Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 18:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
  • Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Disebut Biang Kerok Kericuhan Bandung, Siapa Anarko Sindikalisme dan Apa Tujuannya?

By Aga GustianaSelasa, 2 September 2025 14:28 WIB3 Mins Read
Anarko Sindikalisme
Kelompok mengenakan pakaian serba hitam, yang dikenal sebagai Anarko Sindikalisme. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bandung tengah menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial klaim bahwa polisi menyerang kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) di Jalan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, pada Senin malam hingga Selasa dini hari (2/9/2025).

Menanggapi isu ini, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa patroli berskala besar yang dilakukan petugas bukanlah serangan, melainkan upaya membubarkan kelompok tertentu yang mengenakan pakaian serba hitam, yang dikenal sebagai Anarko Sindikalisme, di sekitar area kampus.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut memberikan penjelasan terkait pengamanan aksi unjuk rasa tersebut. Menurut Dedi, manajemen demonstrasi yang baik menjadi kunci utama untuk mencegah kerusuhan akibat kehadiran kelompok penyusup.

“Antisipasi pertama adalah melalui manajemen pengelolaan demonstrasi. Saya dulu juga aktivis, jadi saya paham,” ujar Dedi saat ditemui di Rektorat Unisba, Jalan Tamansari No 20, Kota Bandung, Selasa (2/9/2025).

Dedi menambahkan, kelompok penyusup biasanya memiliki ciri-ciri dan kode tertentu. “Biasanya mereka (mahasiswa) sudah punya barikade, ciri-ciri, dan kode-kode tertentu. Jika ada penyusup, langsung diambil alih dan dikeluarkan dari massa,” jelasnya.

Mengenal Anarko Sindikalisme

Lalu, siapa sebenarnya kelompok Anarko Sindikalisme?

Anarko Sindikalisme adalah cabang dari paham anarkis yang menekankan peran serikat buruh sebagai kekuatan potensial untuk mencapai perubahan sosial radikal. Tujuannya adalah menggantikan kapitalisme dan otoritas negara dengan tatanan masyarakat baru yang mandiri dan demokratis, dijalankan oleh kelas pekerja.

Paham ini muncul dari gagasan anarkis yang menolak keberadaan institusi kekuasaan dan sering menentang norma-norma mapan yang dianggap baku oleh masyarakat. Dari paham ini, berkembang beberapa varian seperti anarkisme kolektif, anarkisme komunis, anarko-sindikalisme, anarkisme individualis, hingga versi modern seperti eko-anarkisme dan anarkisme pasca-kiri. Namun, yang paling dikenal di kalangan buruh adalah Anarko Sindikalisme.

Istilah “sindikalisme” sendiri berasal dari bahasa Prancis, “trade unionism”, yang menekankan bahwa serikat buruh memiliki potensi untuk mendorong perubahan sosial secara revolusioner, mengganti sistem kapitalisme, dan menghapuskan otoritas negara, digantikan oleh masyarakat demokratis yang dikendalikan para pekerja.

Selain itu, Anarko Sindikalisme menolak sistem gaji tradisional dan kepemilikan produksi, dengan menekankan tiga prinsip utama: solidaritas pekerja (workers solidarity), aksi langsung (direct action), dan manajemen-mandiri buruh (workers self-management).

Sejarah dan Tokoh Kunci

Menurut buku Anarkisme: Perjalanan Sebuah Gerakan Perlawanan karya Seán M. Sheehan, gerakan Anarko Sindikalisme diperkenalkan oleh sejarawan anarkis Rudolf Rocker pada abad ke-19 dan 20. Tokoh linguistik terkenal, Noam Chomsky, menyebut bahwa menurut Rocker, kebebasan bagi seorang anarkis bukan konsep abstrak, melainkan kesempatan nyata bagi manusia untuk mengembangkan kapasitas dan talenta yang dimiliki, serta mengubahnya menjadi kekuatan sosial.

Rocker menekankan bahwa melalui bidang ekonomi, pekerja dapat mengekspresikan kekuatan sosial sepenuhnya, karena aktivitas mereka sebagai produsen mampu menyatukan struktur sosial dan menjamin kelangsungan masyarakat.

Dalam buku Anarko Sindikalisme: Filsafat Radikal Kaum Pekerja, dijelaskan bahwa gerakan ini menggunakan metode aksi langsung, baik dalam ranah ekonomi maupun politik. Beberapa metode yang digunakan meliputi sabotase, pemogokan, dan boikot, demi mewujudkan tatanan ekonomi yang diinginkan oleh para pekerja.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anarko Sindikalisme bandung Dedi Mulyadi demonstrasi kerusuhan mahasiswa patroli polisi Unisba unjuk rasa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.