Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Viral Pramuka Calla 30 Menit Heboh di Medsos, Link Telegram Diburu Warganet

Kamis, 25 Juni 2026 05:00 WIB

Son Heung-min Siap Menggila! Korea Selatan Bidik Tiket 32 Besar, Afrika Selatan Terancam Pulang

Kamis, 25 Juni 2026 04:00 WIB

Viral Video 30 Menit ‘Pramuka Cella atau Calla’ Heboh di Media Sosial, Apa Isinya?

Kamis, 25 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Viral Pramuka Calla 30 Menit Heboh di Medsos, Link Telegram Diburu Warganet
  • Son Heung-min Siap Menggila! Korea Selatan Bidik Tiket 32 Besar, Afrika Selatan Terancam Pulang
  • Viral Video 30 Menit ‘Pramuka Cella atau Calla’ Heboh di Media Sosial, Apa Isinya?
  • Banjir Rezeki! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 25 Juni 2026 Melalui Fitur DANA Kaget
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Hari Ini 25 Juni 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Kamis 25 Juni: Temani Waktu Subuh hingga Pagi, Ada Brasil dan Korsel!
  • Viral ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’ Heboh di Media Sosial, Warganet Buru Link Telegram
  • DEMAK GEGER! Sambut Tahun Baru Hijriah dengan Aksi Joget Rok Mini, Gara-Gara Tren?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 25 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Bikin Dunia Panik, WHO Buka Fakta Mengejutkan

By SusanaMinggu, 10 Mei 2026 11:11 WIB3 Mins Read
Foto/Ilustrasi Virus. (Istockphoto).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Munculnya kasus Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius memicu perhatian dunia internasional. Namun, World Health Organization (WHO) menegaskan bahwa situasi ini tidak bisa disamakan dengan awal pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.

Epidemiolog penyakit menular WHO, Maria van Kerkhove, menekankan bahwa pola penularan Hantavirus sangat berbeda dibandingkan virus pernapasan seperti Covid-19 maupun influenza.

“Ini bukan Covid, ini bukan influenza, cara penyebarannya sangat, sangat berbeda,” ujarnya dalam konferensi pers.

WHO: Risiko Global Hantavirus Masih Rendah

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan bahwa hingga saat ini risiko Hantavirus terhadap kesehatan masyarakat global masih berada pada tingkat rendah.

WHO menjelaskan bahwa kasus awal yang terdeteksi berasal dari dua penumpang kapal yang melakukan perjalanan observasi burung di wilayah Argentina, Chile, dan Uruguay, termasuk area yang menjadi habitat hewan pengerat pembawa virus.

Baca Juga:  Hantavirus Ramai Dibahas, Populasi Tikus Perkotaan Bandung Jadi Sorotan

Selain itu, WHO juga menerima laporan adanya sejumlah orang lain yang menunjukkan gejala setelah kontak dengan kasus terkonfirmasi.

Karena masa inkubasi Hantavirus dapat mencapai enam minggu, kemungkinan tambahan kasus masih dapat terjadi dalam waktu dekat.

Sudah Ada Kasus Kematian, Pelacakan Kontak Diperketat

Hingga Kamis, 7 Mei 2026, WHO melaporkan bahwa dari delapan kasus dugaan, lima di antaranya telah terkonfirmasi positif Hantavirus.

Dari jumlah tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk seorang perempuan asal Belanda berusia 69 tahun, suaminya, serta seorang perempuan asal Jerman.

Kasus ini kemudian memicu pelacakan kontak besar-besaran oleh berbagai negara, termasuk Inggris, Afrika Selatan, Belanda, Amerika Serikat, dan Swiss.

Baca Juga:  Hantavirus Ramai Dibahas, Populasi Tikus Perkotaan Bandung Jadi Sorotan

Kepala petugas ilmiah UK Health Security Agency, Robin May, menyebut proses pelacakan kontak menjadi pekerjaan besar yang masih berlangsung.

Negara-Negara Lakukan Pemantauan Penumpang Kapal

Sejumlah negara telah meningkatkan pengawasan terhadap penumpang kapal yang sudah kembali ke negara masing-masing.

Di Inggris, beberapa penumpang menjalani isolasi mandiri meski tidak menunjukkan gejala. Sementara di Amerika Serikat, otoritas kesehatan di Georgia dan Arizona juga memantau beberapa penumpang yang kembali dari perjalanan tersebut.

Hingga kini, sebagian besar orang yang dipantau dilaporkan dalam kondisi tanpa gejala.

Penularan Hantavirus Masih Dalam Kajian Ilmiah

Para ahli menjelaskan bahwa Hantavirus umumnya menular melalui hewan pengerat, terutama melalui paparan urine, air liur, atau kotoran tikus yang terkontaminasi di lingkungan tertentu.

Baca Juga:  Hantavirus Ramai Dibahas, Populasi Tikus Perkotaan Bandung Jadi Sorotan

Penularan antarmanusia memang memungkinkan pada jenis tertentu, namun tidak semudah virus pernapasan seperti flu atau Covid-19.

Hingga saat ini, sumber pasti wabah di kapal MV Hondius masih dalam tahap penyelidikan.

WHO Imbau Waspada Tanpa Panik

Meski situasi ini menjadi perhatian global, WHO menegaskan masyarakat tidak perlu panik.

Namun, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama bagi pelancong yang berada di wilayah dengan risiko paparan hewan pengerat.

Pemerintah dan lembaga kesehatan di berbagai negara terus memantau perkembangan kasus untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Wabah Hantavirus di kapal MV Hondius menjadi pengingat bahwa penyakit zoonosis masih menjadi ancaman kesehatan global. Meski demikian, WHO menegaskan bahwa risiko penyebaran global masih rendah dan situasi ini tidak dapat disamakan dengan pandemi Covid-19.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita kesehatan dunia Hantavirus MV Hondius Maria van Kerkhove pandemi global penyakit zoonosis Tedros Adhanom Ghebreyesus update WHO virus tikus wabah virus terbaru 2026 WHO Hantavirus
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

DEMAK GEGER! Sambut Tahun Baru Hijriah dengan Aksi Joget Rok Mini, Gara-Gara Tren?

Pedagang Keluhkan Pembongkaran Lapak di Bandung, Minta Pemerintah Beri Solusi Relokasi

Isu Sekolah Swasta Tahan Ijazah Memanas, Dedi Mulyadi Berang dan Tantang Audit: Sebutin Sekolahnya!

Polisi yang Tangkap Taufik Hidayat, Dedi Mulyadi Khawatir Hadiah Rp250 Juta Langgar Aturan Aparat

Dedi Mulyadi Soroti Kasus Taufik Hidayat, Minta Pengawasan Lingkungan dan Keluarga Diperketat

Ogah Ambil Uang Sayembara KDM, Mantan Bos Taufik Hidayat Minta Rp250 Juta Dialihkan untuk YTR

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.