bukamata.id – Warga dikejutkan dengan temuan seorang sopir truk yang meninggal dunia di dalam kendaraannya di kawasan Bunderan Tugu Baleendah, Jalan Anggadireja, Kelurahan/Kecamatan Baleendah, Selasa (24/2/2026) malam.
Korban berinisial AC (43), warga Kabupaten Subang, ditemukan dalam posisi terduduk di jok sopir truk Mitsubishi bernomor polisi D 8628 XJ. Saat ditemukan, lampu kabin dan lampu hazard kendaraan masih dalam keadaan menyala.
Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki Rukmansyah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut laporan diterima sekitar pukul 23.30 WIB.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami bersama anggota piket fungsi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah TKP awal,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Berdasarkan keterangan pelapor berinisial WK, truk tersebut sudah terparkir cukup lama di pinggir jalan. Awalnya, saksi mengira sopir sedang beristirahat, karena lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat berhenti kendaraan besar.
Saksi lain bahkan melihat truk sudah terparkir sejak sekitar pukul 17.00 WIB dengan lampu menyala. Hingga pukul 22.00 WIB, kendaraan belum juga berpindah tempat.
“Karena merasa curiga, pelapor kemudian mendekati kendaraan dan membuka pintu yang ternyata tidak terkunci. Saat dibangunkan, korban tidak merespons dan setelah dicek sudah tidak bernapas,” jelasnya.
Petugas yang tiba di lokasi mendapati korban dalam keadaan meninggal dunia di dalam kabin truk. Namun, kondisi tempat kejadian perkara diketahui sudah tidak sepenuhnya steril.
“TKP sudah tidak dalam kondisi status quo karena saksi sempat membuka dan menutup pintu serta kaca kendaraan sebelum melapor,” kata Hendri.
Dari hasil pemeriksaan awal tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan luka akibat benda tumpul maupun tajam. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit, diperkuat adanya bekas kerokan pada bagian dada depan,” ungkapnya.
Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Welas Asih. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











