Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Kamis, 29 Oktober 2026 21:11 WIB

Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo

Kamis, 29 Oktober 2026 21:06 WIB

Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory

Kamis, 29 Oktober 2026 20:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa
  • Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo
  • Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory
  • Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin
  • Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98
  • Miris! Pasien Kanker di Cililin Ditandu Lebih dari Sejam karena Ambulans Tak Bisa Masuk
  • Baru Hajar Melbourne Victory, Persib Justru Kehilangan Igor Tolic di Super League
  • Selalu Bawa Celurit dan Hobi Ajak Tawuran, Ini Pengakuan Pelaku Pembacokan Bobotoh
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Stok BBM di Kota Bandung Terkendali, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

By SusanaSelasa, 31 Maret 2026 21:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi isi BBM
Ilustrasi isi BBM. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bakar gas (BBG) bersubsidi di Kota Bandung dalam kondisi aman, stabil, dan terkendali.

Ia menegaskan hingga saat ini tidak ada kebijakan dari pemerintah pusat yang mengarah pada penyesuaian atau kenaikan harga BBM maupun BBG bersubsidi dalam waktu dekat.

Pasokan Energi Dipastikan Aman dan Stabil

Menurut Farhan, kondisi suplai energi di Kota Bandung saat ini masih sangat terkendali, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sektor industri.

Ia menyebut adanya jaminan dari pemerintah pusat membuat situasi energi tetap kondusif dan masyarakat tidak perlu khawatir.

“Secara umum kita masih dalam kondisi optimis. Suplai BBM dan BBG untuk kebutuhan industri maupun rumah tangga terjaga. Jaminan dari Menteri Keuangan ini membuat kita semua lebih tenang, tidak perlu deg-degan,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (30/3/2026).

Baca Juga:  Farhan Targetkan Angkot Cerdas Gantikan Trayek Usang di Kota Bandung

Imbauan Waspada Panic Buying BBM Subsidi

Meski kondisi pasokan aman, Farhan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, terutama terhadap BBM subsidi seperti Pertalite.

Ia menegaskan bahwa stok energi di wilayah Kota Bandung masih mencukupi dan distribusinya berjalan normal.

“Kita harus meyakinkan masyarakat bahwa stok aman. Jangan sampai ada panic buying, baik BBM maupun BBG,” tegasnya.

Distribusi BBM Jabar Diminta Tetap Optimal

Baca Juga:  Air Sungai Cikapundung Bakal Dikaji Jadi Sumber Air Baku Kota Bandung

Farhan juga meminta seluruh daerah di Jawa Barat untuk memastikan infrastruktur distribusi BBM tetap berjalan optimal agar tidak terjadi gangguan pasokan di lapangan.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada instruksi dari pemerintah pusat terkait kebijakan konversi energi dari BBM ke listrik sebagai langkah penghematan.

Pemkot Bandung Dorong Energi Ramah Lingkungan dari Sampah

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung mulai fokus pada pengembangan energi alternatif berbasis lingkungan sebagai solusi jangka panjang.

Farhan menjelaskan bahwa Pemkot Bandung saat ini tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pemanfaatan sampah menjadi energi listrik.

Salah satu proyek strategis yang sedang disiapkan adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di kawasan Bandung Raya.

Baca Juga:  Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Lokasi pengembangan tidak hanya di Legok Nangka dan Sarimukti, tetapi juga didorong di kawasan Eks TPA Jelekong, Kabupaten Bandung.

“Kami akan koordinasi dengan pemerintah pusat. Ini penting untuk solusi jangka panjang, khususnya energi berbasis lingkungan,” jelas Farhan.

Fokus Jangka Panjang: Energi dan Lingkungan

Program PSEL ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung ketersediaan energi regional di masa depan.

Dengan konsep energi berkelanjutan, Bandung Raya diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mulai beralih ke sumber energi ramah lingkungan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo

Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98

Miris! Pasien Kanker di Cililin Ditandu Lebih dari Sejam karena Ambulans Tak Bisa Masuk

Selalu Bawa Celurit dan Hobi Ajak Tawuran, Ini Pengakuan Pelaku Pembacokan Bobotoh

PKL Bandung Wajib Tahu! Lapak Permanen Dilarang, Jualan Maksimal 12 Jam

Tagih Janji Aksi 20 Oktober, Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Gedung DPRD Jabar

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.