Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Netizen Ramai Cari Versi Asli

Rabu, 4 Maret 2026 15:25 WIB

Jadwal Penukaran Uang Baru di Bandung 2026 Resmi Dibuka, Ini 4 Lokasi Program SERAMBI BI

Rabu, 4 Maret 2026 14:39 WIB
Donald Trump

Trump Kena Roasting! Jimmy Fallon Bongkar ‘Rencana’ Rahasia di Iran Lewat Parodi Kocak

Rabu, 4 Maret 2026 14:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Netizen Ramai Cari Versi Asli
  • Jadwal Penukaran Uang Baru di Bandung 2026 Resmi Dibuka, Ini 4 Lokasi Program SERAMBI BI
  • Trump Kena Roasting! Jimmy Fallon Bongkar ‘Rencana’ Rahasia di Iran Lewat Parodi Kocak
  • Tragedi Dua Buah Labu Siam: Pria di Cianjur Tewas Usai Dianiaya Tetangga Sendiri
  • Persib Gagal Menang vs Persebaya, Marc Klok Ajak Pemain Move On
  • Pasar Modal Membara: IHSG Longsor 4% Saat Fitch Beri ‘Rapor Merah’ untuk Indonesia
  • Kisah Pilu Penjual Ikan Cilik: Ayahnya Minta Dianggap Meninggal, Padahal Masih Hidup!
  • Era Baru Dimulai! BTS Umumkan Album ‘ARIRANG’, Reuni Formasi Lengkap yang Paling Dinantikan 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Dua Buah Labu Siam: Pria di Cianjur Tewas Usai Dianiaya Tetangga Sendiri

By Aga GustianaRabu, 4 Maret 2026 14:04 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Penganiayaan.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah insiden memilukan terjadi di Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, di mana nyawa seorang pria melayang hanya karena urusan hasil kebun yang tak seberapa. Minta (56), mengembuskan napas terakhirnya setelah menjadi korban amukan tetangganya sendiri, Ujang Ahmad (41), yang tersulut emosi sesaat.

Ketegangan bermula pada Sabtu (28/2), saat Ujang mendapati korban mengambil labu siam dari lahan garapannya tanpa permisi. Tak terima, pelaku mengejar korban hingga ke kediamannya. Di depan rumah itulah, adu mulut pecah dan berujung pada aksi kekerasan fisik yang brutal.

Didesak Mengaku hingga Tak Berdaya

Kanit Reskrim Polsek Cugenang, Ipda Muslikan, mengungkapkan bahwa pelaku secara membabi buta menghajar korban untuk memaksanya memberikan pengakuan.

“Korban dipukuli hingga mengalami muntah-muntah. Pelaku meminta korban mengaku kaitan dugaan aksi pencurian labu siam di kebunnya,” kata dia, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga:  Pemprov Jabar Terus Perbaiki Jalan Rusak Akibat Bencana di Sukabumi dan Cianjur

Aksi keji tersebut baru berhenti setelah warga sekitar turun tangan untuk melerai. Dalam kondisi fisik yang sudah goyah dan sempoyongan, korban akhirnya mengakui perbuatannya.

“Setelah berhasil dilerai kemudian korban mengakui mengambil 2 buah labu siam dan menunjuk kepada adiknya dan pelaku yang telah menganiaya dirinya,” kata dia.

Kondisi Memburuk di Rumah Sakit

Meski sempat mendapatkan perawatan medis, luka dalam yang diderita Minta ternyata sangat fatal. Setelah berjuang selama dua hari di ruang perawatan intensif, korban dinyatakan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) petang.

Baca Juga:  Ngeri! Pelajar SMA di Cianjur Jadi Kurir Narkoba Internasional

Ipda Muslikan menjelaskan bahwa kesehatan korban terus merosot sejak hari pertama masuk rumah sakit.

“Korban meninggal bukan saat kejadian, tapi dua hari setelah dirawat di rumah sakit tepatnya pada Senin (2/3/2026) petang. Sejak awal masuk rumah sakit, kondisinya memang sudah dipenuhi lebam dan pusing. Kemudian terus memburuk kondisinya, hingga akhirnya meninggal dunia,” kata dia.

Pelaku Terancam Hukuman Berat

Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan Ujang Ahmad sesaat setelah kabar duka tersebut tersiar. Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Baca Juga:  Satu Penganiaya Nenek di Cianjur Diringkus Polisi, Ngaku Terhasut Isu Penculikan

“Pelaku sudah kami amankan. Sekarang sedang diperiksa lebih lanjut,” kata dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif utama pelaku adalah kekesalan yang menumpuk karena merasa hasil kebunnya sering hilang.

“Alasannya emosi, korban berulangkali mengambil labu atau hasil kebun yang digarapnya. Jadi begitu ketahuan ada yang ngambil, langsung dikejar,” kata dia.

Kini, kasus “labu siam maut” ini ditangani sepenuhnya oleh Polsek Cugenang untuk mengungkap detail lebih lanjut di balik aksi main hakim sendiri tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur Cugenang Kabar Duka Kriminal labu siam main hakim sendiri penganiayaan Polsek Cugenang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Penukaran Uang Baru di Bandung 2026 Resmi Dibuka, Ini 4 Lokasi Program SERAMBI BI

Donald Trump

Trump Kena Roasting! Jimmy Fallon Bongkar ‘Rencana’ Rahasia di Iran Lewat Parodi Kocak

Pasar Modal Membara: IHSG Longsor 4% Saat Fitch Beri ‘Rapor Merah’ untuk Indonesia

Kisah Pilu Penjual Ikan Cilik: Ayahnya Minta Dianggap Meninggal, Padahal Masih Hidup!

Tragis! Dugaan Pembunuhan Anak SD di Bandung Barat, 4 Luka Ditemukan di Tubuh Korban

THR

Kabar Gembira! THR ASN 2026 Cair, Cek Rincian Pencairan dan Nominal Sesuai Golongan

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Guncang TikTok: Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor?
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
  • ‎Heboh Link Video Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor di TikTok, Benarkah Ada Versi Lengkap?‎
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.