Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
  • Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 15 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Spek Mobil Rantis yang Lindas Driver Ojol: Bobot 4,8 Ton dengan Kecepatan 150 Km per Jam

By Aga GustianaJumat, 29 Agustus 2025 11:07 WIB2 Mins Read
Mobil Rantis
Detik-detik mobil rantis lindas driver ojol di Jakarta. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Insiden tragis yang merenggut nyawa Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online (ojol), dalam aksi demonstrasi buruh di Jakarta, Kamis (28/8/2025), kembali menyoroti peran kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Kendaraan lapis baja inilah yang diduga melindas korban ketika aparat membubarkan massa aksi.

Spesifikasi Rantis DAPC-1

Mengacu pada buku Orientasi Kendaraan Taktis dan Mengemudi terbitan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, salah satu rantis yang digunakan Brimob dalam pengendalian massa adalah DAPC-1.

Rantis ini ditempatkan di berbagai Polda dan difungsikan untuk mengantisipasi kerusuhan. Kendaraan tersebut dilengkapi dengan berbagai fitur, di antaranya:

  • Sirene dan P/A System (public address) untuk komunikasi.
  • Lampu sorot (search light) dan warning strobe.
  • CCTV untuk pemantauan lapangan.
  • Jaring anti-lempar batu pada kaca depan dan pintu samping.
  • Pelontar granat asap untuk membubarkan kerumunan.
Baca Juga:  Disebut Biang Kerok Kericuhan Bandung, Siapa Anarko Sindikalisme dan Apa Tujuannya?

Dengan sistem penggerak 4×4, DAPC-1 mampu melaju di medan berat maupun jalur offroad.

Mesin dan Performa

Di balik bodi besarnya, DAPC-1 mengandalkan mesin V8 DOHC Twin Turbo Common Rail Diesel 4.461 cc. Mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis enam percepatan.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Ada Luka Tusuk dan Bolong pada Mayat Tanpa Identitas yang Ditemukan di Jalan Buahbatu

Rantis seberat 4,8 ton ini dapat mencapai kecepatan maksimum sekitar 150 km per jam, serta dirancang tetap stabil saat melintas di tengah kerumunan.

Sorotan Publik

Rantis jenis ini bukan kali pertama menjadi perhatian publik. Pada 2022, kendaraan tersebut pernah terlihat di kediaman mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, yang saat itu tengah disorot karena kasus besar.

Baca Juga:  Polisi Siagakan 110 Personel di Pasteur, Imbau Bobotoh Tertib saat Pawai Persib

Kini, kendaraan yang seharusnya menjadi penopang keamanan kembali menjadi perbincangan, namun dalam konteks duka: insiden yang menewaskan seorang warga sipil.

Tuntutan Transparansi

Kasus tewasnya Affan Kurniawan masih dalam proses penyelidikan. Kompolnas menegaskan kepolisian wajib mengusut tuntas siapa pengendara rantis tersebut serta menjamin proses hukum berjalan terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

8 ton berat rantis 4 DAPC-1 demo buruh kendaraan taktis polisi rantis brimob tragedi ojol
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

CPNS Kemenag

Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.