Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Rabu, 18 Maret 2026 20:00 WIB

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Rabu, 18 Maret 2026 19:00 WIB

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Rabu, 18 Maret 2026 18:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Situs Batu Kalde di Pangandaran: Jejak Sejarah dan Tradisi Unik Lempar Koin

By Aga GustianaMinggu, 6 April 2025 08:21 WIB3 Mins Read
Situs Batu Kalde
Situs Batu Kalde. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam Pangandaran tak hanya menawarkan pesona alam, tetapi juga menyimpan situs bersejarah yang sarat cerita dan tradisi: Situs Batu Kalde. Berada di kawasan yang rindang dan tenang, situs ini menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan, baik karena nilai historisnya maupun karena mitos yang menyertainya.

Warisan Kerajaan dan Simbol Kepercayaan Hindu

Situs Batu Kalde diyakini sebagai petilasan Prabu Jaya Pakuan, seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran yang pernah singgah di kawasan ini. Nama “Batu Kalde” berasal dari bentuk arca yang menyerupai seekor sapi. Warga setempat menyebutnya “kalde” — kata dalam bahasa Sunda yang berarti keledai, meski sesungguhnya arca tersebut merupakan Nandi, kendaraan Dewa Siwa dalam mitologi Hindu.

Dalam kepercayaan Hindu, kehadiran Nandi biasanya menandakan lokasi suci yang dulunya digunakan untuk pemujaan terhadap Dewa Siwa. Umumnya, tempat seperti ini juga dilengkapi dengan arca lingga yoni—simbol keseimbangan dan kesuburan yang melambangkan penyatuan kekuatan maskulin (lingga) dan feminin (yoni).

Baca Juga:  Liburan Berujung Tragis! Wisatawan Asal Bandung Hilang Terseret Ombak di Pangandaran

Tradisi Lempar Koin yang Masih Lestari

Salah satu daya tarik utama di Situs Batu Kalde adalah tradisi melempar koin ke dalam lubang yoni yang masih tersisa. Konon, siapa pun yang berhasil memasukkan koin ke dalam lubang tersebut dari jarak tertentu, harapannya akan terkabul.

“Biasanya pengunjung melempar dari jarak tiga langkah mundur dari batu pembatas,” jelas Yogi Saputera, penjaga situs sekaligus narasumber lokal. Menurut Yogi, jenis koin pun tidak bisa sembarangan. “Harus recehan Rp 500 atau lebih kecil, tidak boleh uang dengan nilai besar,” katanya.

Tradisi ini tak pernah sepi peminat, terutama saat musim liburan. “Setiap hari ada sekitar 20 sampai 30 orang yang mencoba. Saat libur panjang bisa lebih ramai lagi,” tambah Yogi.

Baca Juga:  Diperingati Setiap 29 April, Ini Sejarah dan Tujuan Hari Tari Sedunia

Antara Kepercayaan dan Pengalaman Wisata

Bagi sebagian pengunjung, ritual ini adalah bagian dari kepercayaan spiritual. Namun, bagi lainnya, tradisi lempar koin menjadi aktivitas yang menyenangkan selama berwisata. Salah satunya adalah Aprilian (24), wisatawan yang datang bersama temannya.

“Awalnya cuma ikut rute wisata. Pas dijelaskan soal mitos Batu Kalde, ya jadi penasaran dan ikut coba,” katanya.

Baca Juga:  Asal Usul Jalan Banceuy, dari Tempat Kusir Hingga Saksi Sejarah Bung Karno

Hal serupa dirasakan Fazar Sidiq, teman perjalanan Aprilian. “Saya sampai tukar uang kertas jadi koin receh. Dari empat kali lempar, dua berhasil masuk,” ucapnya sambil tersenyum.

Warisan Budaya yang Hidup

Situs Batu Kalde bukan sekadar tumpukan batu purbakala. Ia adalah representasi sejarah, kepercayaan, dan budaya yang tetap hidup di tengah masyarakat. Baik bagi yang datang karena keyakinan maupun karena rasa penasaran, pengalaman di situs ini selalu memberikan kesan tersendiri.

Dengan keunikan arca kuno, nilai spiritual, dan tradisi lokal yang masih lestari, Batu Kalde menjadi bukti bahwa wisata sejarah bisa menyatu dengan nuansa budaya yang hangat dan penuh cerita.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

mitos Pangandaran sejarah Situs Batu Kalde
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru

Dari Boneka ke Dunia Nyata: Perjalanan Punch Mencari Kasih Sayang yang Bikin Netizen Iri!

Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet

Panduan Lengkap Libur Lebaran 2026: Jadwal Cuti Bersama dan Aturan WFA bagi Pekerja

Update Harga Emas Hari Ini 18 Maret 2026: Cek Selisih Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.