Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sempat Terkendala Alat Berat, Crossing Drainase Ibrahim Adjie Akhirnya Rampung

Rabu, 23 September 2026 12:22 WIB

10 Pasangan Nikah Gratis di MPP Bandung, Dapat KTP, KK hingga Voucher Hotel

Rabu, 23 September 2026 12:01 WIB

Sumber Air Menyusut Drastis hingga Ratusan Lahan Terbakar, Bupati Bandung Keluarkan Instruksi Darurat Hadapi Kemarau

Rabu, 23 September 2026 11:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sempat Terkendala Alat Berat, Crossing Drainase Ibrahim Adjie Akhirnya Rampung
  • 10 Pasangan Nikah Gratis di MPP Bandung, Dapat KTP, KK hingga Voucher Hotel
  • Sumber Air Menyusut Drastis hingga Ratusan Lahan Terbakar, Bupati Bandung Keluarkan Instruksi Darurat Hadapi Kemarau
  • Ngeri! Bentrokan Berdarah Diduga Ormas di Sukalarang Sukabumi, Polisi Turun Tangan
  • Kenali Perbedaan Flu Biasa dan Influenza A: IDAI Jabar Ungkap Tiga Tanda Emas yang Wajib Dipantau Orang Tua
  • DOKTER SE-TENANG INI DILECEHKAN?! Pelaku Ketikan Jahat ke dr. Gia Pratama Panik Dikejar Hukum!
  • Bukan Main! Usia 6 Tahun, Atlet Cilik Asal Cirebon Ini Sukses Sabet Juara 1 Dunia Pushbike di Thailand
  • Update Bursa Transfer Persib Bandung: Dari Mantan Bintang Setan Merah sampai Kiper Asing Berlabel Eropa Masuk Radar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 23 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sumber Air Menyusut Drastis hingga Ratusan Lahan Terbakar, Bupati Bandung Keluarkan Instruksi Darurat Hadapi Kemarau

By Aga GustianaRabu, 23 September 2026 11:54 WIB3 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Musim kemarau yang melanda sepanjang tahun 2026 memicu ancaman serius di Kabupaten Bandung. Berdasarkan data resmi penanganan bencana yang dirilis dalam rapat koordinasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gedung M. Toha, Soreang, pada Selasa (22/9/2026), tercatat ada 577 insiden si jago merah yang berhasil ditangani dengan total luasan wilayah terdampak mencapai 47,61 hektare.

Bupati Bandung Dadang Supriatna, yang akrab disapa KDS, memberikan perhatian khusus terhadap eskalasi bencana ini. Ia menegaskan bahwa ancaman kebakaran di musim kering tidak hanya menyasar kawasan hutan dan lahan, melainkan turut mengancam permukiman warga serta berbagai objek vital lainnya di seluruh penjuru kabupaten.

Dari total ratusan insiden tersebut, mayoritas atau sekitar 561 kejadian ditangani langsung di dalam wilayah Kabupaten Bandung seluas 46,54 hektare, sementara 16 kejadian sisanya merupakan aksi perbantuan di luar daerah dengan luasan 1,07 hektare. Catatan paling dominan disumbangkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebanyak 251 kejadian dengan total kerusakan mencapai 43,13 hektare. Selain itu, objek lain seperti permukiman warga dan semak belukar mendominasi daftar area yang dilalap api.

Baca Juga:  Pemkab Bandung Perkuat Sinergi dengan Kemenkeu RI, Bahas DBH dan DAU 2026

Soroti Kesejahteraan Petugas dan Penambahan Armada

Melihat tingginya intensitas laporan darurat, KDS secara tegas meminta agar sistem kesiapsiagaan operasional dinas pemadam kebakaran segera ditingkatkan secara menyeluruh. Hal ini mencakup aspek kuantitas personel, modernisasi armada kendaraan, hingga penambahan titik posko siaga di berbagai wilayah strategis.

Bupati bahkan menyoroti fasilitas penunjang kerja para petugas lapangan yang dinilai masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Saya dengar laporan, seragam petugas Damkar saja cuma punya satu. Saya minta harus terpenuhi kebutuhannya, termasuk armada juga posko damkar kita tambah,” kata KDS.

Selain perlengkapan personal, KDS menaruh perhatian besar pada wilayah-wilayah geografis yang memiliki jarak tempuh relatif jauh dari pusat kota, seperti Kecamatan Kertasari dan Pacet. Menurutnya, perluasan cakupan pos pemadam sangat krusial agar waktu tanggap (response time) petugas bisa semakin cepat saat menerima panggilan darurat.

Baca Juga:  TPS Punclut Bandung Terbakar, Api Merambat ke Alang-alang hingga Petugas Turun ke Tebing

Sebagai langkah nyata, ia mendorong agar pembangunan pos pemadam baru di kawasan Bojongsoang segera direalisasikan. Pemkab Bandung sendiri disebut telah menyiapkan lahan khusus yang siap dioptimalkan melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kalau bisa bangunkan dengan dana APBD,” ujarnya.

Waspada Ancaman Krisis Air Bersih

Tidak hanya berfokus pada bencana kebakaran, rapat koordinasi tersebut juga mengupas tuntas ancaman iklim lain yang kerap menyertai musim kemarau, yakni krisis air bersih. KDS menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah terkait untuk bergerak cepat memetakan kawasan-kawasan yang rentan mengalami kekeringan.

Langkah preventif ini dinilai mendesak menyusul laporan penurunan debit air pada sejumlah sumber mata air untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Bandung Selatan yang dilaporkan merosot hingga 50 persen. Dengan pemetaan wilayah yang akurat sejak dini, distribusi air bersih menggunakan mobil tangki bisa segera disalurkan secara terukur tanpa harus menunggu masyarakat mengalami kesulitan air yang parah.

Baca Juga:  Dadang Supriatna Sambut Antusias Pemkab Bandung akan Rekrut 1.500 ASN di Tahun 2024

Lonjakan Kasus Sepanjang Musim Kering

Data historis Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bandung menunjukkan tren peningkatan yang signifikan selama periode kering tahun ini. Hingga penghujung Agustus 2026, akumulasi kejadian kebakaran telah menyentuh angka 468 kasus, di mana lonjakan tertinggi terjadi pada bulan Juli (135 kejadian) dan Agustus (134 kejadian)—didominasi oleh terbakarnya lahan kosong serta semak belukar.

Memasuki awal September saja, puluhan laporan kebakaran kembali masuk dalam rentang waktu singkat. Rangkaian data ini menjadi pengingat kuat bahwa mitigasi bencana, kesiapan sarana prasarana, serta koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat guna meminimalisir dampak buruk kemarau panjang bagi masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna kebakaran bandung Pemkab Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sempat Terkendala Alat Berat, Crossing Drainase Ibrahim Adjie Akhirnya Rampung

10 Pasangan Nikah Gratis di MPP Bandung, Dapat KTP, KK hingga Voucher Hotel

Ngeri! Bentrokan Berdarah Diduga Ormas di Sukalarang Sukabumi, Polisi Turun Tangan

Layanan Gigi Gratis Sambangi 22 Kecamatan Bandung, Ini Jadwal dan Lokasi Lengkapnya

Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat

Sempat Diejek Semut Lawan Gajah, Tukang Pemilah Sampah Ini Menangi Pilkades di Bekasi

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.