Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Cek Daftar Kode Redeem FF Hari Ini, 14 September 2026: Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!

Senin, 14 September 2026 06:55 WIB

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

Senin, 14 September 2026 06:00 WIB

Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two

Senin, 14 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek Daftar Kode Redeem FF Hari Ini, 14 September 2026: Buruan Klaim Sebelum Kuota Habis!
  • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare
  • Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two
  • Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari
  • Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi
  • Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun
  • BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan
  • Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tinjau Kawasan Masjid Al Jabbar, Sekda Jabar Evaluasi 3 Area Paling Krusial

By Putra JuangSelasa, 16 April 2024 15:48 WIB3 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman saat meninjau kawasan Masjid Al Jabbar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekrataris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman akan melakukan evaluasi dalam pengelolaan Masjid Al Jabbar. Hal ini sebagai bentuk respons atas permasalahan yang timbul di masjid yang terletak di Gedebage, Kota Bandung tersebut.

Herman mengatakan, evaluasi tersebut terbagi menjadi tiga bagian yakni untuk jangka pendek, menengah dan panjang.

“Saya kebetulan diberi amanah pak gubernur menjadi ketua harian DKM, saya tadi langsung rapat kecil dengan teman-teman untuk mengevaluasi secara komprehensif pengelolaan Masjid Raya Al-Jabbar ini, ada yang sifatnya jangka pendek, ada yang sifatnya jangka menengah dan jangka panjang,” ucap Herman ditemui usai meninjau kawasan Masjid Al Jabbar, Selasa (16/4/2024).

Untuk evaluasi jangka pendek, Herman memastikan permasalahan di tiga area paling krusial yakni tempat parkir, penitipan alas kaki, hingga transportasi akan segera diselesaikan.

Baca Juga:  Viral Aksi Getok Parkir di Masjid Al Jabbar, Pengunjung Diminta Bayar Rp25 Ribu

“Saya kira bu Ikeu (Dewi Sartika, Analis Kebijakan Ahli Utama di Sekretariat Daerah) kemarin sudah langsung membahas dengan stakeholder terkait di lapangan dan kami pastikan mulai hari kemarin itu tidak ada lagi pungutan liar di area Masjid Al-Jabbar,” katanya.

“Jadi 3 area itu yang kita antisipasi tidak boleh ada pungutan liar, tentu untuk semua area tapi tiga area tadi itu paling krusial,” tambahnya.

Bahkan, Herman pun sempat berkomunikasi dengan koordinator odong-odong yang ada di kawasan Masjid Al Jabbar, untuk memastikan tidak ada pemaksaan dalam memberikan tarif kepada para pengunjung.

“Saya minta mereka bisa kita pegang untuk memastikan tidak boleh ada asas manfaat, misalnya keliling sekitar area Masjid Al-Jabbar Rp5.000 tapi ujug-ujug diminta Rp10.000 atau ada kutipan-kutipan yang tidak perlu dan tidak boleh ada pemaksaan,” tegasnya.

Baca Juga:  Wagub Erwan Jamin Wisata di Jabar Bebas Pungli: Jika Masih Ada Segera Lapor!

Selain itu, Herman juga meminta kepada para pedagang plastik untuk tidak lagi berjualan di kawasan Masjid Al Jabbar.

“Jadi tidak boleh ada plastik, karena tempat penitipan sudah kita sediakan kecuali ada yang inisiatif masyarakat bawa sendiri, jadi tidak diperbolehkan jual beli plastik, walaupun maksudnya itu untuk membantu, tapi faktanya kan terjadi pungutan liar di sana,” tegasnya.

Terkait area parkir, pihaknya telah meminta Primkop Kartika untuk bertanggung jawab dan memastikan tidak boleh ada pihak luar yang menyusup kemudian melakukan pungutan liar.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Kaget Masjid Al Jabbar Dibangun Pakai Dana Utang Rp3,4 Triliun

“Pungutan liar kemarin, itu di luar sepengetahuan kami, itu dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan bukan bagian dari yang kerja sama dengan kami, Primkop Kartika,” imbuhnya.

Menurutnya, seluruh evaluasi ini dimaksudkan untuk memastikan pengunjung yang datang ke Masjid Al-Jabbar merasa nyaman, tenang dan tidak terganggung oleh hal-hal yang seharusnya tidak terjadi.

“Tidak ada kutipan, tidak ada pungutan liar, itu jangka pendeknya. Tentu kami tadi diskusi dengan teman-teman, kami sedang mempersiapkan skema jangka menengah dan panjangnya, untuk memastikan para jama’ah maupun pengunjung bisa nyaman, bisa tenang dan aman berkunjung di sini,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Masjid Al Jabbar pungli
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan

Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat

Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.