Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

Selasa, 15 September 2026 14:33 WIB

Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List

Selasa, 15 September 2026 14:22 WIB

Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah

Selasa, 15 September 2026 14:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium
  • Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List
  • Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah
  • Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
  • Bukan Cuma Punclut, Api Juga Mengamuk di Paseh dan Pacet Kabupaten Bandung
  • Purbaya Bongkar Alasan Dicopot dari Menkeu, Ada Apa?
  • Soroti Penanganan Lambat, WALHI Jabar Ungkap Ancaman Tersembunyi di Balik Tumpahan Batu Bara Pangandaran
  • Maudy Ayunda Minta Maaf dan Akui Ada Privilese, Warganet: Pick Me Banget!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Spek Mobil Rantis yang Lindas Driver Ojol: Bobot 4,8 Ton dengan Kecepatan 150 Km per Jam

By Aga GustianaJumat, 29 Agustus 2025 11:07 WIB2 Mins Read
Mobil Rantis
Detik-detik mobil rantis lindas driver ojol di Jakarta. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Insiden tragis yang merenggut nyawa Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online (ojol), dalam aksi demonstrasi buruh di Jakarta, Kamis (28/8/2025), kembali menyoroti peran kendaraan taktis (rantis) Brimob.

Kendaraan lapis baja inilah yang diduga melindas korban ketika aparat membubarkan massa aksi.

Spesifikasi Rantis DAPC-1

Mengacu pada buku Orientasi Kendaraan Taktis dan Mengemudi terbitan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, salah satu rantis yang digunakan Brimob dalam pengendalian massa adalah DAPC-1.

Rantis ini ditempatkan di berbagai Polda dan difungsikan untuk mengantisipasi kerusuhan. Kendaraan tersebut dilengkapi dengan berbagai fitur, di antaranya:

  • Sirene dan P/A System (public address) untuk komunikasi.
  • Lampu sorot (search light) dan warning strobe.
  • CCTV untuk pemantauan lapangan.
  • Jaring anti-lempar batu pada kaca depan dan pintu samping.
  • Pelontar granat asap untuk membubarkan kerumunan.
Baca Juga:  Mengapa Pengguna Gas 'Whip Pink' Belum Bisa Dijerat Hukum? Begini Kata Polisi

Dengan sistem penggerak 4×4, DAPC-1 mampu melaju di medan berat maupun jalur offroad.

Mesin dan Performa

Di balik bodi besarnya, DAPC-1 mengandalkan mesin V8 DOHC Twin Turbo Common Rail Diesel 4.461 cc. Mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis enam percepatan.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Pria di Pangalengan, Motif Diduga karena Tersinggung

Rantis seberat 4,8 ton ini dapat mencapai kecepatan maksimum sekitar 150 km per jam, serta dirancang tetap stabil saat melintas di tengah kerumunan.

Sorotan Publik

Rantis jenis ini bukan kali pertama menjadi perhatian publik. Pada 2022, kendaraan tersebut pernah terlihat di kediaman mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, yang saat itu tengah disorot karena kasus besar.

Baca Juga:  Apa Itu Nitrous Oxide? Disebut Jadi Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia

Kini, kendaraan yang seharusnya menjadi penopang keamanan kembali menjadi perbincangan, namun dalam konteks duka: insiden yang menewaskan seorang warga sipil.

Tuntutan Transparansi

Kasus tewasnya Affan Kurniawan masih dalam proses penyelidikan. Kompolnas menegaskan kepolisian wajib mengusut tuntas siapa pengendara rantis tersebut serta menjamin proses hukum berjalan terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

polisi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

gempa

Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG

Bukan Cuma Punclut, Api Juga Mengamuk di Paseh dan Pacet Kabupaten Bandung

Purbaya Bongkar Alasan Dicopot dari Menkeu, Ada Apa?

Soroti Penanganan Lambat, WALHI Jabar Ungkap Ancaman Tersembunyi di Balik Tumpahan Batu Bara Pangandaran

TPS Punclut Bandung Terbakar, Api Merambat ke Alang-alang hingga Petugas Turun ke Tebing

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.