Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal

Selasa, 17 Maret 2026 20:39 WIB

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Selasa, 17 Maret 2026 20:21 WIB

Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?

Selasa, 17 Maret 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal
  • Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan
  • Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?
  • Persib di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Sebut Super League Masuk Periode Penentu
  • Suaranya Mirip Dubbing Iklan, Ibu-Ibu Viral Ini Maki Pengunjung Minimarket Pakai Bahasa ‘Naskah Sinetron’!
  • Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!
  • Kata Inara Rusli Soal Video Syur: Akui Ada Rekaman, Bantah Tuduhan Perzinaan
  • Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tepis Hoaks APBD Anjlok, Sekda Jabar: Kami Fokus Jaga Kualitas Belanja Daerah

By SusanaKamis, 10 Juli 2025 10:10 WIB2 Mins Read
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman. (Foto: Angga Yogaswara/Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, membantah isu miring yang menyebutkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar mengalami penurunan drastis pada pertengahan tahun 2025.

Isu tersebut sebelumnya ramai beredar di media sosial dan memunculkan kekhawatiran publik.

“Warga Jawa Barat itu istimewa, aya-aya wae, hoaks muncul di beranda media sosial seolah-olah belanja APBD Jabar merosot, pendapatan anjlok. Itu tidak benar, alias kabar bohong,” tegas Herman dalam Instagram pribadinya @hermansuryatman, Kamis (10/7/2025).

Menurut Herman, justru realisasi belanja Pemprov Jabar per 4 Juli 2025 mencapai 38,79 persen, berada jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 31,81 persen. Dengan capaian tersebut, Jawa Barat menempati peringkat ketiga tertinggi secara nasional, setelah DIY dan NTB.

Baca Juga:  Harsiarda 2024, Sekda Herman: Penyiaran di Jabar Harus Berkeadilan

“Memang bulan ini DIY dan NTB berada di atas kita. Tapi tidak terlalu jauh. Kita masih top tiga nasional. Jadi ini prestasi yang patut diapresiasi, bukan dikritisi dengan hoaks,” imbuhnya.

Pendapatan Jabar Juga Lebih Tinggi dari Rata-Rata Nasional

Isu menyesatkan juga menyeret sisi pendapatan daerah yang diklaim anjlok. Herman menegaskan bahwa realisasi pendapatan APBD Jabar mencapai 44,72 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional yang berada di angka 43,62 persen.

“Benar kita berada di peringkat ke-12, tapi kapasitas fiskal kita sangat tinggi, menembus Rp31 triliun. Bandingkan dengan daerah lain yang anggarannya jauh lebih kecil,” tegasnya.

Baca Juga:  Sekda Herman Tegaskan Pentingnya Peran Desa Wujudkan Pembangunan di Jabar

Ia menjelaskan bahwa dengan kapasitas fiskal sebesar itu, angka realisasi pendapatan dan belanja akan tampak lebih besar dalam nominal. Namun yang lebih penting dari itu semua adalah kualitas belanja yang berdampak langsung ke masyarakat.

“Ini yang sedang kami kawal dan pastikan. Gubernur Kang Dedi Mulyadi (KDM) selalu menekankan bahwa hasil dan manfaat dari belanja daerah harus benar-benar dirasakan warga,” katanya.

Mendagri Akui Jabar Tergeser ke Posisi Tiga

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah menyampaikan bahwa Jabar untuk pertama kalinya harus rela turun dari posisi puncak dalam hal kinerja keuangan.

Baca Juga:  Punya Peran Penting, Herman Harap Pembukaan Exit KM 149 dan 151 Tol Padaleunyi Segera Terealisasi

“Dulu Jawa Barat nomor satu. Sekarang Kang Dedi Mulyadi kalah sama Ngarso Dalem (Sri Sultan HB X dari DIY) dan Pak Lalu Iqbal dari NTB,” ujar Tito, Senin (7/7/2025), dikutip dari kanal YouTube resmi Kemendagri.

Berdasarkan data Kemendagri:

  • DIY: Pendapatan 57,43% | Belanja 41,92%
  • NTB: Pendapatan 46,26% | Belanja 38,99%
  • Jabar: Pendapatan 44,72% | Belanja 38,79%

Meski demikian, Pemprov Jabar menegaskan posisi tersebut masih sangat kuat dan membuktikan bahwa kinerja fiskal tetap stabil dan sehat

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD Jabar 2025 capaian APBD Jabar Herman Suryatman realisasi belanja Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!

Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa

Polisi Umumkan Tol Gedebage Dibuka 24 Jam saat Arus Mudik Lebaran 2026

Laba Tembus Rp1,15 Triliun, bank bjb Buktikan Ketahanan Finansial di Tengah Gejolak Ekonomi 2025

Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.