Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya

Minggu, 2 Agustus 2026 01:00 WIB

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Sabtu, 1 Agustus 2026 22:16 WIB

Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI

Sabtu, 1 Agustus 2026 21:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya
  • Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan
  • Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI
  • Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
  • Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap
  • Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!
  • Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize
  • Rumor Jay Idzes Diincar PSG, Benarkah Ada Ketertarikan dari Raksasa Prancis?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tegas! Prabowo Minta Parpol dan DPR Jaga Ucapan

By SusanaMinggu, 31 Agustus 2025 17:00 WIB2 Mins Read
Presiden Prabowo. /Dok. Sekretariat Presiden
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, menyampaikan arahan penting usai menggelar pertemuan dengan pimpinan partai politik, lembaga negara, dan para menteri di Istana Negara pada Minggu (31/8/2025) siang.

Pertemuan ini dihadiri seluruh partai politik pendukung pemerintah, termasuk Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Namun, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belum bisa hadir karena masih dalam perjalanan menuju Indonesia.

Prabowo Ingatkan Partai Politik: Hati-hati dalam Berucap

Dalam arahannya, Prabowo meminta seluruh partai politik agar lebih bijak bersikap dan berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan di ruang publik. Menurutnya, ucapan yang tidak sensitif bisa melukai perasaan masyarakat.

“Partai politik telah menentukan sikap dengan menonaktifkan status anggotanya dari DPR,” kata Prabowo.

Beberapa partai pun sudah mengambil langkah tegas. PAN mencopot Sekjen Eko Patrio dan anggota DPR Uya Kuya. Begitu juga Partai NasDem yang menonaktifkan Bendahara Ahmad Sahroni dan kader Nafa Urbach karena dinilai mengeluarkan pernyataan arogan kepada publik.

Dialog dengan DPR/MPR: Aspirasi Rakyat Harus Didengar

Selain dengan partai politik, Prabowo juga berdialog dengan pimpinan lembaga legislatif. Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani hadir untuk membahas perbaikan kelembagaan dan peningkatan dialog dengan masyarakat.

Beberapa poin yang ditekankan Prabowo, antara lain:

  • Pentingnya menjaga ucapan agar tidak menyakiti kebatinan rakyat.
  • Perlunya membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat dan mahasiswa.
  • Evaluasi tunjangan DPR dan pembatasan kunjungan ke luar negeri di tengah kondisi ekonomi sulit.

“Indonesia di ambang kebangkitan. Mari suarakan aksi dengan damai dan saya minta kepada DPR untuk menerima dialog dari tokoh masyarakat maupun mahasiswa,” tegas Prabowo.

Tanggapi Demonstrasi dan Aksi Anarkis

Dalam arahannya, Prabowo juga menyinggung kondisi unjuk rasa beberapa hari terakhir yang berujung pada pembakaran fasilitas publik dan penjarahan rumah pejabat. Ia menilai ada indikasi gerakan makar dan terorisme yang berupaya memecah belah bangsa.

“Saya minta kepada Kepolisian dan TNI untuk bertindak tegas terhadap perusakan, penjarahan, dan aksi melawan hukum. Aspirasi murni harus dihormati, tetapi tindakan makar tidak bisa ditoleransi,” ucapnya.

Prabowo pun menegaskan bahwa aspirasi rakyat tetap akan dicatat dan ditindaklanjuti pemerintah. Namun, ia mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap kelompok yang ingin mengganggu stabilitas nasional.

Konsolidasi Nasional Jadi Prioritas

Presiden Prabowo menunda kunjungan kerjanya ke China demi fokus pada konsolidasi nasional. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperbaiki kekurangan yang ada demi menjaga persatuan bangsa.

“Kita waspada terhadap campur tangan kelompok-kelompok yang tidak ingin Indonesia sejahtera dan bangkit. Mari kita perbaiki kekurangan di pemerintahan dan negara kita bersama-sama,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arahan Presiden demonstrasi dpr Konsolidasi Nasional partai politik Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.