Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda

Sabtu, 13 Juni 2026 21:02 WIB

Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!

Sabtu, 13 Juni 2026 20:47 WIB
Pria berpakaian adat Jawa sedang tirakatan di malam 1 Suro, diiringi kirab pusaka dan barisan lilin, dengan latar gapura keraton.

Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui

Sabtu, 13 Juni 2026 20:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda
  • Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!
  • Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
  • Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu
  • Rumor Transfer Liga 1: Eks Brisbane Roar Lempar Sinyal ke Indonesia, Persib Bandung Siap Tampung?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Time Travel Bisa Dilakukan, Kata Fisikiawan

By Aga GustianaSabtu, 28 Desember 2024 22:38 WIB2 Mins Read
Ilustrasi time travel. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perjalanan waktu atau time travel, baik ke masa depan atau masa lalu, ternyata bisa dilakukan tanpa menimbulkan paradoks.

Paradoks ini menggambarkan dilema jika seseorang kembali ke masa lalu untuk mencegah kelahiran orang tuanya, bagaimana ia bisa ada untuk melakukan perjalanan tersebut.

Penelitian oleh Germain Tobar dari Universitas Queensland, Australia, menunjukkan bahwa paradoks tersebut mungkin bisa dihindari.

Pada 2020, Tobar mengajukan gagasan bahwa ruang-waktu mampu beradaptasi untuk mencegah inkonsistensi. Dengan kata lain, meskipun tindakan di masa lalu dapat memengaruhi peristiwa, hasil akhirnya tidak akan mengganggu kesinambungan sejarah.

Baca Juga:  Waktu di Bulan Berjalan Lebih Cepat dari Bumi, Kata Fisikiawan

“Seberapa pun Anda berusaha menciptakan paradoks, peristiwa-peristiwa akan selalu menyesuaikan diri, untuk menghindari ketidakkonsistenan,” kata Fabio Costa, pembimbing Tobar, melansir Science Alert.

Tobar memberi contoh, saat seseorang kembali ke masa lalu untuk menghentikan penyebaran penyakit, penyakit itu mungkin tetap menyebar melalui jalur lain. Dengan demikian, peristiwa tetap terjadi, dan tidak ada paradoks yang tercipta.

Baca Juga:  Waktu di Bulan Berjalan Lebih Cepat dari Bumi, Kata Fisikiawan

Teori ini menunjukkan bahwa apa pun yang dilakukan penjelajah waktu, kenyataan akan selalu menyesuaikan untuk menjaga koherensi.

Penelitian ini didasarkan pada matematika kompleks yang menggabungkan konsep proses deterministik dengan closed time-like curves (CTC), sebagaimana diprediksi oleh teori relativitas Einstein. Fabio Costa, pembimbing Tobar, menjelaskan bahwa hasil penelitian ini mendukung kebebasan bertindak dalam perjalanan waktu tanpa melibatkan paradoks.

Baca Juga:  Waktu di Bulan Berjalan Lebih Cepat dari Bumi, Kata Fisikiawan

“Secara matematis, semuanya cocok, dan hasilnya mendekati dunia fiksi ilmiah,” ujar Costa.

Dalam model ini, tidak ada batasan tindakan bagi penjelajah waktu, tetapi alam semesta akan memastikan tidak ada kontradiksi yang terjadi.

Meskipun secara teori perjalanan waktu terlihat mungkin, realisasi teknologi untuk membengkokkan ruang-waktu masih jauh dari kenyataan. Saat ini, gagasan tentang mesin waktu hanya ada dalam bentuk perhitungan matematis.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

fisikiawan paradoks time travel
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda

Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!

Pria berpakaian adat Jawa sedang tirakatan di malam 1 Suro, diiringi kirab pusaka dan barisan lilin, dengan latar gapura keraton.

Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui

Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur

Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham

Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.