Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Vivo X Fold 6 Bawa Baterai Badak dan Kamera 200 MP, Simak Spesifikasi dan Harganya

Sabtu, 27 Juni 2026 17:47 WIB

Nestapa Wakil Timur Tengah di Piala Dunia 2026: Gagal Total di Fase Grup, Jadi Bulan-bulanan Netizen Asia

Sabtu, 27 Juni 2026 16:22 WIB

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Sabtu, 27 Juni 2026 15:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Vivo X Fold 6 Bawa Baterai Badak dan Kamera 200 MP, Simak Spesifikasi dan Harganya
  • Nestapa Wakil Timur Tengah di Piala Dunia 2026: Gagal Total di Fase Grup, Jadi Bulan-bulanan Netizen Asia
  • Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!
  • Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja
  • Lari ke Berbagai Daerah demi Kelabuhi Petugas, Taufik Hidayat Sempat Menggelandang dan Tidur di SPBU
  • Pendaftaran Online SSK Jabar Dibuka 30 Juni 2026
  • Ukir Sejarah Baru, Bek Persib Jadi Pemain Liga 1 Pertama yang Merumput di Piala Dunia
  • Viral Video Duel ala Gladiator Pelajar SMK di Cianjur, Polisi Buka Suara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 27 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Tren Padel Meledak di Indonesia: Potensi Besar, Jangan Ulangi Nasib Swedia

By SusanaJumat, 26 September 2025 14:20 WIB3 Mins Read
llustrasi olahraga padel yang sedang booming di Indonesia.
Ilustrasi olahraga Padel. Foto: Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setelah tren bersepeda (gowes) sempat melanda Indonesia, kini giliran padel yang jadi primadona baru di dunia olahraga tanah air. Permainan raket yang memadukan unsur tenis dan squash ini ramai dibicarakan anak muda hingga selebritas.

Pertanyaannya, akankah hype padel bertahan lama atau akan bernasib sama seperti di Swedia?

Di Negeri Skandinavia itu, industri padel sempat booming antara 2016–2020 dengan pertumbuhan lapangan hingga 1.000%. Namun, ekspansi terlalu cepat dan kurang berkelanjutan membuat pasar jenuh.

Banyak pengusaha padel Swedia terpaksa menutup lapangan karena jumlah pemain tak sebanding dengan fasilitas yang ada.

Bahkan salah satu perusahaan terbesar, We Are Padel, harus menutup sekitar 50% fasilitasnya pada 2022 akibat kerugian besar.

Baca Juga:  Padel, Olahraga Raket Modern yang Kian Digemari di Bandung

Asal-usul dan Ciri Khas Padel

Padel sendiri merupakan olahraga raket yang pertama kali berkembang di Meksiko pada tahun 1969. Permainan ini kemudian menyebar luas ke Spanyol dan negara-negara Eropa lainnya, hingga kini mulai digandrungi di Asia, termasuk Indonesia.

Sekilas, padel terlihat mirip dengan tenis dan squash karena dimainkan menggunakan raket serta bola khusus. Namun yang membedakan adalah lapangan padel lebih kecil dari lapangan tenis dan dikelilingi dinding kaca atau tembok yang justru menjadi bagian dari permainan karena bola dapat memantul ke dinding sebelum dikembalikan.

Permainan padel biasanya dimainkan berpasangan (ganda), sehingga cocok dijadikan olahraga sosial yang menyenangkan. Selain itu, padel dianggap lebih mudah dipelajari dibanding tenis, karena raketnya lebih ringan dan aturan mainnya lebih sederhana.

Baca Juga:  Padel, Olahraga Raket Modern yang Kian Digemari di Bandung

Manfaat Padel untuk Tubuh dan Sosial

Manfaat olahraga ini pun tidak kalah menarik, mulai dari melatih kelincahan, meningkatkan koordinasi tubuh, hingga membakar kalori dalam jumlah cukup banyak.

Tidak heran jika padel kini dilirik banyak orang yang ingin berolahraga sambil tetap bersenang-senang.

Seiring meningkatnya popularitas, beberapa kota besar di Indonesia sudah mulai membuka lapangan padel untuk umum. Dengan tren yang semakin berkembang, bukan tidak mungkin olahraga padel akan menjadi salah satu gaya hidup baru masyarakat urban.

Padel di Indonesia: Peluang dan Tantangan

Di Indonesia, fenomena padel baru dimulai. Lapangan-lapangan padel bermunculan di kota besar, menjadi aktivitas baru yang seru untuk olahraga bareng teman atau kolega. Popularitasnya tak lepas dari keunggulannya:

  • Minim kontak fisik sehingga relatif aman.
  • Bersifat sosial, bisa dimainkan berpasangan.
  • Seru dan strategis, cocok untuk semua usia.
Baca Juga:  Padel, Olahraga Raket Modern yang Kian Digemari di Bandung

Meski begitu, pakar mengingatkan agar pelaku industri padel di Indonesia belajar dari pengalaman Swedia.

Pertumbuhan lapangan, bisnis peralatan, dan event padel harus dirancang berkelanjutan agar tren ini tidak sekadar jadi hype sesaat.

Dengan perencanaan yang tepat, padel berpotensi menjadi olahraga mainstream baru di Indonesia yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif, pariwisata, hingga event olahraga internasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

lapangan padel olahraga padel Padel Indonesia padel tenis permainan padel raket padel sejarah padel tren padel
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Vivo X Fold 6 Bawa Baterai Badak dan Kamera 200 MP, Simak Spesifikasi dan Harganya

Kisah Oma Grace: Menangis di Depan Kamera, Melawan Kekejaman Cyberbullying dengan Doa

Gacha Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem EA Sports FC Mobile Terbaru Sabtu 27 Juni 2026, Banjir Gems dan Pack Gratis

Resmi! Getty Images Gandeng OpenAI, ChatGPT Kini Bakal Tampilkan Gambar Berlisensi

Siapa Cepat Dia Dapat! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 27 Juni 2026, Amankan Token SG2 dan Bundle Langka

Klaim Primogems Gratisan! Ini Daftar Kode Redeem Genshin Impact Terbaru Sabtu 27 Juni 2026 yang Masih Aktif

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.