Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
peltih persib, bojan hodak

Mengejutkan! Bojan Hodak Sinyalkan Hengkang dari Persib Bandung Usai Juara?

Senin, 25 Mei 2026 16:37 WIB

Usai Ribuan Bobotoh Rayakan Persib, Puluhan Taman Kota Bandung Jadi Korban

Senin, 25 Mei 2026 16:17 WIB
Ilustrasi korban meninggal.

Bobotoh Tewas di Tengah Euforia Persib Juara? Pemuda Cibiru Ditemukan Bersimbah Darah di Ujungberung

Senin, 25 Mei 2026 15:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mengejutkan! Bojan Hodak Sinyalkan Hengkang dari Persib Bandung Usai Juara?
  • Usai Ribuan Bobotoh Rayakan Persib, Puluhan Taman Kota Bandung Jadi Korban
  • Bobotoh Tewas di Tengah Euforia Persib Juara? Pemuda Cibiru Ditemukan Bersimbah Darah di Ujungberung
  • GILA! 3 Transfer Kejutan Ini Bikin Persib Bandung Hattrick Juara Liga Indonesia
  • Pengumuman SNBT 2026 Hari Ini: Cek Link Resmi dan Cara Pantau Kelulusan
  • Viral Parah! Fenomena ‘3 vs 1 Taiwan’ Bikin Netizen Heboh Cari Link Asli
  • Pesta Juara Persib Diwarnai Insiden, Frans Putros Jadi Korban Pencopetan saat Pawai
  • Emas Antam Kembali Meroket! Simak Daftar Harga Terbaru Hari Ini, 25 Mei 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 25 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Alur Geger Aliran STJ di Tasikmalaya: Dari Larangan Salat Jumat Hingga Aksi Spontan Pembakaran oleh Warga

By Aga GustianaSelasa, 7 April 2026 15:32 WIB3 Mins Read
Padepokan STJ Tasikmalaya dibakar massa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketenangan warga Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak pecah pada Rabu (1/4/2026). Aksi spontanitas massa mengakibatkan sebuah gudang milik Padepokan Saung Taraju Jamantara (STJ) hangus dibakar si jago merah. Insiden ini dipicu oleh kemarahan warga atas aktivitas digital seorang pria berinisial K yang dianggap melakukan penistaan agama.

Kronologi: Berawal dari Live TikTok Bersama Esther

Kemarahan warga mencapai puncaknya setelah K melakukan siaran langsung (live) di platform TikTok bersama akun Esther (BBdrum). Dalam konten tersebut, narasi yang dibangun dinilai sangat sensitif dan menyinggung keyakinan masyarakat setempat.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama, mengungkapkan bahwa aksi massa merupakan akumulasi rasa kecewa terhadap aliran yang diikuti oleh K.

“Dalam konten live TikTok tersebut, warga menduga adanya unsur penistaan agama dan praktik menyimpang yang menyinggung perasaan masyarakat setempat. Dan akhirnya spontanitas itu terjadi,” ujar AKBP Wahyu saat memberikan keterangan resmi.

Baca Juga:  Detik-detik Penangkapan Penculik Bayi di Tasikmalaya: Pelaku Disergap Saat Tidur, Korban Disembunyikan!

Padepokan STJ sendiri sebenarnya bukan nama baru. Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Tasikmalaya telah membekukan organisasi ini sejak tahun 2024. Namun, kemunculan K di media sosial seolah menyiram bensin ke api yang sudah lama terpendam.

Polisi Turun Tangan: Evakuasi dan Penjagaan Ketat

Meski gudang berukuran 3×4 meter ludes dengan kerugian mencapai Rp6 juta, polisi berhasil mencegah kerusuhan yang lebih besar. Personel gabungan langsung diterjunkan untuk menenangkan massa melalui pendekatan persuasif.

“Alhamdulillah, warga mendengarkan instruksi kami. Aksi dapat segera dihentikan dan massa kembali ke rumah masing-masing dengan tertib,” tambah Kapolres.

Saat ini, sosok K masih dalam proses pencarian pihak kepolisian. Untuk menghindari aksi susulan, istri dan anak-anak K telah dievakuasi ke lokasi aman. Garis polisi juga telah dipasang di TKP untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga:  Geger Pembakaran Padepokan STJ Tasikmalaya, Kemenham Jabar Soroti Penistaan Agama hingga Aksi Anarkis

Membongkar Ajaran Kontroversial: Salat Bebas Arah dan Tak Perlu Jumat

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tasikmalaya, KH Edeng ZA, turut menyoroti ajaran yang disebarkan oleh K melalui media sosial seperti YouTube dan TikTok. Menurutnya, konten-konten tersebut berisi pemahaman yang bertentangan dengan syariat Islam.

“Ajarannya, yang beredar di YouTube, pertama bahwa salat boleh menghadap ke mana saja. Tidak perlu ke satu arah, bisa barat, timur, selatan, utara. Jumat tidak wajib. Kemudian dalam rekaman saat berbicara dengan Ester, Nabi Muhammad disandingkan dengan makhluk penggoda manusia. Itu cukup memicu emosi umat beragama,” ungkap KH Edeng.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak bertindak anarkis dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada negara.

Baca Juga:  Sindikat Uang Palsu di Tasikmalaya Terbongkar, Pelaku Terancam 10 Tahun Penjara

“Ada kaitan dengan tahun 2024, kemudian orang ini menyiarkan kepercayaan kepada masyarakat yang sudah beragama. Itu tidak boleh, dilarang undang-undang. Kemudian tindakan yang merusak juga dilarang oleh negara. Maka marilah kita bernegara dengan penuh kesadaran beragama dan bernegara,” tegasnya.

Langkah Tegas Penegakan Hukum

Pihak Polres Tasikmalaya saat ini bekerja sama dengan MUI, Kemenag, dan Bakorpakem untuk menelaah status hukum aliran tersebut. AKBP Wahyu menekankan bahwa pihaknya akan bersikap objektif dalam menangani kasus ini, baik terhadap pelaku perusakan maupun terhadap dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh K.

“Kami berada di tengah-tengah. Kami profesional dalam melakukan penegakan hukum, baik terhadap warga yang melakukan perusakan maupun terkait dugaan penistaan agama,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aliran Sesat Taraju berita tasikmalaya Padepokan STJ Penistaan Agama TikTok Polres Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Usai Ribuan Bobotoh Rayakan Persib, Puluhan Taman Kota Bandung Jadi Korban

Ilustrasi korban meninggal.

Bobotoh Tewas di Tengah Euforia Persib Juara? Pemuda Cibiru Ditemukan Bersimbah Darah di Ujungberung

Teror Pocong Gentayangan di Bandung Barat, Polisi Turun Tangan Selidiki Isu Orang Iseng

Geger Bandung! Konvoi Persib Memakan Korban, Razia Miras Besar-Besaran akan Digelar

Tragis! 122 Korban Warnai Perayaan Juara Persib Bandung, 1 Tewas di Cibiru

Niatnya Mau Melucu, Respons MC Pesta Rakyat Kalteng Soal Jalan Rusak Malah Bikin Warganet Ngamuk!

Terpopuler
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Bikin Penasaran! Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.