Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 21:35 WIB

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Selasa, 13 Oktober 2026 20:35 WIB

Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two

Selasa, 13 Oktober 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
  • Igor Tolic Soroti Kekuatan Cong Viettel, Persib Siapkan Strategi Khusus
  • Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa
  • Erick Thohir Buka Opsi Baru! Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan di Luar Jazirah Arab
  • Sasar Mahasiswa Jabar, inDrive Rampungkan Edukasi Keselamatan Berkendara ‘Drive Your Future Phase 2’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siapa Terfi Meisya? Sosok Bocah Ajaib Lampung yang Bikin Atlet 78 Negara Takjub di World Junior Wushu 2026

By SusanaSelasa, 31 Maret 2026 19:51 WIB4 Mins Read
Terfi Meisya, siswi SD asal Lampung yang raih perak di World Junior Wushu Championships 2026. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah dominasi atlet-atlet dunia yang datang dengan pengalaman dan jam terbang tinggi, nama seorang anak Indonesia tiba-tiba mencuri perhatian.

Ia adalah Terfi Meisya, siswi SD Negeri 2 Sawah Brebes, Bandar Lampung, yang sukses mengukir prestasi membanggakan dengan meraih medali perak di ajang World Junior Wushu Championships 2026.

Kejuaraan yang digelar di Tianjin Olympic Center Gymnasium itu bukan sekadar kompetisi biasa. Lebih dari 1.100 atlet dari 78 negara dan wilayah ikut ambil bagian. Mereka datang membawa mimpi besar: menjadi yang terbaik di dunia.

Di antara ribuan atlet tersebut, Terfi yang masih duduk di bangku sekolah dasar berhasil berdiri sejajar, bahkan hampir menjadi yang terbaik.

Selisih 0,016 Poin: Antara Emas dan Perak

Turun di nomor Girls Children Jianshu (taolu pedang), Terfi tampil penuh percaya diri. Setiap gerakan yang ia lakukan mencerminkan latihan panjang, disiplin, dan keberanian.

Ia mencatatkan skor 8.480 angka yang sangat tinggi untuk kategori usia dini.

Namun, nasib berkata lain. Medali emas diraih atlet Macau, Wong Weng Ian, dengan skor 8.496. Selisihnya hanya 0,016 poin jarak yang nyaris tak terlihat, namun cukup menentukan.

Di bawah Terfi, atlet Jepang Hoshino Yuna mencatatkan 8.466, disusul atlet Vietnam Minh Phuong Nguyen dengan 8.463.

Selisih tipis ini justru menjadi bukti bahwa Terfi tidak sekadar ikut serta. Ia benar-benar bersaing di level tertinggi.

Dari Lampung ke Dunia: Perjalanan Panjang Seorang Anak

Di balik gemerlap podium, ada perjalanan panjang yang tidak terlihat.

Terfi merupakan atlet binaan Sasana Xiao Yao Lampung, di bawah arahan pelatih Ardyan Mahaddi. Latihan rutin, pengorbanan waktu bermain, hingga konsistensi sejak usia dini menjadi bagian dari prosesnya.

Bagi seorang anak, memilih jalan sebagai atlet bukanlah hal mudah. Ada banyak momen yang harus dikorbankan waktu bermain, waktu santai, bahkan kenyamanan.

Namun Terfi memilih bertahan. Dan hari itu, di Tianjin, pilihannya terbayar.

Pembinaan Daerah Mulai Berbuah Hasil

Prestasi Terfi menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di daerah, khususnya Lampung, mulai menunjukkan hasil nyata.

Ketua Pengprov Wushu Lampung, Indra Halim, mengungkapkan rasa bangganya.

“Pencapaian Terfi memberikan semangat bagi kita semua untuk terus berlatih dan mengejar prestasi,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya milik Terfi, tetapi juga hasil kerja kolektif, pelatih, keluarga, hingga sistem pembinaan yang berjalan.

Ia berharap prestasi ini dapat terus berlanjut, terlebih Lampung tengah bersiap menjadi tuan rumah PON XXIII 2032.

Sinyal Kuat Menuju Masa Depan Wushu Indonesia

Apresiasi juga datang dari Ketua KONI Lampung, Taufik Hidayat. Ia menyebut Terfi sebagai salah satu talenta muda yang harus dijaga dan dikembangkan.

Lampung, kata dia, memiliki potensi besar di cabang wushu. Nama-nama seperti Gavriel Bryan Wijaya dan Kiara Citra Kalista menjadi bukti bahwa daerah ini mampu melahirkan atlet berkelas.

“Ke depan, mereka diharapkan menjadi tulang punggung dalam mendulang medali,” katanya.

Dengan banyaknya nomor yang dipertandingkan di cabang wushu, peluang untuk meraih prestasi di tingkat nasional hingga internasional semakin terbuka.

Banjir Dukungan Warganet: Haru, Bangga, dan Doa

Prestasi Terfi tidak hanya menggema di arena pertandingan, tetapi juga di dunia maya.

Unggahan tentang dirinya di Instagram @satulampung.id dipenuhi komentar yang menyentuh hati. Banyak warganet yang merasa bangga, bahkan terharu melihat perjuangan seorang anak kecil yang mampu mengharumkan nama Indonesia.

“Sehat-sehat ya nak… semangat… aku percaya esok akan banyak prestasi yang kamu raih buat bahagia orang tuamu,” tulis akun @lia***

“Lanjutkan dan harus sering ikut kejuaraan luar negeri supaya makin diperhitungkan. Selamat buat kamu dan Wushu Lampung,” tulis akun @lin***

“Terima kasih ya adik sayang… telah mengharumkan nama bangsa dan negara kita Indonesia,” tulis akun @gem***

Tak sedikit pula yang mengaku meneteskan air mata melihat perjuangan Terfi.

“Ini bukan cuma soal menang, tapi soal perjuangan anak kecil yang luar biasa. Bangga banget,” tulis warganet lainnya.

Komentar-komentar tersebut menjadi bukti bahwa olahraga mampu menyatukan emosi banyak orang, bangga, haru, sekaligus harapan.

Lebih dari Sekadar Medali

Medali perak yang diraih Terfi mungkin terlihat sebagai “peringkat kedua”. Namun di balik itu, ada makna yang jauh lebih besar.

Ini adalah cerita tentang keberanian seorang anak untuk bermimpi besar. Tentang kerja keras yang dilakukan sejak usia dini. Tentang bagaimana dukungan keluarga dan lingkungan bisa melahirkan prestasi dunia.

Selisih 0,016 poin bukanlah kekalahan. Justru itu adalah tanda bahwa ia sudah sangat dekat dengan puncak.

Dan bagi banyak orang, Terfi Meisya bukan sekadar peraih medali perak. Ia adalah simbol harapan.

Masa Depan Masih Panjang, Peluang Masih Terbuka

Dengan usia yang masih sangat muda, perjalanan Terfi masih panjang. Ajang ini bahkan menjadi bagian dari seleksi menuju Youth Olympic Games Dakar 2026.

Jika pembinaan terus berjalan dan dukungan tidak terputus, bukan tidak mungkin nama Terfi akan kembali muncul, bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai juara dunia.

Dan ketika hari itu datang, publik mungkin akan kembali mengingat satu momen:

Saat seorang anak dari Lampung hampir menyentuh emas dunia dan membuka harapan besar bagi masa depan olahraga Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.