bukamata.id – Bencana longsor melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1/2026). Peristiwa ini menelan korban jiwa setelah pergerakan tanah di kawasan perbukitan dipicu cuaca ekstrem.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat menerima sebanyak 10 kantong jenazah dari lokasi bencana. Dari jumlah tersebut, enam korban longsor Cisarua Bandung Barat telah berhasil diidentifikasi, sementara empat kantong jenazah lainnya masih dalam proses pemeriksaan lanjutan.
Enam Korban Longsor Berhasil Diidentifikasi
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa enam kantong jenazah yang telah teridentifikasi terdiri dari lima jenazah utuh dan satu kantong berisi bagian tubuh korban.
“Proses identifikasi dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) agar tidak terjadi kesalahan dalam penentuan identitas korban,” ujar Hendra.
Metode Identifikasi Tim DVI Polda Jabar
Dalam penanganan korban bencana alam seperti longsor, Tim DVI tidak bekerja secara sembarangan. Proses identifikasi dilakukan melalui beberapa tahapan utama, antara lain:
- Pemeriksaan medis dan forensik, meliputi analisis ciri fisik, struktur gigi, serta tanda khusus pada jenazah
- Pencocokan data ante mortem, seperti rekam medis, foto, dan keterangan dari keluarga korban
- Verifikasi silang, untuk memastikan akurasi data sebelum identitas diumumkan secara resmi
Metode ini menjadi sangat penting, terutama pada jenazah yang kondisinya tidak utuh akibat tertimbun material longsor berupa tanah, batu, dan kayu.
Daftar Korban Longsor Cisarua Bandung Barat
Berikut enam korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, yang telah berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Jawa Barat:
- Suryana (57), laki-laki
- Jajang Tarta (35), laki-laki
- Dadang Apung (60), laki-laki
- Nining (40), perempuan
- Nurhayati (42), perempuan
- M. Kori (30), laki-laki
Identifikasi ini memungkinkan jenazah segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai adat dan keyakinan masing-masing.
Empat Jenazah Masih Dalam Proses Identifikasi
Meski enam korban telah teridentifikasi, tiga jenazah utuh dan satu bagian tubuh korban masih belum diketahui identitasnya. Tim DVI Polda Jawa Barat terus melanjutkan proses identifikasi dengan penuh kehati-hatian.
Polda Jawa Barat juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya pascabencana longsor Cisarua Bandung Barat, agar segera melapor dan memberikan data pendukung untuk mempercepat proses identifikasi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











