Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Sabtu, 31 Oktober 2026 16:04 WIB

Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!

Sabtu, 31 Oktober 2026 15:39 WIB

Hujan Turun Terus? Ini 5 Wisata Indoor di Bandung yang Bikin Liburan Tetap Asyik

Sabtu, 31 Oktober 2026 15:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November
  • Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!
  • Hujan Turun Terus? Ini 5 Wisata Indoor di Bandung yang Bikin Liburan Tetap Asyik
  • Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
  • Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak
  • Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025
  • Momen Amanda Manopo & Kenny Austin Bikin Konten Anak, Ternyata Sosoknya Setulus Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tergilas Arus Sungai Cipaganti, Bangunan PAUD di Ciumbuleuit Roboh

By SusanaJumat, 23 Mei 2025 18:40 WIB2 Mins Read
Bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Hadi runtuh setelah tebing di tepi Sungai Cipaganti terkikis arus. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak Jumat siang (23/5/2025), memicu bencana longsor di kawasan padat penduduk, tepatnya di Gang Sukarisi, Jalan Ciumbuleuit, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap.

Insiden ini menyebabkan bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Hadi runtuh setelah tebing di tepi Sungai Cipaganti terkikis arus.

Sebuah video amatir yang tersebar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik dramatis saat bangunan tersebut ambruk ke dalam sungai.

Terlihat dalam rekaman, kirmir atau dinding penahan tanah di bawah bangunan terkikis air sebelum akhirnya seluruh struktur bangunan runtuh dan hanyut oleh derasnya arus.

Baca Juga:  Tak Hanya di Cipongkor, Sejumlah Titik di Kecamatan Rongga Bandung Barat Dilanda Longsor

“Sekitar pukul 2 siang saat hujan sangat deras, tiba-tiba terdengar suara runtuhan yang sangat keras. Bangunan langsung ambruk,” ungkap Tety Kurniawati, pengelola PAUD Al-Hadi, yang saat itu berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada aktivitas belajar mengajar saat kejadian berlangsung. Tety menjelaskan bahwa seluruh perlengkapan PAUD telah diamankan ke dalam masjid yang berada di dekat lokasi.

“Tidak ada anak-anak atau guru di dalam bangunan. Kami sudah antisipasi dengan memindahkan kegiatan ke masjid untuk sementara,” tambahnya.

Baca Juga:  Cianjur Dikepung Bencana, Paling Banyak Pergerakan Tanah

Menurut penuturan warga, longsor terjadi akibat tingginya debit air Sungai Cipaganti yang menerima limpahan air dari kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Air sungai yang tiba-tiba meluap menyebabkan tanah di bawah bangunan terkikis habis.

“Sudah ada retakan sebelumnya. Tapi air datang dari belakang masjid begitu besar, akhirnya tanahnya enggak kuat menahan bangunan,” jelas Tety.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung telah mengeluarkan peringatan dini terkait hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir Mei.

Baca Juga:  Viral! Dedi Mulyadi Skakmat Aqua: Airnya Disedot, Pohonnya Ditebang!

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir dan longsor.

Menanggapi kejadian ini, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa Pemkot akan meningkatkan pengawasan terhadap bangunan yang berada di kawasan rawan seperti bantaran sungai.

Ia menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk segera mendata dan menertibkan bangunan yang berdiri di atas aliran sungai.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Ini bukan semata-mata soal legalitas bangunan, tetapi menyangkut nyawa dan keselamatan bersama,” tegas Erwin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hujan deras longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Bansos

Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4

Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.