Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Dekati Rekor Baru di Level Rp2,83 Juta per Gram

Sabtu, 28 Maret 2026 09:54 WIB

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Sabtu, 28 Maret 2026 09:24 WIB

Performa Gemilang Beckham Putra di FIFA Series 2026: Penantian Panjang yang Berbuah Manis

Sabtu, 28 Maret 2026 07:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam Meroket Hari Ini, Dekati Rekor Baru di Level Rp2,83 Juta per Gram
  • Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an
  • Performa Gemilang Beckham Putra di FIFA Series 2026: Penantian Panjang yang Berbuah Manis
  • Update Besar! 63 Kode Redeem FF Max 28 Maret 2026: Sikat Bundle Panther & AK47 Unicorn Ice Age Tanpa Top Up
  • Link Telegram ‘Full Video’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Bertebaran, Part 2 Ada yang Janggal?
  • Mantap! Pensiunan PNS Terima Gaji dan Tunjangan hingga Ratusan Ribu Rupiah
  • Persib Wajib Waspada! Guillermo Fernandez Siap Jadi Mimpi Buruk di Padang
  • Terbongkar Rahasia Gelap di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Konten Luar Negeri?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tak Semua Dapat, Ini Kelompok Penerima Vaksin DBD

By Putra JuangSenin, 2 Desember 2024 10:15 WIB2 Mins Read
Pasien DBD. Foto: Ilustrasi/Shutterstock
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang menyatakan bahwa tidak semua orang dapat menerima vaksin Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumedang, Aan Suganda mengatakan, sebelum vaksin diberikan, tenaga kesehatan akan melakukan proses screening terlebih dahulu untuk mengidentifikasi potensi kontraindikasi atau kondisi yang membuat seseorang tidak bisa divaksinasi.

“Contohnya adalah ibu hamil, orang dengan autoimun, pasien yang sedang menjalani pengobatan kemoterapi, dan individu dengan kecenderungan HIV,” ucap Aan, Minggu (1/12/2024).

Aan mengatakan, efek samping dari vaksin DBD umumnya ringan, seperti nyeri di area suntikan, pembengkakan, atau demam ringan yang mirip dengan efek samping pada vaksin polio.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Mengintai Sumedang, Warga Diminta Lakukan Langkah Antisipasi

“Efek samping ini biasanya tidak berlangsung lama,” ujarnya.

Di Indonesia, kata Aan, terdapat dua jenis vaksin DBD yang telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yaitu Dengvaxia dan Qdenga.

Baca Juga:  Pj Bupati Sumedang Sebut Musrenbangnas 2024 Jadi Tonggak Sejarah Capai Indonesia Emas 2045

“Vaksin Dengvaxia ditujukan untuk anak-anak usia 9 hingga 16 tahun yang sudah pernah terinfeksi virus dengue sebelumnya. Vaksin ini diberikan dalam 3 dosis dengan jarak pemberian antar dosis selama 6 bulan,” katanya.

Sementara itu, vaksin Qdenga ditujukan bagi anak-anak dan orang dewasa berusia 6 hingga 45 tahun.

Berbeda dengan Dengvaxia, vaksin ini dapat diberikan kepada individu yang sudah atau belum pernah terinfeksi virus dengue. Vaksin Qdenga diberikan dalam 2 dosis dengan jarak pemberian selama 3 bulan.

Baca Juga:  Kawani Academy Siap Lahirkan Generasi Gemilang Songsong Indonesia Emas 2045

“Vaksin DBD bekerja dengan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi yang membantu melawan infeksi virus dengue. Meskipun tidak memberikan perlindungan penuh, vaksin ini dapat mengurangi tingkat keparahan gejala dan risiko terkena DBD,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DBD Demam Berdarah Dengue Dinkes Sumedang Kabupaten Sumedang Vaksin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Mantap! Pensiunan PNS Terima Gaji dan Tunjangan hingga Ratusan Ribu Rupiah

Dramatis! Polisi dan Korban Kompak Jebak Maling Motor di Ujungberung

Mencekam! Langit Israel Dipenuhi Gagak Saat Konflik Timur Tengah Memanas

Kecelakaan Maut di Nagreg, Satu Orang Tewas Usai Tertabrak Mobil Boks

Dua Pelajar Terseret Ombak di Pangandaran, Satu Selamat Satu Masih Hilang

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.