Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor

Senin, 16 Maret 2026 06:00 WIB

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Senin, 16 Maret 2026 03:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh TikTok, Video Kontroversial Sawit Picu Pencarian Link Tanpa Sensor
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Detik-detik Penangkapan Penculik Bayi di Tasikmalaya: Pelaku Disergap Saat Tidur, Korban Disembunyikan!

By Aga GustianaSabtu, 7 Februari 2026 11:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan menyelimuti upaya penyelamatan seorang bayi laki-laki berusia dua bulan yang menjadi korban penculikan di Tasikmalaya. Tim gabungan Satreskrim Polres Tasikmalaya harus menempuh perjalanan ratusan kilometer demi menjemput paksa sang bayi dari tangan penculiknya di wilayah Cianjur.

Aksi nekat ini bermula dari laporan memilukan seorang ibu, WR (41), warga Padakembang. Bayinya dirampas secara paksa oleh seorang pria berinisial WD yang ia kenal melalui media sosial. Insiden traumatis itu terjadi tepat di depan teras Masjid Agung Singaparna.

Pengejaran Lintas Kota

Merespons situasi darurat tersebut, Satreskrim Polres Tasikmalaya langsung membentuk tim khusus. Di bawah komando Plt Kasat Reskrim Ipda Agus Yusup Suryana, petugas bergerak cepat melacak koordinat WD yang terdeteksi berada di luar daerah.

“Kami dipimpin langsung Pak Plt Kasat. Setelah tim khusus dibentuk, kami langsung bergerak malam tadi menuju titik keberadaan pelaku di luar kota,” kata Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Aiptu Josner Ringgo dikutip Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga:  Dibalik Kematian Bocah di Sukabumi: Rahasia Kelam 4 Tahun 'Yatim' Padahal Ibu Kandung Masih Hidup

Setelah melintasi batas kota hingga ke Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, petugas akhirnya mengepung sebuah rumah yang menjadi lokasi persembunyian pelaku tepat sebelum fajar menyingsing.

Strategi Penangkapan yang Hati-Hati

Polisi tidak ingin gegabah. Mengingat ancaman pelaku saat beraksi yang tega mengancam akan menyakiti korban jika sang ibu berteriak, petugas melakukan pengintaian ketat untuk memastikan bayi tidak dalam dekapan pelaku saat penyergapan dilakukan.

Baca Juga:  Warga Geger! Perempuan Berdaster Ditemukan Mengambang di Sungai Cipamokolan Bandung

“Kami sangat hati-hati karena khawatir bayi dijadikan sandera jika pelaku terbangun. Sesuai ancamannya saat menculik, kami tidak ingin terjadi hal buruk pada bayi tersebut,” ujar Josner.

WD akhirnya diringkus saat tengah tertidur lelap tanpa perlawanan berarti. Meski sempat mencoba bersiasat dengan mengklaim bayi tersebut adalah darah dagingnya sendiri, WD tak berkutik di hadapan bukti-bukti yang ada.

Korban Ditemukan di Lokasi Terpisah

Saat penangkapan dilakukan, sang bayi ternyata tidak berada di tempat persembunyian WD. Melalui interogasi singkat namun mendalam, terungkap bahwa korban disembunyikan di sebuah rumah kontrakan milik kerabat pelaku.

Baca Juga:  Cita-cita Jadi Kiai Kandas Tragis, Bocah 12 Tahun di Sukabumi Pergi dengan Luka Misterius

“Pelaku sempat berkelit, namun akhirnya bersedia menunjukkan keberadaan korban. Bayi tersebut dititipkan di rumah kontrakan kakak kandung pelaku yang berjarak sekitar 30 menit dari lokasi penangkapan,” ungkap Ipda Agus Yusup.

Kini, bayi tersebut telah dievakuasi oleh anggota Polwan dalam kondisi sehat untuk dikembalikan ke pelukan ibunya. Sementara itu, WD sudah mendekam di Mapolres Tasikmalaya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami masih mendalami motif pelaku nekat menculik bayi tersebut secara paksa. Mohon waktu, pemeriksaan masih berjalan,” tutup Ipda Agus.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Cianjur berita kriminal Penculikan Bayi Penyelamatan Bayi Polres Tasikmalaya Singaparna
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.