Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cerita Relawan Indonesia yang Sempat ‘Diculik’ Israel: Disetrum hingga Dipukul Selama Ditahan

Jumat, 22 Mei 2026 15:30 WIB

Pemotor Nekat Terobos Palang hingga Kereta Berhenti Mendadak, Farhan: Sabar!

Jumat, 22 Mei 2026 15:14 WIB

Disentil Netizen Malaysia Soal IQ di Bawah 78, Video Kelulusan SMA Indonesia Berujung Malu Nasional!

Jumat, 22 Mei 2026 15:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cerita Relawan Indonesia yang Sempat ‘Diculik’ Israel: Disetrum hingga Dipukul Selama Ditahan
  • Pemotor Nekat Terobos Palang hingga Kereta Berhenti Mendadak, Farhan: Sabar!
  • Disentil Netizen Malaysia Soal IQ di Bawah 78, Video Kelulusan SMA Indonesia Berujung Malu Nasional!
  • Kabar Buruk bagi Persib? Malut United Kehilangan 9 Pemain Inti Jelang Lawan Borneo FC
  • Pesan Menohok Bojan Hodak Jelang Laga Penentu Persib: Setop Bahas Konvoi, Kita Belum Juara!
  • Pecah Tangis Cristiano Ronaldo Usai Bawa Al Nassr Juara: Penebusan Sempurna di Tanah Arab
  • Podomoro Park Gandeng PT Bakul Nasi Bersama, Hadirkan Kampung Kecil ke-69 di Bandung Selatan
  • Polemik Donasi Palestina Viral! Pengakuan Mengejutkan Warga Asli Gaza Bikin Geger
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 22 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Turun ke Jalan! Ratusan Ojol Protes Kebijakan Gerbang Unpad

By SusanaSelasa, 31 Maret 2026 19:46 WIB3 Mins Read
Ribuan pengemudi ojol melakukan aksi damai di depan Istana Merdeka, 20 Mei 2025.
Ilustrasi, Ojol. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Universitas Padjadjaran (Universitas Padjadjaran) memberikan klarifikasi terkait kebijakan sistem gerbang berbasis QR Code yang sempat menjadi sorotan usai aksi pengemudi ojek online (ojol) di Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Selasa (31/3/2026).

Kebijakan ini sebelumnya memicu protes dari sejumlah pengemudi ojol karena dinilai menambah jarak tempuh menuju titik penjemputan maupun pengantaran di dalam area kampus.

Sistem QR Code SAUNPAD untuk Keamanan Kampus

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menjelaskan bahwa sistem tersebut merupakan bagian dari aplikasi SAUNPAD yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan kampus.

Sistem ini mewajibkan sivitas akademika melakukan pemindaian QR Code saat keluar-masuk kampus sebagai bentuk pengelolaan akses kendaraan.

“Tujuan awal dari sistem ini untuk meningkatkan keamanan. Melalui sistem ini, sivitas akademika melakukan pemindaian QR Code untuk keluar masuk kampus sebagai bagian dari pengelolaan akses,” ujar Dandi di Sumedang.

Baca Juga:  Liburan ke Sumedang? Ini Tempat Makan Keluarga Favorit yang Wajib Dicoba!

Akses Tetap Dibuka untuk Pengunjung Tanpa Aplikasi

Meski berbasis digital, Unpad menegaskan bahwa akses kampus tetap terbuka untuk masyarakat umum.

Pengunjung yang tidak memiliki akses aplikasi tetap dapat masuk melalui Gerbang C dengan mekanisme pelaporan kepada petugas keamanan.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi mahasiswa dan dosen, tetapi juga untuk pengemudi ojol, kurir, tamu, hingga alumni.

Protes Ojol: Dinilai Menambah Jarak dan Waktu Tempuh

Kebijakan tersebut memunculkan keluhan dari para pengemudi ojek online. Mereka menilai sistem baru itu berdampak langsung pada efisiensi perjalanan, terutama saat harus menjemput atau mengantar penumpang di dalam area kampus.

Sejumlah pengemudi menyebut rute yang harus ditempuh menjadi lebih panjang, sehingga waktu pelayanan meningkat dan berdampak pada pendapatan harian.

Baca Juga:  Ratusan Rumah Rusak Dampak Terjangan Angin Puting Beliung di Sumedang

Situasi ini kemudian menjadi perhatian publik, terutama di media sosial, yang ikut menyoroti kebijakan akses kampus tersebut.

Unpad Buka Gerbang Tambahan dan Evaluasi Kebijakan

Menanggapi dinamika tersebut, Unpad akhirnya mengambil langkah penyesuaian sementara.

Pihak kampus membuka akses tambahan melalui Gerbang D atau Pintu Tugu Makalangan selama lima hari ke depan sambil melakukan evaluasi menyeluruh.

Selain itu, Unpad juga berencana menggelar dialog dengan perwakilan pengemudi ojek online untuk mencari solusi terbaik yang lebih seimbang.

“Unpad juga akan mengundang perwakilan pengemudi ojek online untuk melakukan dengar pendapat guna mencari solusi terbaik,” tambah Dandi.

Dishub Juga Lakukan Penyesuaian Rekayasa Lalu Lintas

Di sisi lain, Dinas Perhubungan juga melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jatinangor, termasuk penutupan putaran di kawasan Pangdam lama.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Hasil Tes Kejiwaan Dokter PPDS Pemerkosa Anak Pasien: Diduga Kelainan Seksual

Kebijakan tersebut sebelumnya turut menuai perhatian dari pengemudi ojol karena berdampak pada perubahan rute perjalanan.

Namun, Dishub menjelaskan bahwa langkah itu diambil karena titik tersebut kerap menjadi lokasi pelanggaran lalu lintas, terutama pengendara yang memotong arus dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Sebagai tindak lanjut, akses di lokasi tersebut kini dibuka kembali sementara untuk evaluasi bersama pihak terkait.

Harapan Solusi Seimbang untuk Semua Pihak

Unpad berharap dalam masa evaluasi lima hari ke depan, akan ditemukan solusi yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban kampus, tetapi juga tetap mengakomodasi kebutuhan mobilitas para pengemudi ojek online.

Kebijakan ini diharapkan menjadi titik temu antara sistem keamanan digital kampus dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gerbang Unpad kebijakan kampus ojek online Unpad ojol Jatinangor rekayasa lalu lintas Jatinangor SAUNPAD QR Code Sumedang Universitas Padjadjaran Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cerita Relawan Indonesia yang Sempat ‘Diculik’ Israel: Disetrum hingga Dipukul Selama Ditahan

Pemotor Nekat Terobos Palang hingga Kereta Berhenti Mendadak, Farhan: Sabar!

Buktikan BoP Ada Gunanya! MUI Minta Pemerintah Desak Pembebasan Relawan yang Diculik Israel

PMII Jabar Kritik Kebijakan Dedi Mulyadi: Pembangunan Terlalu Fokus Infrastruktur, Abai Kebutuhan Dasar

Viral Video Menteri Israel Olok-olok Ratusan Aktivis Kemanusiaan Gaza yang Diikat dan Dipaksa Berlutut

Seolah Menyentuh Langsung, Detail Foto Resolusi Tinggi Hajar Aswad Ini Bikin Merinding

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.