bukamata.id – Bintang Borneo FC, Mariano Peralta, kini menjadi primadona paling dicari di bursa transfer Liga 1 musim 2026/2027. Kesuksesannya menyabet gelar Pemain Terbaik Super League 2025/2026 membuat dua raksasa sepak bola Indonesia, Persija Jakarta dan Persib Bandung, terlibat dalam persaingan sengit untuk mengamankan tanda tangannya.
Sinyal Kuat dari Ibu Kota
Rumor kepindahan Peralta ke Macan Kemayoran mulai memanas setelah akun Instagram yang kerap membahas isu transfer sepak bola, @fabrizioasia_, mengunggah foto sang pemain dengan seragam Persija. Unggahan tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter.
“GOOD MORNING. Ini belum Official, Persija sedang Menawarkan sang Pemain untuk Musim depan !!” tulis akun tersebut, memberikan sinyal bahwa negosiasi telah dimulai meski belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persija Jakarta.
“Serangan” Bobotoh dan Respons Tak Terduga
Di sisi lain, Persib Bandung tidak tinggal diam. Dukungan untuk mendatangkan pemain asal Argentina ini bahkan sudah dilakukan secara terbuka oleh pihak klub dan pendukung setianya, Bobotoh.
Dalam momen konvoi perayaan juara Liga 1 pada Minggu (24/5/2026), Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, terlihat memimpin yel-yel di depan ribuan Bobotoh.
“Peralta! Peralta! Peralta!” teriak Adhitia bersama para suporter yang memadati jalanan Bandung.
Tak berhenti di situ, Adhitia juga meneriakkan nama Moussa Sidibe. Momen ini menarik perhatian pelatih Persib, Bojan Hodak. Sang pelatih tampak memberikan reaksi jenaka berupa gestur tangan—menyatukan jari telunjuk dan ibu jari—diikuti dengan kerutan dahi dan gelengan kepala, seolah merespons candaan mengenai rumor transfer pemain tersebut.
Mengapa Peralta Begitu Diminati?
Peralta memang bukan pemain sembarangan. Sejak didatangkan Borneo FC dari akademi San Lorenzo pada Agustus 2024, pemain dengan tinggi 1,80 meter ini telah membuktikan diri sebagai winger kelas wahid. Nilai pasarnya kini melonjak hingga Rp10,43 miliar berkat statistik menterengnya.
Berikut adalah rekam jejak performa Peralta di lapangan hijau:
| Klub | Laga | Gol | Assist |
| Borneo FC | 69 | 30 | 28 |
| Union Santa Fe | 40 | 3 | 2 |
| CA Cerro | 35 | 3 | 4 |
| San Lorenzo | 27 | 3 | 0 |
Dengan total 158 pertandingan di liga nasional sepanjang karier profesionalnya, Peralta telah mengoleksi 36 gol dan 32 assist. Angka ini menjadikan pemain berusia 28 tahun tersebut sebagai investasi paling menjanjikan bagi klub manapun yang ingin mendominasi musim depan.
Kini, pertanyaannya tinggal satu: akankah Peralta tetap di Samarinda, merapat ke Jakarta, atau berlabuh di Bandung?
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









