Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Big Match Liga Champions! Prediksi Real Madrid vs Man City, Siapa Menang di Bernabeu?

Rabu, 11 Maret 2026 09:50 WIB

50 Ucapan Idul Fitri 2026 Terlengkap: Dari yang Paling Menyentuh Hingga Lucu untuk Status WA!

Rabu, 11 Maret 2026 09:21 WIB
Tangkap layar One Piece Live Action Seasons 2

Chopper Akhirnya Muncul! Inilah Momen Paling Haru di Ending One Piece Live Action Season 2 yang Bikin Fans Mewek

Rabu, 11 Maret 2026 09:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Big Match Liga Champions! Prediksi Real Madrid vs Man City, Siapa Menang di Bernabeu?
  • 50 Ucapan Idul Fitri 2026 Terlengkap: Dari yang Paling Menyentuh Hingga Lucu untuk Status WA!
  • Chopper Akhirnya Muncul! Inilah Momen Paling Haru di Ending One Piece Live Action Season 2 yang Bikin Fans Mewek
  • BI Kucurkan Rp185,6 Triliun untuk Lebaran 2026: Cek Cara Tukar Uang Baru Via PINTAR
  • Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ di TikTok, Warganet Diingatkan Waspada Link Berbahaya
  • Rekor Bersih Persib di Kandang dan Tantangan Zona Juara Menuju Laga Selanjutnya
  • Masuk 21 Ramadhan! Cek Jadwal Imsakiyah Bandung Raya Hari Ini
  • H-3 Lebaran Jadi Puncak Arus Mudik, 8,9 Juta Warga Jabar Diperkirakan Berangkat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 11 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ternyata Ini Faktor yang Bikin MBG Cepat Basi dan Picu Keracunan

By Aga GustianaJumat, 26 September 2025 11:32 WIB2 Mins Read
program MBG
Ilustrasi, program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamara.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi pelajar kini menjadi sorotan publik. Alih-alih menyehatkan, sejumlah wilayah di Indonesia justru melaporkan kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal akibat konsumsi makanan dari program tersebut.

Ribuan siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, nyeri perut, hingga sesak napas setelah menyantap makanan MBG. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi para orang tua serta menambah trauma bagi anak-anak yang menjadi korban.

Pemerintah Lakukan Evaluasi

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama instansi terkait kini turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi makanan MBG. Pemeriksaan kualitas bahan, standar kebersihan, hingga rantai distribusi dipantau ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Di sejumlah daerah, pelaksanaan program MBG bahkan dihentikan sementara sebagai langkah pencegahan. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan pelajar adalah prioritas utama.

Baca Juga:  Langgar Undang-undang, Dedi Mulyadi Minta Pagar Laut di Bekasi Dibongkar

Data Kasus Keracunan MBG di Berbagai Daerah

Hingga akhir September 2025, berikut catatan kasus keracunan MBG yang dihimpun dari berbagai sumber resmi:

Jawa Barat

  • Kabupaten Bandung Barat (Cipongkor): lebih dari 1.000 siswa.
  • Kota Bandung (SPPG Coblong): 320 siswa.
  • Kabupaten Sukabumi (SPPG): 503 siswa.
  • Cianjur: 21 siswa.
  • Data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI): total 2.012 kasus di Jawa Barat.
Baca Juga:  3.403 Rumah di Jabar Akan Dialiri Listrik Tahun Ini, Gunakan Skema APBD

Sumatera

  • Lampung (SPPG): 503 siswa.
  • Bengkulu (Lebong Sakti): 467 siswa.
  • Sumatera Selatan (Lemat Ilir): puluhan siswa.
  • Total di Sumatera: 1.281 kasus.

Sulawesi

  • Banggai Kepulauan: lebih dari 250 siswa.

DIY Yogyakarta

  • JPPI mencatat 1.047 siswa keracunan.

Total Nasional

  • Data BGN: 4.711 kasus keracunan MBG di seluruh Indonesia.
    • Wilayah I (Sumatera): 1.281 kasus.
    • Wilayah II (Jawa): 2.606 kasus.
    • Wilayah III (Kalimantan, Sulawesi, Indonesia Timur): 824 kasus.
  • Data JPPI per 21 September 2025: 6.452 kasus keracunan MBG di 16 provinsi.
Baca Juga:  Masyarakat Jawa Barat Berpenghasilan Rendah Kini Bisa Nikmati Bebas BPHTB

Sorotan Publik

Kasus ini menimbulkan desakan agar pemerintah memperketat pengawasan, mulai dari pemilihan vendor penyedia makanan hingga distribusi di sekolah. Program MBG dianggap baik untuk meningkatkan gizi anak bangsa, namun penerapan tanpa standar keamanan yang kuat justru berpotensi menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat keracunan MBG MBG siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Masuk 21 Ramadhan! Cek Jadwal Imsakiyah Bandung Raya Hari Ini

H-3 Lebaran Jadi Puncak Arus Mudik, 8,9 Juta Warga Jabar Diperkirakan Berangkat

The Ultimate10K Series Powered by bank bjb

Jelajahi Jawa Lewat Lari! bank bjb Hadirkan “The Ultimate10K Series” di 4 Kota Besar Sepanjang 2026

Investor Serbu Sustainability Bond bank bjb, Permintaan Tembus Rp932,4 Miliar

bank bjb Dorong Gaya Hidup Sehat Lewat Lomba Lari Trail Semarang Mountain Race 2026

bank bjb cirebon

Perkuat Ekonomi Pesisir, bank bjb Bekali Nelayan Cirebon Strategi Cerdas Kelola Keuangan

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Tanpa Sensor, Begini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral Link Video Ukhti Mukena Pink No Sensor, Waspada Jebakan Batman!
  • Viral Video ‘Chindo Adidas’, Ada Link Full 17 Menit?
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Ukhti Mukena Pink No Sensor Jadi Trending, Tapi Ini Risiko Serius di Balik Klik Link
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.