Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Alwi Farhan Menggila! Wakil China Dibantai, Indonesia Juara Australian Open 2026

Senin, 15 Juni 2026 11:32 WIB

Bandung Kembali Bergejolak! Mahasiswa Kepung DPRD Jabar Bawa Tuntutan Ekonomi dan Pendidikan

Senin, 15 Juni 2026 11:02 WIB

Waspada Macet! Gelombang Demo Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini, Cek Titik Lokasi dan Jalur Alternatif

Senin, 15 Juni 2026 11:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Alwi Farhan Menggila! Wakil China Dibantai, Indonesia Juara Australian Open 2026
  • Bandung Kembali Bergejolak! Mahasiswa Kepung DPRD Jabar Bawa Tuntutan Ekonomi dan Pendidikan
  • Waspada Macet! Gelombang Demo Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini, Cek Titik Lokasi dan Jalur Alternatif
  • Transfer Sultan Ala Persib! Rayco Rodriguez dan Tommaso Cassandro Masuk Radar
  • Kesempatan Terbatas! Klaim Deretan Kode Redeem FF 15 Juni 2026 untuk Dapatkan Skin dan Bundle Premium Gratis
  • Dari Industri Dewasa ke Nuray Istiqbal: Kisah Hijrah Rae Lil Black Kini Dipertanyakan Netizen
  • Cek Katalog Promo Superindo 15-18 Juni 2026 Lengkap dengan Diskon 1 Hari dan Paket Borongan Murah
  • Katalog Promo Indomaret 15-21 Juni 2026: Edisi Spesial Festival Hijriah Bertabur Diskon Kebutuhan Dapur!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 15 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tergilas Arus Sungai Cipaganti, Bangunan PAUD di Ciumbuleuit Roboh

By SusanaJumat, 23 Mei 2025 18:40 WIB2 Mins Read
Bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Hadi runtuh setelah tebing di tepi Sungai Cipaganti terkikis arus. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak Jumat siang (23/5/2025), memicu bencana longsor di kawasan padat penduduk, tepatnya di Gang Sukarisi, Jalan Ciumbuleuit, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap.

Insiden ini menyebabkan bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Hadi runtuh setelah tebing di tepi Sungai Cipaganti terkikis arus.

Sebuah video amatir yang tersebar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik dramatis saat bangunan tersebut ambruk ke dalam sungai.

Terlihat dalam rekaman, kirmir atau dinding penahan tanah di bawah bangunan terkikis air sebelum akhirnya seluruh struktur bangunan runtuh dan hanyut oleh derasnya arus.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Dampingi Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Ciumbuleuit

“Sekitar pukul 2 siang saat hujan sangat deras, tiba-tiba terdengar suara runtuhan yang sangat keras. Bangunan langsung ambruk,” ungkap Tety Kurniawati, pengelola PAUD Al-Hadi, yang saat itu berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada aktivitas belajar mengajar saat kejadian berlangsung. Tety menjelaskan bahwa seluruh perlengkapan PAUD telah diamankan ke dalam masjid yang berada di dekat lokasi.

“Tidak ada anak-anak atau guru di dalam bangunan. Kami sudah antisipasi dengan memindahkan kegiatan ke masjid untuk sementara,” tambahnya.

Baca Juga:  Longsor Terjang Lembang Akibat Hujan Deras, 8 Orang Jadi Korban

Menurut penuturan warga, longsor terjadi akibat tingginya debit air Sungai Cipaganti yang menerima limpahan air dari kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Air sungai yang tiba-tiba meluap menyebabkan tanah di bawah bangunan terkikis habis.

“Sudah ada retakan sebelumnya. Tapi air datang dari belakang masjid begitu besar, akhirnya tanahnya enggak kuat menahan bangunan,” jelas Tety.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung telah mengeluarkan peringatan dini terkait hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan masih akan terjadi hingga akhir Mei.

Baca Juga:  Longsor di TPU Cikutra, Jenazah Hampir Terbawa Arus Sungai

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir dan longsor.

Menanggapi kejadian ini, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa Pemkot akan meningkatkan pengawasan terhadap bangunan yang berada di kawasan rawan seperti bantaran sungai.

Ia menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk segera mendata dan menertibkan bangunan yang berdiri di atas aliran sungai.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Ini bukan semata-mata soal legalitas bangunan, tetapi menyangkut nyawa dan keselamatan bersama,” tegas Erwin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ambruk bangunan Ciumbuleuit hujan deras longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bandung Kembali Bergejolak! Mahasiswa Kepung DPRD Jabar Bawa Tuntutan Ekonomi dan Pendidikan

Waspada Macet! Gelombang Demo Mahasiswa Kepung Jakarta Hari Ini, Cek Titik Lokasi dan Jalur Alternatif

Krisis SPMB Jabar 2026: Orang Tua Mengamuk, Pejabat Dicopot, Gubernur Cukup Minta Maaf?

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Jadwal Bansos Juni 2026 Keluar, Penerima Bisa Dapat hingga Rp2,7 Juta

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.