Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Persib vs Semen Padang: Misi Berbeda di Laga ‘Final’ Pekan ke-26 Super League 2025/2026

Jumat, 3 April 2026 18:39 WIB

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

Jumat, 3 April 2026 18:23 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Versi Dapur, Fakta atau Rekayasa? Waspada Link Berbahaya

Jumat, 3 April 2026 17:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib vs Semen Padang: Misi Berbeda di Laga ‘Final’ Pekan ke-26 Super League 2025/2026
  • Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Versi Dapur, Fakta atau Rekayasa? Waspada Link Berbahaya
  • Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek
  • Mark Lee Resmi Tinggalkan NCT per 8 April: Alasan di Balik Keputusan Besar dan Isak Tangis di Konser Terakhir
  • Awas Terlewat! Duel Semen Padang vs Persib Bandung Jadi Satu-satunya Laga Tidak Disiarkan di TV
  • Adik Tijjani Reijnders Jadi Rebutan, Persib Siap Lepas?
  • VIRAL! Video Ibu Tiri Part 2 Versi Dapur Diburu, Hati-Hati Link Bisa Kuras Rekening
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

By SusanaJumat, 3 April 2026 17:22 WIB2 Mins Read
pembunuhan
Ilustrasi korban meninggal.Foto ilustrasi: Pixabay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Perjalanan seorang bocah berusia 11 tahun berinisial AG berakhir tragis. Warga Desa Dawagung, Kecamatan Cisayong itu meninggal dunia setelah terserempet kereta api di kawasan Kampung Nangewer, Desa Cidahu, Tasikmalaya, Jumat (3/4/2026) siang.

Peristiwa ini terjadi saat korban bersama tiga temannya berjalan kaki menyusuri rel kereta menuju rumah neneknya.

Berangkat Sejak Pagi, Korban Pamit ke Rumah Nenek

Paman korban, Dedi (37), menjelaskan bahwa AG berpamitan kepada ibunya sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Ia meminta bekal dan menyampaikan rencana pergi ke rumah neneknya.

“Memang pamitnya mau pergi ke rumah neneknya. Tapi biasanya naik angkot, bukan jalan kaki lewat rel seperti ini,” ujar Dedi.

Perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih lima kilometer melalui rel kereta bukan kebiasaan korban, sehingga keluarga tidak menyangka hal tersebut berujung petaka.

Kronologi Kejadian: Panik Saat Kereta Datang dari Belakang

Insiden terjadi saat keempat anak tersebut melintasi jembatan rel di Kampung Nangewer. Tiba-tiba, kereta api melaju dari arah belakang.

Dalam kondisi panik, mereka berusaha menyelamatkan diri dengan berlari di atas jembatan yang sempit. Namun nahas, korban diduga tidak sempat menghindar dan terserempet kereta.

AG ditemukan dalam kondisi tergeletak di tepi rel dengan luka serius di bagian kepala.

“Teman-temannya berusaha menolong dan membawa korban ke jalan kampung terdekat,” kata Dedi.

Sempat Ditolong Warga, Korban Meninggal Dunia

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan menghubungi keluarga korban. Namun, nyawa AG tidak tertolong.

Sementara itu, tiga teman korban dilaporkan selamat, meski mengalami syok akibat kejadian tersebut.

Polisi Lakukan Penyelidikan, Jenazah Dibawa ke RSUD

Usai kejadian, jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr Soekardjo untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, membenarkan peristiwa tersebut. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih mendalami kronologi kejadian.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit, dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Imbauan: Waspada Aktivitas di Jalur Rel Kereta

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel kereta api karena sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak.

Pengawasan orang tua dan edukasi keselamatan menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak tertabrak kereta berita Tasikmalaya hari ini bocah tewas terserempet kereta Kampung Nangewer Kapolres Tasikmalaya Kota kecelakaan kereta Tasikmalaya rel kereta berbahaya RSUD dr Soekardjo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Bansos 2026 Cair Pekan Kedua April, Cek Nama Kamu

Estafet Penggeledahan KPK: Usai Bandung, Rumah Ono Surono di Indramayu Jadi Sasaran

Korupsi Jabar

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.