libur atau akhir pekan, mekanisme transfer biasanya tetap berjalan melalui mitra bayar seperti bank atau Kantor Pos sesuai kebijakan operasional masing-masing.
Yang lebih menggembirakan, THR tahun ini diprediksi akan cair pada sisa hari di bulan Maret 2026. Langkah ini diambil agar para pensiunan memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan bekal mudik maupun kebutuhan pokok Lebaran tanpa harus menunggu hingga menit-menit terakhir.
Penting: Jangan Lupakan Proses Otentikasi
Agar dana tidak mengalami kendala saat masuk ke rekening, para pensiunan diingatkan untuk tetap tertib melakukan verifikasi data. Proses otentikasi secara berkala melalui aplikasi Taspen Otentik sangat krusial. Jika proses ini terlewat, ada risiko keterlambatan pengiriman dana yang tentu akan sangat disayangkan di tengah persiapan hari besar.
Estimasi Nominal: Berapa yang Diterima Pensiunan?
Mengacu pada aturan yang berlaku sejak kenaikan 12 persen dua tahun lalu (PP No. 8 Tahun 2024), besaran gaji pokok yang diterima tetap menjadi basis perhitungan THR. Pemerintah diperkirakan memberikan THR satu kali gaji pokok secara utuh tanpa potongan, ditambah dengan tunjangan melekat lainnya.
Secara garis besar, pensiunan Golongan I akan menerima dana di kisaran Rp1,7 juta hingga Rp2,2 jutaan. Untuk rekan-rekan purnabakti di Golongan II, angka tertinggi bisa mencapai Rp3,2 juta. Sementara itu, bagi purnabakti Golongan III, nominal yang akan mengalir ke rekening berada di rentang Rp1,7 juta hingga Rp3,8 juta.
Bagi golongan tertinggi, yakni Golongan IV, nominalnya pun cukup signifikan. Dari angka dasar Rp1,7 juta, purnabakti pada level IVe bisa menerima hingga Rp4,9 jutaan. Selain angka pokok tersebut, komponen THR biasanya mencakup tunjangan keluarga, tunjangan pangan, hingga tunjangan kinerja tertentu sesuai dengan aturan instansi asal.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









