bukamata.id – Aksi penganiayaan tragis terjadi di halaman parkir sebuah minimarket Alfamart kawasan Bundaran Cibiru, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung.
Seorang petugas keamanan lanjut usia (lansia) bernama Ade Dedi (62) meninggal dunia usai dianiaya pemuda berinisial DRW (21), Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Pelaku yang diketahui merupakan warga Kabupaten Bogor itu kini telah ditangkap dan ditahan oleh pihak kepolisian.
Peristiwa kekerasan tersebut bermula dari kecurigaan karyawan minimarket terhadap aksi pelaku yang diduga hendak mencuri barang.
Kronologi Penganiayaan Satpam Alfamart Cipadung
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, menjelaskan bahwa saat kejadian pelaku datang ke minimarket dalam kondisi dipengaruhi minuman keras. Pelaku mengambil sejumlah barang tanpa menggunakan keranjang belanja, melainkan menyembunyikannya di dalam jaket yang dikenakan.
“Pelaku berbelanja dalam keadaan mabuk. Ia mengambil barang-barang dan tidak menggunakan keranjang, tetapi memasukkannya ke dalam jaket sehingga menimbulkan kecurigaan karyawan,” ujar AKBP Anton saat konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Selasa (13/1/2026).
Karyawan minimarket bersama korban kemudian menegur pelaku dan meminta agar seluruh barang yang diambil dibayar. Namun pelaku hanya mengaku memiliki uang sebesar Rp100.000.
“Pelaku hanya membayar sebagian barang sesuai uang yang dimilikinya. Sisa barang akhirnya dikembalikan karena tidak jadi dibeli,” jelas Anton.
Korban Dipukul hingga Diinjak di Area Parkir
Setelah kejadian di dalam minimarket, pelaku yang merasa tersinggung karena ditegur lalu menghampiri korban yang berada di area parkir. Tanpa banyak bicara, pelaku memukul rahang korban hingga terjatuh ke aspal.
Tidak berhenti di situ, pelaku juga menginjak bagian leher dan dada korban. Aksi brutal tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius di bagian kepala.
Korban segera dilarikan ke RSUD Ujung Berung untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena kondisinya kritis, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Al Islam Bandung untuk perawatan intensif.
“Korban mengalami pendarahan di bagian belakang kepala yang menyebabkan tidak sadarkan diri. Setelah menjalani perawatan, korban akhirnya meninggal dunia,” ungkap AKBP Anton.
Pelaku Ditahan, Polisi Dalami Unsur Pidana
Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku tak lama setelah kejadian. Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk menjerat pelaku dengan pasal pidana yang sesuai, mengingat penganiayaan berujung pada hilangnya nyawa korban.
Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan yang dipicu konsumsi minuman keras, sekaligus menjadi peringatan keras akan pentingnya pengendalian diri dan penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan di ruang publik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










