Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni

Selasa, 13 Oktober 2026 05:00 WIB

Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau

Selasa, 13 Oktober 2026 04:00 WIB
Bansos

Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini

Selasa, 13 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni
  • Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau
  • Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini
  • Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 6 Kuliner Legendaris Sukabumi yang Selalu Diincar Wisatawan
  • PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online
  • Nasib PMI Asal Cililin di Dubai Bikin Keluarga Cemas, Komunikasi Terputus usai Minta Pertolongan
  • Persib Wajib Manfaatkan Celah Viettel FC, Performa Klub Vietnam Disorot Media Lokal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Bikin Dunia Panik, WHO Buka Fakta Mengejutkan

By SusanaMinggu, 10 Mei 2026 11:11 WIB3 Mins Read
Foto/Ilustrasi Virus. (Istockphoto).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Munculnya kasus Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius memicu perhatian dunia internasional. Namun, World Health Organization (WHO) menegaskan bahwa situasi ini tidak bisa disamakan dengan awal pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.

Epidemiolog penyakit menular WHO, Maria van Kerkhove, menekankan bahwa pola penularan Hantavirus sangat berbeda dibandingkan virus pernapasan seperti Covid-19 maupun influenza.

“Ini bukan Covid, ini bukan influenza, cara penyebarannya sangat, sangat berbeda,” ujarnya dalam konferensi pers.

WHO: Risiko Global Hantavirus Masih Rendah

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan bahwa hingga saat ini risiko Hantavirus terhadap kesehatan masyarakat global masih berada pada tingkat rendah.

WHO menjelaskan bahwa kasus awal yang terdeteksi berasal dari dua penumpang kapal yang melakukan perjalanan observasi burung di wilayah Argentina, Chile, dan Uruguay, termasuk area yang menjadi habitat hewan pengerat pembawa virus.

Selain itu, WHO juga menerima laporan adanya sejumlah orang lain yang menunjukkan gejala setelah kontak dengan kasus terkonfirmasi.

Karena masa inkubasi Hantavirus dapat mencapai enam minggu, kemungkinan tambahan kasus masih dapat terjadi dalam waktu dekat.

Sudah Ada Kasus Kematian, Pelacakan Kontak Diperketat

Hingga Kamis, 7 Mei 2026, WHO melaporkan bahwa dari delapan kasus dugaan, lima di antaranya telah terkonfirmasi positif Hantavirus.

Dari jumlah tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk seorang perempuan asal Belanda berusia 69 tahun, suaminya, serta seorang perempuan asal Jerman.

Kasus ini kemudian memicu pelacakan kontak besar-besaran oleh berbagai negara, termasuk Inggris, Afrika Selatan, Belanda, Amerika Serikat, dan Swiss.

Kepala petugas ilmiah UK Health Security Agency, Robin May, menyebut proses pelacakan kontak menjadi pekerjaan besar yang masih berlangsung.

Negara-Negara Lakukan Pemantauan Penumpang Kapal

Sejumlah negara telah meningkatkan pengawasan terhadap penumpang kapal yang sudah kembali ke negara masing-masing.

Di Inggris, beberapa penumpang menjalani isolasi mandiri meski tidak menunjukkan gejala. Sementara di Amerika Serikat, otoritas kesehatan di Georgia dan Arizona juga memantau beberapa penumpang yang kembali dari perjalanan tersebut.

Hingga kini, sebagian besar orang yang dipantau dilaporkan dalam kondisi tanpa gejala.

Penularan Hantavirus Masih Dalam Kajian Ilmiah

Para ahli menjelaskan bahwa Hantavirus umumnya menular melalui hewan pengerat, terutama melalui paparan urine, air liur, atau kotoran tikus yang terkontaminasi di lingkungan tertentu.

Penularan antarmanusia memang memungkinkan pada jenis tertentu, namun tidak semudah virus pernapasan seperti flu atau Covid-19.

Hingga saat ini, sumber pasti wabah di kapal MV Hondius masih dalam tahap penyelidikan.

WHO Imbau Waspada Tanpa Panik

Meski situasi ini menjadi perhatian global, WHO menegaskan masyarakat tidak perlu panik.

Namun, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama bagi pelancong yang berada di wilayah dengan risiko paparan hewan pengerat.

Pemerintah dan lembaga kesehatan di berbagai negara terus memantau perkembangan kasus untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Wabah Hantavirus di kapal MV Hondius menjadi pengingat bahwa penyakit zoonosis masih menjadi ancaman kesehatan global. Meski demikian, WHO menegaskan bahwa risiko penyebaran global masih rendah dan situasi ini tidak dapat disamakan dengan pandemi Covid-19.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini

Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online

Nasib PMI Asal Cililin di Dubai Bikin Keluarga Cemas, Komunikasi Terputus usai Minta Pertolongan

Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI

Misteri Pria Hilang di Cimahi Berakhir, Ditemukan Meninggal di Persawahan Cipatat

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.