Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Ipswich vs Arsenal di Piala EFL: The Gunners Diprediksi Menang Mudah?

Selasa, 15 September 2026 12:47 WIB

TPS Punclut Bandung Terbakar, Api Merambat ke Alang-alang hingga Petugas Turun ke Tebing

Selasa, 15 September 2026 11:46 WIB

Persib Tanpa Uilliam Barros Hadapi FC Seoul, Badai Cedera Makin Bikin Igor Tolic Pusing

Selasa, 15 September 2026 11:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Ipswich vs Arsenal di Piala EFL: The Gunners Diprediksi Menang Mudah?
  • TPS Punclut Bandung Terbakar, Api Merambat ke Alang-alang hingga Petugas Turun ke Tebing
  • Persib Tanpa Uilliam Barros Hadapi FC Seoul, Badai Cedera Makin Bikin Igor Tolic Pusing
  • Kilas Balik 6 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo: Dari Posisi Menteri hingga Suahasil Nazara Jabat Menkeu
  • Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 10.000 per Gram, Waktunya Borong?
  • Lahan Alang-alang di Cihampelas KBB Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah Warga
  • “Edankeun di Asia”, Jersey Baru Persib untuk Bertarung di ACL Two 2026/27
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib: Ujian Berat Maung Bandung di Laga Perdana ACL 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tergilas Arus Sungai Cipaganti, Bangunan PAUD di Ciumbuleuit Roboh

By SusanaJumat, 23 Mei 2025 18:40 WIB2 Mins Read
Bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Hadi runtuh setelah tebing di tepi Sungai Cipaganti terkikis arus. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak Jumat siang (23/5/2025), memicu bencana longsor di kawasan padat penduduk, tepatnya di Gang Sukarisi, Jalan Ciumbuleuit, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap.

Insiden ini menyebabkan bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Hadi runtuh setelah tebing di tepi Sungai Cipaganti terkikis arus.

Sebuah video amatir yang tersebar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik dramatis saat bangunan tersebut ambruk ke dalam sungai.

Terlihat dalam rekaman, kirmir atau dinding penahan tanah di bawah bangunan terkikis air sebelum akhirnya seluruh struktur bangunan runtuh dan hanyut oleh derasnya arus.

Baca Juga:  Dua Tersangka Ditetapkan dalam Tragedi Longsor Gunung Kuda Cirebon

“Sekitar pukul 2 siang saat hujan sangat deras, tiba-tiba terdengar suara runtuhan yang sangat keras. Bangunan langsung ambruk,” ungkap Tety Kurniawati, pengelola PAUD Al-Hadi, yang saat itu berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada aktivitas belajar mengajar saat kejadian berlangsung. Tety menjelaskan bahwa seluruh perlengkapan PAUD telah diamankan ke dalam masjid yang berada di dekat lokasi.

“Tidak ada anak-anak atau guru di dalam bangunan. Kami sudah antisipasi dengan memindahkan kegiatan ke masjid untuk sementara,” tambahnya.

Baca Juga:  Waspada Cuaca Ekstrem, Stasiun Klimatologi Jabar Ingatkan Daerah Bertopografi Rawan Longsor

Menurut penuturan warga, longsor terjadi akibat tingginya debit air Sungai Cipaganti yang menerima limpahan air dari kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Air sungai yang tiba-tiba meluap menyebabkan tanah di bawah bangunan terkikis habis.

“Sudah ada retakan sebelumnya. Tapi air datang dari belakang masjid begitu besar, akhirnya tanahnya enggak kuat menahan bangunan,” jelas Tety.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung telah mengeluarkan peringatan dini terkait hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir Mei.

Baca Juga:  DLH Bandung Barat: Longsor di Cipongkor Ada Kaitannya dengan Lahan Kritis

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir dan longsor.

Menanggapi kejadian ini, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa Pemkot akan meningkatkan pengawasan terhadap bangunan yang berada di kawasan rawan seperti bantaran sungai.

Ia menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk segera mendata dan menertibkan bangunan yang berdiri di atas aliran sungai.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Ini bukan semata-mata soal legalitas bangunan, tetapi menyangkut nyawa dan keselamatan bersama,” tegas Erwin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hujan deras longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

TPS Punclut Bandung Terbakar, Api Merambat ke Alang-alang hingga Petugas Turun ke Tebing

Kilas Balik 6 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo: Dari Posisi Menteri hingga Suahasil Nazara Jabat Menkeu

Lahan Alang-alang di Cihampelas KBB Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Rumah Warga

Ramalan Itu Terbukti? Video Lama Noel Mendadak Viral Pasca Purbaya Dicopot dari Menkeu!

Puluhan Bangunan Liar di TPU Kristen Pandu Bandung Ditertibkan Bertahap

Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.