Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gantikan Andrew Jung, Striker Timnas Montenegro Ini Bawa Catatan Mengerikan ke Persib

Rabu, 8 Juli 2026 05:00 WIB

Sedang Berlangsung! Cek Link Live Streaming Swiss vs Kolombia: Duel Sengit Kuda Hitam

Rabu, 8 Juli 2026 03:00 WIB
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis Terupdate 8 Juli 2026

Rabu, 8 Juli 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gantikan Andrew Jung, Striker Timnas Montenegro Ini Bawa Catatan Mengerikan ke Persib
  • Sedang Berlangsung! Cek Link Live Streaming Swiss vs Kolombia: Duel Sengit Kuda Hitam
  • Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis Terupdate 8 Juli 2026
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 8 Juli 2026: Hadiah Eksklusif Menanti
  • Update Bagan 8 Besar Piala Dunia 2026: Daftar Tim dan Jadwal Perempat Final
  • Jangan Belanja di Mal Dulu! Ini 3 Toko ATK Murah di Bandung yang Jadi Buruan Jelang Masuk Sekolah
  • Persib Kehilangan 11 Pemain Sekaligus! Igor Tolic Ubah Strategi Jelang Musim 2026/2027
  • Prediksi Argentina vs Mesir: Pertarungan Sengit Menuju Perempat Final Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 8 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Tanpa Obat, Ini Cara Efektif Cegah Hipertensi Bagi Lansia

By Fahlevi MercedesSabtu, 30 September 2023 08:55 WIB2 Mins Read
Hipertensi
Hipertensi secara efektif bisa dicegah dengan olahraga ringan yaitu jalan kaki. Foto ilustrasi: Pixabay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Studi baru mengemukakan ada cara baru mencegah tekanan darah tinggi atau hipertensi pada orang lanjut usia (lansia). Cara ini bahkan tidak sama sekali menggunakan obat.

Studi tersebut diterbitkan dalam Journal of Cardiovascular Development and Disease. Poinnya adalah berjalan kaki 3.000 langkah per hari secara signifikan bisa cegah hipertensi.

Penelitian itu relevan lantaran hipertensi merupakan silent killer. Tekanan darah tinggi membunuh jutaan orang dalam setahun.

Dikutip dari laman Times of India, Sabtu (30/9/2023), studi tersebut menyoroti salah satu olahraga termudah yang terbukti mempunyai dampak luar biasa pada kesehatan individu secara keseluruhan.

Baca Juga:  Jamin Kelancaran Lalu Lintas, Satlantas Polrestabes Bandung Luncurkan Tim Cakra

Beberapa penelitian sudah meneliti dampak berjalan kaki setiap hari. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui apakah lansia penderita hipertensi bisa memperoleh manfaat ini dengan meningkatkan aktivitas jalan kaki setiap hari.

Penelitian itu berfokus pada sekelompok orang lansia yang tidak banyak bergerak antara usia 68 dan 78 tahun yang berjalan rata-rata sekitar 4.000 langkah per hari sebelum penelitian.

Setelah berkonsultasi dengan penelitian yang ada, 3.000 langkah adalah tujuan yang masuk akal. Hal ini juga bakal membuat sebagian besar peserta melakukan 7.000 langkah setiap hari, sejalan dengan rekomendasi American College of Sports Medicine.

Baca Juga:  Pj Bupati Sumedang Jelaskan Duduk Perkara Polemik "Pangeran"

Tim melakukan penelitian pada masa puncak pandemi Covid-19, yang berarti mereka harus melakukan segala sesuatunya dari jarak jauh.

Para peneliti mengirimkan kepada para partisipan sebuah peralatan yang berisi pedometer, monitor tekanan darah, dan buku harian langkah supaya para partisipan bisa mencatat seberapa banyak mereka berjalan setiap hari.

Rata-rata, tekanan darah sistolik serta diastolik peserta menurun masing-masing rata-rata tujuh dan empat poin usai intervensi.

“Sangat menarik bahwa intervensi gaya hidup sederhana bisa sama efektifnya dengan olahraga terstruktur dan beberapa pengobatan,” ungkap Elizabeth C. Lefferts, penulis utama studi itu.

Baca Juga:  Diikuti Pelari Mancanegara, Batik Cianjur Run 2023 Sediakan Total Hadiah Ratusan Juta

Temuan tersebut menunjukan bahwa 3.000 langkah yang dicapai para peserta dalam penelitian ini setara dengan pengurangan yang terlihat pada obat anti-hipertensi. Delapan dari 21 peserta telah menjalani pengobatan antihipertensi.

Para peserta masih melihat peningkatan tekanan darah sistolik lantaran peningkatan aktivitas harian mereka.

Dalam penelitian sebelumnya ditemukan, ketika olahraga dikombinasikan dengan pengobatan bakal meningkatkan efek dari pengobatan tekanan darah saja. Ini menunjukan pentingnya olahraga sebagai terapi anti-hipertensi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured hipertensi jalan kaki lansia tekanan darah tinggi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis Terupdate 8 Juli 2026

Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 8 Juli 2026: Hadiah Eksklusif Menanti

Jangan Belanja di Mal Dulu! Ini 3 Toko ATK Murah di Bandung yang Jadi Buruan Jelang Masuk Sekolah

Tak Perlu Jago Coding! Meta Hadirkan Pocket, AI Canggih yang Ubah Prompt Jadi Aplikasi

4 Photobooth Vintage di Bandung yang Lagi Diburu Gen Z, Spot Foto Estetik dengan Nuansa Retro Kekinian

Jordi Onsu Terancam Dipolisikan Ruben Jika Nekat Ungkap Aib Keluarga

Terpopuler
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    Bansos Juli 2026 Cair! PKH, BPNT, PIP hingga Beras 20 Kg Masuk Tahap 3
  • Bansos
    Ada yang Cair Rp600 Ribu Sekaligus, Ini Daftar 5 Bansos Pemerintah yang Cair Juli 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.