Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis

Sabtu, 15 Agustus 2026 01:00 WIB
El Nino

Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 21:22 WIB

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Jumat, 14 Agustus 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis
  • Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan
  • Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu
  • Persib Kena Sanksi Berat AFC, Denda Rp3,57 Miliar dan Dua Laga Tanpa Penonton
  • Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun
  • Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS
  • Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!
  • Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

UAH Bahas Sikap Makmum saat Imam Membaca Doa Qunut dalam Sholat Subuh

By SusanaSenin, 20 Januari 2025 15:15 WIB2 Mins Read
Ustadz Adi Hidayat. (Foto: Muhammadiyah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam sholat subuh berjamaah, kadang muncul perbedaan kebiasaan antara imam dan makmum, salah satunya terkait dengan doa qunut.

Banyak makmum yang tidak terbiasa dengan doa qunut yang dibaca oleh imam, sehingga hal ini sering menjadi pertanyaan.

Ustadz Adi Hidayat (UAH), memberikan penjelasan tentang sikap yang sebaiknya diambil oleh makmum dalam situasi tersebut.

Dalam salah satu kajiannya, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan dengan tegas bagaimana seharusnya makmum bersikap.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, makmum wajib mengikuti imam dalam sholat berjamaah. Jika imam membaca doa qunut, maka makmum cukup mengaminkan doa tersebut tanpa perlu mengangkat tangan, terutama jika merasa tidak terbiasa dengan tindakan tersebut.

“Jika imam qunut, antum ikut qunut sebagai makmum dengan mengaminkan. Selesai persoalan,” ujar UAH, dikutip dari YouTube @Tasya_izoel, Senin (20/1/2025).

Ia juga menambahkan bahwa pengangkatan tangan saat doa qunut bukanlah kewajiban, melainkan hanya salah satu adab dalam berdoa.

Lebih lanjut, Ustadz Adi Hidayat menekankan bahwa prinsip utama dalam sholat berjamaah adalah mengikuti imam.

“Makmum itu tugasnya mengikuti imam. Imam ruku, antum ruku. Imam sujud, antum sujud. Imam baca qunut, antum ikut qunut,” jelasnya.

Namun, jika makmum merasa ragu atau tidak memahami bacaan qunut, Ustadz Adi Hidayat menyarankan agar makmum cukup mengikuti doa tersebut tanpa perlu mengangkat tangan atau mengucapkan amin dengan keras.

Ustadz Adi Hidayat juga menegaskan bahwa tidak perlu melakukan sujud sahwi jika imam membaca doa qunut sementara makmum tidak terbiasa dengan doa tersebut.

“Kalau imam qunut, antum tidak qunut, nggak apa-apa. Kalau imam tidak qunut, antum juga tidak perlu qunut. Selesai. Gampang, sebetulnya,” katanya.

Beliau menjelaskan bahwa masalah seperti ini sering muncul karena kurangnya pemahaman tentang prinsip berjamaah dalam sholat. Tidak perlu ada perdebatan atau keraguan yang berlebihan dalam menjalankan ibadah.

“Makmum itu tugasnya mengikuti imam dengan penuh keikhlasan, tanpa menambah atau mengurangi apa yang dilakukan oleh imam. Ini adalah bagian dari adab berjamaah,” tambahnya.

Ustadz Adi Hidayat juga mengingatkan bahwa doa qunut adalah sunnah yang tidak diwajibkan dalam setiap sholat subuh. Namun, jika imam membacanya, makmum cukup mengikuti tanpa merasa terbebani.

Beliau menegaskan bahwa dalam Islam, keberkahan berjamaah lebih diutamakan daripada perbedaan kecil dalam teknis ibadah. Oleh karena itu, makmum sebaiknya tidak membesar-besarkan perbedaan-perbedaan khilafiyah.

Sebagai penutup, Ustadz Adi Hidayat memberikan contoh sikap yang tepat ketika imam memiliki kebiasaan yang berbeda.

“Awas jangan terlampau soleh di sini. Kalau imam qunut, antum cukup mengaminkan. Tidak usah menambahkan hal-hal yang berlebihan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

doa qunut imam makmum Ustadz Adi Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Game Free Fire

Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis

Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS

Bukan Sekadar HP! Honor Robot Phone Meluncur Mengusung Gimbal Mekanik Terkecil di Dunia

Buruan! 10 Promo Makan Murah HUT RI ke-81 di Bandung, Ada Buy 1 Get 1

Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini

Ilustrasi emas antam

Harga Emas Antam Hari Ini 14 Agustus 2026 Anjlok Rp36 Ribu, Cek Harga Terbarunya

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • Kehabisan Akal Promosi? Brand Miras Buat Challenge Ayat Al-Qur’an Berhadiah Alkohol!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.