Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Senin, 16 Maret 2026 17:01 WIB
Persib

Persib di Jalur Juara! Bojan Ingatkan Ancaman Borneo FC dan Persija

Senin, 16 Maret 2026 16:33 WIB

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

Senin, 16 Maret 2026 15:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026
  • Persib di Jalur Juara! Bojan Ingatkan Ancaman Borneo FC dan Persija
  • Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung
  • Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih
  • Kejutan Besar! Raline Shah Jadi Milea di Film Dilan ITB 1997, Adu Peran dengan Ariel NOAH
  • Tragedi di Pasar Soreang! Atap Blok 3 Runtuh Timpa Kios, Satu Orang Tewas
  • Guncang Pertahanan Israel, Iran Terjunkan Rudal Sejjil dalam Operasi Balasan Masif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tahap I Depo BRT Dimulai Tahun Depan, Kemenhub Pastikan Bus AKAP-AKDP Tetap Beroperasi

By Putra JuangSenin, 29 Juli 2024 16:42 WIB3 Mins Read
Terminal Cicaheum. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tahap I pengalihan Terminal Cicaheum menjadi depo Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya akan dilakukan pada tahun 2025. Pengalihan ini dilakukan secara bertahap sebelum nantinya resmi beroperasi penuh.

Begitu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Irjen Pol Risyapudin Nursin saat menggelar pertemuan dengan Dishub Jawa Barat, dan Dishub wilayah Cekungan Bandung, di Terminal Leuwipanjang, Senin (29/7/2024).

“Kami akan melakukan suatu langkah kemajuan untuk mencapai bagaimana di tahun 2025 akan kita segera bangun tahap 1 terkait dengan BRT, nanti tahap kedua di tahun 2026, tahap ketiga tahun 2027,” ujar Risyapudin saat ditemui di Terminal Leuwipanjang, Senin (29/7/2024).

Risyapudin menyebut, pengalihan ini tidak langsung meniadakan bus Angkutan Antar Kota Antar provinsi (AKAP) dan Angkutan Antar kota Dalam Provinsi (AKDP) serta beberapa UMKM yang ada di terminal. Dia memastikan, unsur tersebut masih akan tetap ada selama proses tahap I.

Baca Juga:  SIM Indonesia Bisa Dipakai di Luar Negeri Mulai 1 Juni 2025, Ini Daftar Negaranya

“Terminal Cicaheum tetap beroperasi walaupun ada BRT juga tetap akan kita laksanakan operasional untuk kendaraan-kendaraan (AKAP AKDP), untuk UMKM tetap,” ungkapnya.

Selain itu, untuk moda transportasi angkot juga akan tetap bisa beroperasi, rencananya. Angkot akan dikhususkan untuk feeder atau penghubung penumpang ke Terminal Cicaheum yang nantinya akan menjadi Depo BRT.

“Karena kami juga membutuhkan untuk UMKM untuk fasum, feeder untuk moda-moda transportasi lain penghubung tadi yang terintegrasi, terkontektifitas, untuk melayani masyarakat itu sendiri,” katanya.

Risyapudin menyakini, nantinya Depo BRT Terminal Cicaheum akan turut meminimalisir kemacetan yang ada di wilayah Cekungan Bandung. Hal itu terbukti dari DKI Jakarta yang kini sudah menerapkan penggunaan BRT secara penuh.

Baca Juga:  Mudik Gratis Naik Kapal Laut, Kemenhub Siapkan 4.800 Kuota Sepeda Motor

“Insyaallah kita dengan adanya BRT ini seperti rekan-rekan kan tahu Jakarta, Surabaya, Medan yang tadinya semerawut, macet polusi, padat sekarag buktinya dengan adanya Trans Jakarta,” imbuhnya.

“MRT semuanya moda itu akan menjangkau semuanya dan menghilangkan apa yang sekarag kita risaukan itu tidak akan terjadi,” tandasnya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin mewanti-wanti soal soal rencana pengalihan Terminal Cicaheum menjadi depo BRT Bandung Raya yang akan dimulai pada tahun depan.

Bey mengatakan, Pemprov Jabar akan berkoordinasi dengan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan terlebih dahulu sebelum nantinya pengalihan Terminal Cicaheum menjadi Depo BRT, terutama soal penggunaan anggaran.

Baca Juga:  Anggaran Depo BRT Capai Rp1,3 Triliun, Dishub Jabar Sebut Pendanaan dari Pusat

“Kami ingatkan hati-hati, jangan sampai kita bangun dengan anggaran yang besar, tapi keinginan masyarakat untuk menggunakan BRT kita belum tahu seperti apa,” ujar Bey, Kamis (25/7/2024).

Menurutnya, pengalihan ini tetap memerlukan kajian khusus baik teknis maupun antropologi dari Terminal Cicaheum. Dia juga meminta agar para pengguna dan pihak terkait lainnya tidak resah dengan alih fungsi ini.

“Untuk yang di terminal, silakan untuk beraktivitas seperti biasa. Tidak perlu resah. Kami akan lakukan komunikasi dengan baik agar terjadi saling pengertian dan saling pemahaman. Jadi sampai saat ini masih seperti ini,” jelasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Depo BRT Depo BRT Bandung Raya Kemenhub Terminal Cicaheum
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Tragedi di Pasar Soreang! Atap Blok 3 Runtuh Timpa Kios, Satu Orang Tewas

Guncang Pertahanan Israel, Iran Terjunkan Rudal Sejjil dalam Operasi Balasan Masif

Heboh! Syekh Ahmad Al-Misry Ramai Dikaitkan dengan Ustaz Berinisial SAM yang Diduga Lecehkan Santri

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.