bukamata.id – Olimpiade Musim Dingin 2026 resmi menjadi magnet perhatian dunia olahraga internasional pada awal tahun 2026. Ajang prestisius ini kembali mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara dalam kompetisi olahraga es dan salju berskala global.
Mengusung nama Milano–Cortina 2026, Olimpiade Musim Dingin edisi ke-25 ini berlangsung di Italia dan mencatatkan sejumlah catatan bersejarah. Salah satunya adalah konsep penyelenggaraan lintas wilayah yang belum pernah diterapkan sebelumnya.
Italia terpilih sebagai tuan rumah setelah memenangkan voting Komite Olimpiade Internasional (IOC), mengungguli kandidat dari negara lain. Keputusan ini menandai kembalinya Olimpiade Musim Dingin ke Italia setelah terakhir kali digelar di Cortina d’Ampezzo pada 1956.
Olimpiade Musim Dingin Pertama di Dua Kota
Berbeda dari edisi sebelumnya, Olimpiade Musim Dingin 2026 tidak terpusat di satu kota. Milan berperan sebagai pusat kegiatan perkotaan dan upacara resmi, sementara Cortina d’Ampezzo menjadi ikon venue olahraga musim dingin di kawasan Pegunungan Dolomite.
Selain dua kota utama tersebut, beberapa nomor pertandingan juga digelar di wilayah Valtellina dan Val di Fiemme, memperluas jangkauan penyelenggaraan sekaligus memanfaatkan fasilitas alami Italia utara.
Jadwal Resmi Olimpiade Musim Dingin 2026
Olimpiade Musim Dingin 2026 akan berlangsung selama lebih dari dua pekan, dengan sejumlah pertandingan dimulai sebelum seremoni pembukaan.
Berikut rangkaian waktunya:
- Kualifikasi awal: 4–5 Februari 2026
- Upacara pembukaan: 6 Februari 2026
- Pertandingan dan perebutan medali: 7–21 Februari 2026
- Upacara penutupan: 22 Februari 2026
Indonesia Belum Tampil di Olimpiade Musim Dingin
Indonesia dipastikan belum mengirimkan atlet ke Olimpiade Musim Dingin 2026. Kondisi ini bukan hal baru, mengingat Indonesia belum pernah mencatatkan partisipasi sejak ajang ini pertama kali digelar.
Ada sejumlah faktor utama yang menyebabkan absennya Indonesia:
1. Keterbatasan fasilitas olahraga es dan salju
Olahraga musim dingin membutuhkan arena khusus seperti lintasan es, salju buatan, serta teknologi berstandar internasional yang hingga kini belum tersedia secara memadai di Indonesia.
2. Faktor iklim tropis
Sebagai negara beriklim panas, Indonesia tidak memiliki salju alami. Atlet harus berlatih di luar negeri dengan biaya besar dan durasi panjang.
3. Fokus pembinaan pada cabang unggulan
Dengan sumber daya terbatas, pembinaan olahraga nasional masih difokuskan pada cabang yang lebih sesuai dengan kondisi alam dan telah terbukti berprestasi di Olimpiade Musim Panas.
Meski begitu, Indonesia telah resmi bergabung dengan Federasi Ski Internasional (FIS) pada pertengahan 2025. Namun, waktu kualifikasi yang sempit membuat debut Indonesia baru berpeluang terealisasi pada Olimpiade Musim Dingin 2030.
Negara-Negara Peserta Olimpiade Musim Dingin 2026
Hingga menjelang pembukaan, tercatat 93 Komite Olimpiade Nasional (NOC) memastikan partisipasi di Milano–Cortina 2026.
Negara-negara tersebut berasal dari berbagai kawasan:
- Eropa mendominasi dengan puluhan negara, termasuk Italia, Jerman, Prancis, Norwegia, Swedia, Swiss, dan Britania Raya.
- Amerika diwakili oleh Amerika Serikat, Kanada, Brasil, Argentina, hingga Jamaika.
- Asia mengirimkan negara seperti Jepang, Korea Selatan, China, Kazakhstan, dan Mongolia.
- Afrika tetap hadir melalui negara-negara seperti Kenya, Maroko, Ghana, dan Afrika Selatan.
- Oseania diwakili Australia dan Selandia Baru.
Menariknya, kawasan Asia Tenggara kembali mencuri perhatian. Sejumlah negara ASEAN berhasil mengirimkan atlet, antara lain:
- Thailand (ski alpen dan cross-country)
- Filipina (Alpine Skiing)
- Malaysia (ski alpen)
- Timor Leste (ski alpen melalui atlet naturalisasi)
- Singapura (short track dan figure skating)
Cabang Olahraga yang Dipertandingkan
Olimpiade Musim Dingin 2026 akan mempertandingkan puluhan nomor dari berbagai cabang olahraga, termasuk:
- Ski (alpen, lintas alam, freestyle)
- Seluncur es dan figure skating
- Snowboarding
- Hoki es
- Short track speed skating
Ribuan atlet akan bersaing memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu di berbagai disiplin tersebut.
Cara Menonton Olimpiade Musim Dingin 2026
Hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait pemegang hak siar Olimpiade Musim Dingin 2026 di Indonesia. Sebagian penggemar biasanya mengakses siaran luar negeri melalui layanan streaming internasional.
Beberapa platform yang menyiarkan ajang ini antara lain NBC Olympics dan Peacock (Amerika Serikat), BBC dan Discovery+ (Inggris), serta NRK dan HBO Max (Norwegia). Jaringan NBC Universal juga menyiarkan pertandingan melalui saluran televisi seperti NBC, USA Network, dan CNBC.
Penutup
Meski belum ambil bagian di Olimpiade Musim Dingin 2026, langkah Indonesia bergabung dengan federasi internasional menjadi sinyal awal perkembangan olahraga musim dingin nasional. Dengan persiapan yang lebih matang, peluang Merah Putih tampil di edisi mendatang tetap terbuka lebar.
Olimpiade Musim Dingin 2026 sendiri menjadi simbol persatuan olahraga dunia, menghadirkan kompetisi sengit di tengah latar pegunungan dan kota modern Italia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









