Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harsiarda 2024, Sekda Herman: Penyiaran di Jabar Harus Berkeadilan

By Putra JuangSabtu, 8 Juni 2024 17:11 WIB2 Mins Read
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman menyatakan, penyiaran harus membawa kebermanfaatan bagi semua lapisan masyarakat dengan menyiarkan informasi dan konten yang baik.

Hal itu disampaikan Herman Suryatman saat menghadiri acara Broadcasting Expo yang merupakan rangkaian Hari Penyiaran Daerah (Harsiarda) Tahun 2024 Tingkat Provinsi Jabar, di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (8/6/2024).

“Tentu dalam penyiaran ada informasi, ada pesan yang disampaikan, dan esensinya harus memberikan literasi kepada masyarakat,” ucap Herman.

Herman mengatakan, bahwa penyiaran di Jabar harus berkeadilan. Secara proporsional, konten yang disiarkan lembaga penyiaran harus dapat memenuhi kebutuhan informasi semua kalangan, mulai dari anak- anak, dewasa, sampai lanjut usia.

Baca Juga:  Pantauan Terkini: Polisi Siagakan 4 Rantis di DPRD Jabar Jelang Aksi Mahasiswa Unpad

“Kita punya persoalan contohnya stunting masih tinggi, pengangguran, fenomena bank emok, kuncinya ada di literasi dan pemahaman masyarakat terhadap hal- hal itu,” ungkapnya.

“Maka ini tugas bersama, termasuk lembaga penyiaran untuk mengedukasi masyarakat baik secara direct ataupun tidak langsung. Ada televisi, radio, kalau kita bergerak semuanya, mengedukasi masyarakat,” tambahnya.

Herman berharap, Harsiarda tahun ini menjadi momentum bagi lembaga penyiaran untuk menyampaikan konten dan informasi yang bermanfaat sekaligus memperkuat literasi masyarakat.

Baca Juga:  Target 100 Juta Kunjungan Wisatawan di 2024, Sekda Jabar Tekankan Pentingnya Kolaborasi

“Kesejahteraan masyarakat, itu hal fundamental yang jadi prioritas kami di Pemda Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Amin Shabana. Menurutnya, target pembangunan dapat tercapai dengan dukungan semua pihak termasuk lembaga penyiaran. Apalagi, Jabar merupakan miniatur industri penyiaran nasional.

“Lembaga penyiaran memiliki posisi strategis untuk bisa memberikan sosialisasi, kampanye kepada masyarakat,” imbuhnya.

“Kami dari KPI Pusat sangat mengapresiasi langkah KPID Jabar, yang kami perhatikan terdepan dalam menginisiasi hal -hal terkait kepentingan publik dalam industri penyiaran,” lanjutnya.

Baca Juga:  Bey Machmudin: Implementasi Semangat Kepahlawanan Runtuhkan Kultur Kemiskinan

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar, Adiyana Slamet mengatakan, bahwa Tema Harsiarda Tahun 2024 Tingkat Provinsi Jabar yakni “Penyiaran Berkeadilan”. Dengan tema tersebut, ia menginventarisir kebutuhan masyarakat Jabar dalam konteks penyiaran.

Adiyana menyebut, bahwa pada peringatan Harsiarda tahun lalu, telah diluncurkan Pasagi atau Pengawasan Media Digital untuk menyelamatkan masyarakat Jawa Barat dari malinformasi di dunia digital.

“Maka KPID Jabar terus- terusan menggaungkan bahwa jangan sampai negara kalah untuk menyelamatkan masyarakat dengan porsi penguasaan kedaulatan digital oleh platform-platform global,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.