Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
pembunuhan

Tragis! Perempuan di Bandung Tewas Ditikam Mantan Kakak Ipar, Diduga Karena Dendam Lama

Minggu, 10 Mei 2026 20:03 WIB

Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius

Minggu, 10 Mei 2026 19:22 WIB

Dua Gol Adam Alis Hancurkan Mimpi Juara Persija, Persib Kian Kokoh di Puncak

Minggu, 10 Mei 2026 18:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tragis! Perempuan di Bandung Tewas Ditikam Mantan Kakak Ipar, Diduga Karena Dendam Lama
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Dua Gol Adam Alis Hancurkan Mimpi Juara Persija, Persib Kian Kokoh di Puncak
  • Al Ghazali dan Alyssa Daguise Resmi Jadi Orang Tua, Nama Putrinya Curi Perhatian
  • 4 Rumah Makan Sunda di Bandung Ini Bikin Nagih, Wajib Dicoba saat Liburan
  • NONTON GRATIS? Ini Link Siaran Langsung Persija vs Persib di Stadion Segiri
  • Sinte ‘Sweet Time’ Beredar di Lembang, Polisi Ringkus Dua Pemuda Muda
  • Duel Gengsi! Persib vs Persija di Segiri, Drama Cuaca hingga Absennya Pemain Kunci
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 10 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Trump Kenakan Tarif Impor 32% ke Indonesia, Lebih Tinggi dari Malaysia

By Aga GustianaSelasa, 8 Juli 2025 09:52 WIB2 Mins Read
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Reuters/Carlos Barria)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan penerapan tarif impor baru bagi sejumlah negara, termasuk Indonesia. Melalui sebuah surat resmi yang ia unggah di media sosial pribadinya, Trump menyampaikan bahwa Indonesia akan dikenakan tarif impor sebesar 32%.

Surat tersebut juga dikirimkan kepada beberapa negara anggota ASEAN seperti Myanmar, Laos, Thailand, Malaysia, dan Kamboja. Jika dibandingkan, tarif untuk Indonesia lebih tinggi daripada Malaysia yang dikenai 25%, namun masih lebih rendah dibandingkan Myanmar dan Laos yang dikenai tarif 40%, serta Thailand dan Kamboja yang dikenai 36%.

Dalam unggahan di platform Truth Social pada Selasa (8/7/2025), Trump belum menyertakan informasi mengenai Brunei Darussalam, Filipina, Singapura, dan Vietnam. Namun, khusus untuk Vietnam, Trump telah lebih dulu menyatakan bahwa negara tersebut akan dikenakan tarif sebesar 20%. Tarif tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menurunkan ketegangan perdagangan dengan salah satu mitra dagang utama AS.

Menurut Trump, semua produk asal Vietnam akan terkena bea masuk 20%, sementara barang dari negara lain yang dikirim ulang melalui Vietnam akan dikenai tarif lebih tinggi, yakni 40%. Sebagai bagian dari kesepakatan dagang baru, Vietnam tetap diizinkan mengekspor produk AS dengan tarif nol persen.

Baca Juga:  Pertama Kalinya, 961 Kepala Daerah Dilantik Serentak di Istana Negara Hari Ini

“Saya merasa terhormat mengumumkan bahwa saya baru saja menyelesaikan perjanjian dagang dengan Republik Sosialis Vietnam,” kata Trump, seperti dikutip dari Reuters.

Indonesia Dianggap Menyumbang Defisit Dagang AS

Pemerintah AS akan mulai memberlakukan kebijakan tarif ini per 1 Agustus 2025. Dalam surat yang ditujukan kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, Trump menyebutkan bahwa hubungan dagang antara kedua negara sejatinya kuat, tetapi telah menyebabkan defisit perdagangan di pihak AS.

Baca Juga:  Profil Immanuel Ebenezer, Wamenaker yang Terjerat OTT KPK

Sebagai langkah korektif, Trump menetapkan tarif baru sebesar 32% terhadap seluruh produk asal Indonesia yang masuk ke pasar Amerika Serikat. Ia juga memperingatkan bahwa barang-barang yang dikirim ulang untuk menghindari tarif akan tetap dikenakan bea masuk yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Deklarasi Dukungan, FSAU Kota Bandung Nilai Prabowo Sosok Ikhlas Mengabdi

“Tarif 32% ini masih lebih rendah dari yang seharusnya kami terapkan jika tujuan utamanya adalah menutup defisit perdagangan antara kedua negara,” ujar Trump dalam surat tersebut.

Kebijakan ini menandai langkah lanjutan dari pendekatan proteksionis Trump dalam hubungan dagang internasional, yang sebelumnya sudah memicu berbagai respons dari negara mitra dagang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat Asean ekonomi global Indonesia kebijakan dagang perdagangan internasional Prabowo Subianto tarif impor Trump Vietnam
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

pembunuhan

Tragis! Perempuan di Bandung Tewas Ditikam Mantan Kakak Ipar, Diduga Karena Dendam Lama

peredaran narkoba

Sinte ‘Sweet Time’ Beredar di Lembang, Polisi Ringkus Dua Pemuda Muda

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Bikin Dunia Panik, WHO Buka Fakta Mengejutkan

Satu Gedung Mendadak Hening! Pidato Tanpa Suara Wisudawan Tuli Unpad Ini Bikin Tangis Haru Pecah

Tragedi Persipura vs Adhyaksa FC: 52 Kendaraan Rusak dan Hilang Akibat Ricuh Suporter

Indonesia Bangsa Tertua? Penemuan Candi Adan-Adan Buktikan Ucapan Cak Nun Soal Kejayaan Nusantara

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen
  • Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris dan Murid Viral di TikTok, Waspada Penipuan!
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.