Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit

Kamis, 19 Februari 2026 02:00 WIB

Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian

Kamis, 19 Februari 2026 01:00 WIB

Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!

Rabu, 18 Februari 2026 22:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit
  • Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian
  • Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!
  • Gol Andrew Jung Tak Cukup, Persib Gagal Lanjut ke Babak 16 Besar ACL Two!
  • Tarawih dan Witir Sendirian atau Berjamaah? Simak Panduan Praktis Ramadan 2026
  • Drama Babak Pertama: Persib Ungguli Ratchaburi 1-0, Barros Malah Kartu Merah!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tangisan Suami Viral, Penanganan Pasien BPJS di RSUD Cibabat Jadi Sorotan

By SusanaSenin, 30 Juni 2025 22:45 WIB2 Mins Read
Ilustrasi meninggal. Foto: Istockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video viral yang beredar di media sosial menunjukkan suasana haru di ruang perawatan RSUD Cibabat Kota Cimahi.

Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik itu, tampak beberapa perawat tengah menangani seorang pasien di atas tempat tidur, sementara terdengar suara tangisan seorang pria yang diduga merupakan suami pasien.

Dalam rekaman tersebut, pria tersebut mengungkapkan kekecewaannya terhadap dugaan keterlambatan tindakan medis oleh tim RSUD Cibabat.

Ia menyebut sudah meminta sejak hari sebelumnya agar perawat menyedot cairan di perut istrinya yang terlihat penuh, namun tidak segera dilakukan.

“Ayeuna tingali pamajikan aing kumaha ieu (Sekarang lihat istri saya gimana ini),” ucap pria tersebut dalam video. Ia juga menduga istrinya tidak segera ditangani karena merupakan pasien pengguna layanan BPJS Kesehatan, bukan pasien umum.

“Teu narima lamun pamajikan aing teu benang ditulungan (Saya tidak terima kalau istri saya tidak bisa diselamatkan),” lanjutnya dengan suara terbata.

Penjelasan RSUD Cibabat Terkait Dugaan Keterlambatan Penanganan

Menanggapi video yang viral tersebut, Direktur Utama RSUD Cibabat, Sukwanto Gamalyono, membantah adanya keterlambatan penanganan medis. Ia menegaskan bahwa tim medis sudah bertindak sesuai prosedur dan profesional dalam menangani pasien.

“Kami memahami kondisi emosional keluarga pasien. Namun, secara medis, penanganan sudah dilakukan secara cepat dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP),” kata Sukwanto, Senin (30/6/2025).

Kronologi Penanganan Pasien di RSUD Cibabat

Sukwanto menjelaskan bahwa pasien tersebut dirujuk ke RSUD Cibabat pada 27 Juni 2025 setelah sebelumnya menjalani perawatan di beberapa fasilitas kesehatan. Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pasien langsung diperiksa dan ditangani oleh tim medis sesuai dengan kondisi klinis.

Pasien kemudian dirawat di ruang rawat inap kelas III hingga 29 Juni 2025. Ketika kondisinya memburuk, tim medis segera melakukan tindakan penyelamatan darurat, termasuk Resusitasi Jantung Paru (RJP) saat pasien mengalami henti napas.

“Seluruh prosedur penanganan telah dilakukan sesuai protokol gawat darurat. Namun, nyawa pasien tidak berhasil diselamatkan,” jelas Sukwanto.

Audit dan Evaluasi Pelayanan Pasien RSUD Cibabat

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan evaluasi layanan, RSUD Cibabat berencana melakukan audit klinis atas kasus tersebut. Tujuannya adalah memastikan seluruh prosedur medis telah dijalankan secara optimal.

Pihak rumah sakit juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pasien.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya almarhumah. Semoga keluarga diberi ketabahan. Jika terdapat kekurangan dalam pelayanan, kami mohon maaf dan akan menjadi bahan evaluasi,” tutup Sukwanto.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dugaan keterlambatan penanganan medis Pasien BPJS meninggal RSUD Cibabat Cimahi Video viral RS Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Anggaran Pendidikan Jabar Dinilai Cukup, Rafael Situmorang Soroti Daya Tampung dan Beasiswa

Siapkan Rp8 Triliun, bank bjb Mudahkan Warga Tukar Uang Baru Jelang Lebaran 2026

Lari di Bawah Langit Malam: Kemeriahan Coast to Coast Night Trail Ultra dan Peran Strategis bank bjb

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.