bukamata.id – Sebuah insiden kurang terpuji mendadak menjadi sorotan tajam publik sepak bola dunia setelah rekaman video perkelahian antar-pemain Timnas Inggris U-16 beredar bebas di ranah maya. Rekaman berdurasi kurang dari 60 detik tersebut langsung memicu gelombang kecaman dari warganet lantaran mempertontonkan aksi kekerasan fisik secara terbuka di lingkungan pemusatan latihan resmi.
Di dalam video pendek tersebut, tampak dua remaja yang masih mengenakan atribut latihan skuad The Three Lions terlibat kontak fisik sengit di sebuah kamar hotel. Baku hantam yang melibatkan aksi saling pukul dan cekik ini terjadi tanpa pengawasan langsung dari staf pelatih.
Ironisnya, bukan hanya perkelahian fisik itu saja yang menuai kecaman publik. Sikap para pemain lain yang berada di lokasi kejadian turut menjadi buah bibir. Alih-alih melerai atau menghentikan ketegangan, mereka justru sibuk mengabadikan momen tersebut lewat gawainya masing-onel. Suasana kamar semakin gaduh dengan sorakan serta gelak tawa, seolah peristiwa tersebut adalah tontonan yang menghibur.
Suasana semakin memanas tatkala terdengar suara provokasi dari salah satu saksi di dalam ruangan. “Hajar dia!,” begitu seru salah satu suara yang terekam dalam video perkelahian 2 pemain Timnas Inggris U-16 tersebut.
Keriuhan di dunia maya pun tak terelakkan. Berbagai tanggapan negatif memenuhi kolom komentar di berbagai platform media sosial. Banyak warganet melayangkan kecaman keras dan menduga ada unsur perundungan (bullying) dalam insiden tersebut. Kecurigaan ini mencuat karena salah satu pemain terlihat lebih mendominasi jalannya perkelahian, sementara rekan-rekan setimnya justru memberikan dukungan moral negatif sambil terus merekam.
Berdasarkan laporan eksklusif dari The Sun, peristiwa kontroversial ini sebenarnya terjadi pada Oktober 2025 lalu. Kala itu, skuad muda Inggris tengah melakoni agenda pemusatan latihan di Turki, di mana tim asuhan pelatih Barry Lewtas dijadwalkan menghadapi serangkaian laga uji coba kontra Wales, Turki, serta Portugal.
Kendati video tersebut baru menjadi konsumsi publik belakangan ini, pemicu atau motif di balik bentrokan fisik antarpemain tersebut masih menjadi misteri. Pihak Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) pun tidak tinggal diam dan mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah mengetahui peredaran rekaman video yang meresahkan tersebut.
“Kami mengetahui adanya masalah internal selama kamp U-16 pada Oktober 2025. Masalah ini segera diselesaikan pada saat itu,” tegas juru bicara FA yang tak disebutkan namanya, dilansir dari The Sun.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










