Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

MasyaAllah! Petugas Bandara Kualanamu Tolak Uang Hadiah, Endingnya Bikin Haru

Senin, 16 Maret 2026 20:22 WIB

Jagat Maya Geger! Video Kebaya Hitam Viral di TikTok, Netizen Buru Versi Tanpa Sensor

Senin, 16 Maret 2026 19:54 WIB
Siskaeee

Siskaeee Sentil Polisi: Kasus Gue Cepat Banget, Giliran Penyiram Air Keras Kok Belum Ketangkap?

Senin, 16 Maret 2026 19:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • MasyaAllah! Petugas Bandara Kualanamu Tolak Uang Hadiah, Endingnya Bikin Haru
  • Jagat Maya Geger! Video Kebaya Hitam Viral di TikTok, Netizen Buru Versi Tanpa Sensor
  • Siskaeee Sentil Polisi: Kasus Gue Cepat Banget, Giliran Penyiram Air Keras Kok Belum Ketangkap?
  • Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya
  • Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!
  • Video VCS 21 Detik Mirip Maureen Worth Bareng Pria Dewasa Tersebar, Link Diburu Netizen
  • Ramadan Heboh! Netizen Berebut Link Video Mukena Pink Tanpa Sensor
  • Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Simposium P3NK Bandung, Langkah Strategis Menuju Kota Berkelanjutan dan Indonesia Emas 2045

By SusanaJumat, 6 Desember 2024 03:00 WIB2 Mins Read
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan, Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045, Pemerintah Kota Bandung menyelenggarakan Pameran Pengelolaan, Perolehan, dan Peningkatan Nilai Kawasan (P3NK) di Harris Hotel and Convention Festival Citylink, Kamis (5/12/2024).

Acara ini bertujuan mempromosikan pembangunan infrastruktur kota melalui Proyek Strategis Nasional (PSN), sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 6 Tahun 2024.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan, menyampaikan bahwa keterbatasan kemampuan fiskal menjadi tantangan besar bagi daerah, terutama kota-kota tanpa sumber daya alam yang melimpah.

Untuk mengatasinya, metode Land Value Capture (LVC), atau peningkatan nilai lahan, menjadi alternatif pembiayaan yang menjanjikan.

Baca Juga:  Isi Kuliah Umum di IPDN, Bahlil Sebut Hilirisasi Bantu Wujudkan Indonesia Emas 2045

“Metode ini memanfaatkan nilai tambah lahan yang dihasilkan dari pembangunan infrastruktur dan layanan publik. Dengan begitu, pembangunan kota dapat terus berjalan tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran negara,” ujar Dharmawan.

Melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2024, pemerintah mendukung pendanaan infrastruktur berbasis LVC, atau dikenal dengan istilah P3NK, sebagai solusi untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah.

Dharmawan juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta untuk mewujudkan pembangunan kota yang terencana, efisien, dan efektif.

Baca Juga:  Forum Economics 360° 2025, bank bjb Perkuat Ekosistem UMKM dan Inovasi Ekonomi Jabar

“Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) memiliki peran strategis sebagai wadah kolaborasi dan aspirasi pemerintah kota untuk menyesuaikan kebijakan nasional dengan kebutuhan daerah,” jelasnya.

Dharmawan berharap simposium ini menjadi platform diskusi dan pembelajaran bagi berbagai kota di Indonesia, sekaligus memunculkan inovasi dan solusi strategis untuk pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Bappelitbang Kota Bandung, Anton Sunarwibowo, menjelaskan bahwa tema simposium tahun ini adalah “Mewujudkan Kolaborasi Pemerintah Kota untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, Konektivitas, dan Kualitas Hidup”.

“Simposium ini bertujuan mempercepat penerapan Perpres Nomor 79 Tahun 2024 tentang P3NK sebagai alternatif pembiayaan infrastruktur dan mendorong keberlanjutan program pembangunan di kota-kota Indonesia,” ujar Anton.

Baca Juga:  Jamin Pelayanan Publik, Dharmawan Resmi Ditunjuk Jadi Pj Sekda Kota Bandung

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang strategis untuk menyatukan perspektif dan memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan pembangunan kota yang lebih berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi yang kuat di antara pemangku kepentingan, kita dapat mempercepat realisasi infrastruktur yang efisien, berdampak positif, dan menjadi fondasi bagi masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dharmawan Indonesia Emas 2045 infrastruktur kota P3NK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

MasyaAllah! Petugas Bandara Kualanamu Tolak Uang Hadiah, Endingnya Bikin Haru

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Tragedi di Pasar Soreang! Atap Blok 3 Runtuh Timpa Kios, Satu Orang Tewas

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.