Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kode Redeem FF

Puluhan Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026, Hadiah Skin dan Diamond Menanti!

Minggu, 5 Juli 2026 12:37 WIB

Brasil Tantang Norwegia: Laga Hidup Mati, Haaland Jadi Momok Menakutkan?

Minggu, 5 Juli 2026 12:00 WIB

Persib Panaskan Bursa Transfer! Ragnar dan Notsuda Gabung, Peralta Menyusul?

Minggu, 5 Juli 2026 11:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Puluhan Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026, Hadiah Skin dan Diamond Menanti!
  • Brasil Tantang Norwegia: Laga Hidup Mati, Haaland Jadi Momok Menakutkan?
  • Persib Panaskan Bursa Transfer! Ragnar dan Notsuda Gabung, Peralta Menyusul?
  • Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini 5 Juli 2026: Galeri 24 Ungguli Antam dan UBS
  • KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral
  • Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!
  • Hasil Maroko vs Kanada 3-0: Ounahi Menggila, Singa Atlas Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
  • Minggu Cuan! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 5 Juli 2026 Lewat Fitur DANA Kaget, Langsung Cair
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Trump Kenakan Tarif Impor 32% ke Indonesia, Lebih Tinggi dari Malaysia

By Aga GustianaSelasa, 8 Juli 2025 09:52 WIB2 Mins Read
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: Reuters/Carlos Barria)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan penerapan tarif impor baru bagi sejumlah negara, termasuk Indonesia. Melalui sebuah surat resmi yang ia unggah di media sosial pribadinya, Trump menyampaikan bahwa Indonesia akan dikenakan tarif impor sebesar 32%.

Surat tersebut juga dikirimkan kepada beberapa negara anggota ASEAN seperti Myanmar, Laos, Thailand, Malaysia, dan Kamboja. Jika dibandingkan, tarif untuk Indonesia lebih tinggi daripada Malaysia yang dikenai 25%, namun masih lebih rendah dibandingkan Myanmar dan Laos yang dikenai tarif 40%, serta Thailand dan Kamboja yang dikenai 36%.

Dalam unggahan di platform Truth Social pada Selasa (8/7/2025), Trump belum menyertakan informasi mengenai Brunei Darussalam, Filipina, Singapura, dan Vietnam. Namun, khusus untuk Vietnam, Trump telah lebih dulu menyatakan bahwa negara tersebut akan dikenakan tarif sebesar 20%. Tarif tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menurunkan ketegangan perdagangan dengan salah satu mitra dagang utama AS.

Menurut Trump, semua produk asal Vietnam akan terkena bea masuk 20%, sementara barang dari negara lain yang dikirim ulang melalui Vietnam akan dikenai tarif lebih tinggi, yakni 40%. Sebagai bagian dari kesepakatan dagang baru, Vietnam tetap diizinkan mengekspor produk AS dengan tarif nol persen.

Baca Juga:  Bawa Nama Indonesia, Dado Tak Mau 'Numpang Lewat' di ACL 2

“Saya merasa terhormat mengumumkan bahwa saya baru saja menyelesaikan perjanjian dagang dengan Republik Sosialis Vietnam,” kata Trump, seperti dikutip dari Reuters.

Indonesia Dianggap Menyumbang Defisit Dagang AS

Baca Juga:  Menpora Prediksi Timnas Indonesia Raih Poin Lawan Bahrain: Minimal Imbang

Pemerintah AS akan mulai memberlakukan kebijakan tarif ini per 1 Agustus 2025. Dalam surat yang ditujukan kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, Trump menyebutkan bahwa hubungan dagang antara kedua negara sejatinya kuat, tetapi telah menyebabkan defisit perdagangan di pihak AS.

Sebagai langkah korektif, Trump menetapkan tarif baru sebesar 32% terhadap seluruh produk asal Indonesia yang masuk ke pasar Amerika Serikat. Ia juga memperingatkan bahwa barang-barang yang dikirim ulang untuk menghindari tarif akan tetap dikenakan bea masuk yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Harga Bitcoin Diprediksi Tembus Rp3,3 Miliar di Akhir 2025

“Tarif 32% ini masih lebih rendah dari yang seharusnya kami terapkan jika tujuan utamanya adalah menutup defisit perdagangan antara kedua negara,” ujar Trump dalam surat tersebut.

Kebijakan ini menandai langkah lanjutan dari pendekatan proteksionis Trump dalam hubungan dagang internasional, yang sebelumnya sudah memicu berbagai respons dari negara mitra dagang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat Asean ekonomi global Indonesia kebijakan dagang perdagangan internasional Prabowo Subianto tarif impor Trump Vietnam
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral

Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.