bukamata.id – Persib Bandung hingga kini belum sepenuhnya terbebas dari sanksi FIFA Registration Ban meski sudah hampir satu bulan sejak keputusan tersebut dirilis FIFA.
Per Jumat, 26 Juni 2026, Persib masih tercatat dalam daftar klub Indonesia yang dikenai larangan mendaftarkan pemain baru, baik untuk kompetisi domestik maupun turnamen antarklub Asia.
Kondisi ini membuat aktivitas transfer Persib Bandung musim 2026/27 menjadi tidak berjalan normal, meski manajemen tetap aktif melakukan pendekatan terhadap sejumlah pemain incaran.
Penyebab Sanksi FIFA untuk Persib Bandung
Sanksi FIFA terhadap Persib Bandung berkaitan dengan kasus pemutusan kontrak secara prematur terhadap pemain Timnas Filipina, Daisuke Sato, pada tahun 2023.
Kasus tersebut kemudian berujung pada keputusan FIFA yang memberikan hukuman berupa larangan registrasi pemain baru (registration bans) kepada klub asal Bandung tersebut.
Akibatnya, Persib tidak diperbolehkan mendaftarkan pemain baru sampai persoalan administrasi dan kompensasi diselesaikan sesuai ketentuan FIFA.
Dampak Sanksi terhadap Persib Bandung
Sanksi ini memberikan dampak signifikan terhadap persiapan tim menghadapi musim baru 2026/27, di antaranya:
- Persib tidak bisa mendaftarkan pemain baru
- Aktivitas transfer menjadi terbatas
- Perencanaan skuad musim baru terganggu
- Berpotensi memengaruhi kompetisi Liga 1 dan Asia
Meski demikian, manajemen tetap berupaya menjaga stabilitas tim dan menjalankan program yang sudah dirancang.
Respons Manajemen Persib Bandung
Deputy CEO Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa klub tetap menjalankan seluruh aktivitas sesuai rencana, termasuk proses rekrutmen pemain.
“Persiapan tim, aktivitas rekrutmen, serta pengelolaan organisasi dan berbagai program pengembangan yang telah dirancang tetap berjalan sesuai target,” ujar Adhitia.
Ia juga menegaskan bahwa Persib akan menyelesaikan persoalan ini secara bertanggung jawab dan transparan sesuai aturan yang berlaku.
“Persib memandang persoalan ini dengan sikap yang sama, yakni bertanggung jawab, transparan, dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku,” lanjutnya.
Nilai Kompensasi Capai Rp3 Miliar
Berdasarkan informasi yang beredar, Persib Bandung disebut harus menyiapkan dana sekitar Rp3 miliar untuk menyelesaikan kewajiban kompensasi kepada pihak terkait dalam kasus Daisuke Sato.
Penyelesaian kewajiban ini menjadi salah satu syarat agar sanksi FIFA dapat dicabut dan klub kembali diizinkan mendaftarkan pemain baru.
Harapan Persib Bandung ke Depan
Manajemen Persib menegaskan komitmen untuk segera menyelesaikan seluruh proses agar klub dapat kembali aktif di bursa transfer.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh proses dengan baik serta memastikan kepentingan klub tetap terjaga,” tutup Adhitia.
Kasus FIFA Registration Ban yang menimpa Persib Bandung menjadi tantangan serius menjelang musim 2026/27.
Jika tidak segera diselesaikan, sanksi ini berpotensi mengganggu persiapan Maung Bandung dalam bersaing di Liga 1 maupun kompetisi Asia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









