Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi isi BBM

Stok BBM di Kota Bandung Terkendali, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

Selasa, 31 Maret 2026 21:00 WIB

Link Asli Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Sudah Beredar? Waspada Jebakan Ini

Selasa, 31 Maret 2026 20:46 WIB

Dulu Dihujat Kini Dipuja! Curhat Haru Beckham Putra Usai Berjuang Mati-matian untuk Timnas Indonesia

Selasa, 31 Maret 2026 20:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Stok BBM di Kota Bandung Terkendali, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying
  • Link Asli Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Sudah Beredar? Waspada Jebakan Ini
  • Dulu Dihujat Kini Dipuja! Curhat Haru Beckham Putra Usai Berjuang Mati-matian untuk Timnas Indonesia
  • Fokus Juara! Marc Klok Bongkar Kesiapan Persib Jelang Laga Penting
  • Dedi Mulyadi Klaim 90 Persen Masalah Bandung Zoo Tuntas, Tinggal Cari Pengelola Baru
  • Wajib Coba! 4 Aktivitas Seru di Bandung Ini Bikin Akhir Pekan Gak Ngebosenin
  • Siapa Terfi Meisya? Sosok Bocah Ajaib Lampung yang Bikin Atlet 78 Negara Takjub di World Junior Wushu 2026
  • Turun ke Jalan! Ratusan Ojol Protes Kebijakan Gerbang Unpad
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 31 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Turun ke Jalan! Ratusan Ojol Protes Kebijakan Gerbang Unpad

By SusanaSelasa, 31 Maret 2026 19:46 WIB3 Mins Read
Ribuan pengemudi ojol melakukan aksi damai di depan Istana Merdeka, 20 Mei 2025.
Ilustrasi, Ojol. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Universitas Padjadjaran (Universitas Padjadjaran) memberikan klarifikasi terkait kebijakan sistem gerbang berbasis QR Code yang sempat menjadi sorotan usai aksi pengemudi ojek online (ojol) di Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Selasa (31/3/2026).

Kebijakan ini sebelumnya memicu protes dari sejumlah pengemudi ojol karena dinilai menambah jarak tempuh menuju titik penjemputan maupun pengantaran di dalam area kampus.

Sistem QR Code SAUNPAD untuk Keamanan Kampus

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menjelaskan bahwa sistem tersebut merupakan bagian dari aplikasi SAUNPAD yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan kampus.

Sistem ini mewajibkan sivitas akademika melakukan pemindaian QR Code saat keluar-masuk kampus sebagai bentuk pengelolaan akses kendaraan.

“Tujuan awal dari sistem ini untuk meningkatkan keamanan. Melalui sistem ini, sivitas akademika melakukan pemindaian QR Code untuk keluar masuk kampus sebagai bagian dari pengelolaan akses,” ujar Dandi di Sumedang.

Baca Juga:  BEM Kema Unpad Harap Aksi 'Jakarta Lautan Api' Jadi Pemantik Semangat Mahasiswa di Daerah

Akses Tetap Dibuka untuk Pengunjung Tanpa Aplikasi

Meski berbasis digital, Unpad menegaskan bahwa akses kampus tetap terbuka untuk masyarakat umum.

Pengunjung yang tidak memiliki akses aplikasi tetap dapat masuk melalui Gerbang C dengan mekanisme pelaporan kepada petugas keamanan.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga untuk pengemudi ojol, kurir, tamu, hingga alumni.

Protes Ojol: Dinilai Menambah Jarak dan Waktu Tempuh

Kebijakan tersebut memunculkan keluhan dari para pengemudi ojek online. Mereka menilai sistem baru itu berdampak langsung pada efisiensi perjalanan, terutama saat harus menjemput atau mengantar penumpang di dalam area kampus.

Sejumlah pengemudi menyebut rute yang harus ditempuh menjadi lebih panjang, sehingga waktu pelayanan meningkat dan berdampak pada pendapatan harian.

Baca Juga:  Zita Anjani Anak Zulhas dan Rangkaian Kontroversi yang Mengundang Kritik Netizen

Situasi ini kemudian menjadi perhatian publik, terutama di media sosial, yang ikut menyoroti kebijakan akses kampus tersebut.

Unpad Buka Gerbang Tambahan dan Evaluasi Kebijakan

Menanggapi dinamika tersebut, Unpad akhirnya mengambil langkah penyesuaian sementara.

Pihak kampus membuka akses tambahan melalui Gerbang D atau Pintu Tugu Makalangan selama lima hari ke depan sambil melakukan evaluasi menyeluruh.

Selain itu, Unpad juga berencana menggelar dialog dengan perwakilan pengemudi ojek online untuk mencari solusi terbaik yang lebih seimbang.

“Unpad juga akan mengundang perwakilan pengemudi ojek online untuk melakukan dengar pendapat guna mencari solusi terbaik,” tambah Dandi.

Dishub Juga Lakukan Penyesuaian Rekayasa Lalu Lintas

Di sisi lain, Dinas Perhubungan juga melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jatinangor, termasuk penutupan putaran di kawasan Pangdam lama.

Baca Juga:  Drummer Legendaris Gilang Ramadhan Pulang Kampung, Siap Majukan Sumedang Lewat Budaya

Kebijakan tersebut sebelumnya turut menuai perhatian dari pengemudi ojol karena berdampak pada perubahan rute perjalanan.

Namun, Dishub menjelaskan bahwa langkah itu diambil karena titik tersebut kerap menjadi lokasi pelanggaran lalu lintas, terutama pengendara yang memotong arus dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Sebagai tindak lanjut, akses di lokasi tersebut kini dibuka kembali sementara untuk evaluasi bersama pihak terkait.

Harapan Solusi Seimbang untuk Semua Pihak

Unpad berharap dalam masa evaluasi lima hari ke depan, akan ditemukan solusi yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban kampus, tetapi juga tetap mengakomodasi kebutuhan mobilitas para pengemudi ojek online.

Kebijakan ini diharapkan menjadi titik temu antara sistem keamanan digital kampus dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gerbang Unpad kebijakan kampus ojek online Unpad ojol Jatinangor rekayasa lalu lintas Jatinangor SAUNPAD QR Code Sumedang Universitas Padjadjaran Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi isi BBM

Stok BBM di Kota Bandung Terkendali, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

Bandung Zoo

Dedi Mulyadi Klaim 90 Persen Masalah Bandung Zoo Tuntas, Tinggal Cari Pengelola Baru

Siapa Terfi Meisya? Sosok Bocah Ajaib Lampung yang Bikin Atlet 78 Negara Takjub di World Junior Wushu 2026

Ilustrasi isi BBM

Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

Kebakaran Hebat di Cidadap Bandung! Satu Rumah Ludes Dilalap Api

Remaja Hilang di Gunung Guntur, MR Ditemukan dalam Kondisi Tak Wajar

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.