bukamata.id – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung menyarankan penggantian nama 16 taman kota agar lebih mudah dikenali masyarakat. Penggantian nama taman ini disesuaikan dengan toponimi atau nama daerah sekitar taman.
Kepala DPKP Kota Bandung, Luthfi Firdaus, mengatakan usulan ini tengah dikaji bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Tujuannya agar penamaan taman mencerminkan budaya, kebiasaan masyarakat, dan lokasi taman, bukan hanya fungsinya semata.
“Dulu namanya taman tematik, seperti Taman Fitnes atau Taman Lansia. Sekarang sudah tidak relevan, Taman Lansia justru banyak dipakai semua kalangan, bukan hanya lansia,” ujar Luthfi.
16 Taman yang Diusulkan Ganti Nama
Taman yang bakal diganti namanya meliputi:
- Taman Lansia
- Taman Film
- Taman Superhero
- Taman Pers
- Taman Kandaga Puspa
- Taman Inklusi
- Taman Foto
- Taman Petpark
- Taman Fitness
- Taman Pasopati
- Taman Vanda
- Taman Gesit
- Taman Radio
- Taman Musik Centrum
- Taman Anak Tongkeng
- Taman Lapang Supratman
Luthfi menekankan bahwa penggantian nama tidak mengandung unsur politik, melainkan untuk menyesuaikan fungsi taman dengan kearifan lokal.
“Secara fungsional, taman-taman itu tidak lagi relevan dengan nama lama. Dengan penamaan toponimi, konsep taman bisa lebih leluasa dan sesuai kebutuhan warga,” tambahnya.
Perbaikan Alun-Alun Bandung dan Hutan Kota Baksil
Selain penggantian nama taman, DPKP juga tengah menyelesaikan perbaikan Alun-alun Bandung dan Hutan Kota Babakan Siliwangi (Baksil). Kedua fasilitas publik ini sempat ditutup sementara sejak dua pekan lalu.
“Perbaikan hampir selesai. Kemungkinan dua minggu lagi bisa dibuka kembali. Perbaikan meliputi track dan guide block di Alun-alun, serta forest walk di Baksil,” jelas Luthfi.
Tujuan perbaikan adalah menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung. Menurut Luthfi, ruang publik seperti ini menjadi prioritas pemerintah karena berfungsi sebagai hiburan gratis bagi masyarakat Kota Bandung.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










