Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

Sabtu, 17 Oktober 2026 01:00 WIB

100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?

Jumat, 16 Oktober 2026 21:01 WIB

Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan

Jumat, 16 Oktober 2026 20:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan
  • IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana
  • Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api
  • Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka
  • Kabar Duka! Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun
  • 3 Wakil Indonesia Berburu Semifinal Denmark Open 2026, Putri KW Hadapi Penguasa China
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Detik-detik Penangkapan Penculik Bayi di Tasikmalaya: Pelaku Disergap Saat Tidur, Korban Disembunyikan!

By Aga GustianaSabtu, 7 Februari 2026 11:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan menyelimuti upaya penyelamatan seorang bayi laki-laki berusia dua bulan yang menjadi korban penculikan di Tasikmalaya. Tim gabungan Satreskrim Polres Tasikmalaya harus menempuh perjalanan ratusan kilometer demi menjemput paksa sang bayi dari tangan penculiknya di wilayah Cianjur.

Aksi nekat ini bermula dari laporan memilukan seorang ibu, WR (41), warga Padakembang. Bayinya dirampas secara paksa oleh seorang pria berinisial WD yang ia kenal melalui media sosial. Insiden traumatis itu terjadi tepat di depan teras Masjid Agung Singaparna.

Pengejaran Lintas Kota

Merespons situasi darurat tersebut, Satreskrim Polres Tasikmalaya langsung membentuk tim khusus. Di bawah komando Plt Kasat Reskrim Ipda Agus Yusup Suryana, petugas bergerak cepat melacak koordinat WD yang terdeteksi berada di luar daerah.

“Kami dipimpin langsung Pak Plt Kasat. Setelah tim khusus dibentuk, kami langsung bergerak malam tadi menuju titik keberadaan pelaku di luar kota,” kata Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Aiptu Josner Ringgo dikutip Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga:  Teka-teki Terbakarnya Mercedes-Benz di Jalur Nagreg yang Menelan Korban Jiwa, Apa Pemicunya?

Setelah melintasi batas kota hingga ke Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, petugas akhirnya mengepung sebuah rumah yang menjadi lokasi persembunyian pelaku tepat sebelum fajar menyingsing.

Strategi Penangkapan yang Hati-Hati

Polisi tidak ingin gegabah. Mengingat ancaman pelaku saat beraksi yang tega mengancam akan menyakiti korban jika sang ibu berteriak, petugas melakukan pengintaian ketat untuk memastikan bayi tidak dalam dekapan pelaku saat penyergapan dilakukan.

Baca Juga:  Pria di Kuningan Tega Habisi Ibu Kandung Gara-gara Kesal Dibangunkan Salat Subuh

“Kami sangat hati-hati karena khawatir bayi dijadikan sandera jika pelaku terbangun. Sesuai ancamannya saat menculik, kami tidak ingin terjadi hal buruk pada bayi tersebut,” ujar Josner.

WD akhirnya diringkus saat tengah tertidur lelap tanpa perlawanan berarti. Meski sempat mencoba bersiasat dengan mengklaim bayi tersebut adalah darah dagingnya sendiri, WD tak berkutik di hadapan bukti-bukti yang ada.

Korban Ditemukan di Lokasi Terpisah

Saat penangkapan dilakukan, sang bayi ternyata tidak berada di tempat persembunyian WD. Melalui interogasi singkat namun mendalam, terungkap bahwa korban disembunyikan di sebuah rumah kontrakan milik kerabat pelaku.

Baca Juga:  Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Komplotan KPK 'Jadi-jadian' Berakhir di Penjara

“Pelaku sempat berkelit, namun akhirnya bersedia menunjukkan keberadaan korban. Bayi tersebut dititipkan di rumah kontrakan kakak kandung pelaku yang berjarak sekitar 30 menit dari lokasi penangkapan,” ungkap Ipda Agus Yusup.

Kini, bayi tersebut telah dievakuasi oleh anggota Polwan dalam kondisi sehat untuk dikembalikan ke pelukan ibunya. Sementara itu, WD sudah mendekam di Mapolres Tasikmalaya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami masih mendalami motif pelaku nekat menculik bayi tersebut secara paksa. Mohon waktu, pemeriksaan masih berjalan,” tutup Ipda Agus.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita kriminal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana

Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api

Ilustrasi korupsi

Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka

Viral Petugas SPBU Menangis di Depan I Wayan Koster: Saya Bukan Robot, Pak!

Diduga Jadi Korban Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen PIK 2

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.