Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara

Kamis, 5 November 2026 17:12 WIB

Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut

Kamis, 5 November 2026 17:02 WIB

Rapor Sempurna Fitrah Maulana: Kiper Muda Persib yang Tak Tersentuh Kekalahan

Kamis, 5 November 2026 14:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara
  • Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut
  • Rapor Sempurna Fitrah Maulana: Kiper Muda Persib yang Tak Tersentuh Kekalahan
  • Masuk Masa Transisi Cuaca, BMKG Wanti-wanti Bencana di Bandung Raya dan Sekitarnya
  • Terbakar Cemburu, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar Hingga Tewas
  • Bukan Sekadar YouTuber! Ini Jejak Herri Pras, Guru Besar Silat yang Belajar dari 7 Aliran Bela Diri
  • SUBHANALLAH! Lantunan Ayat Suci Hafiz Cilik Naufal Iringi Kemenangan Bersejarah Persib di Australia!
  • Peluang Tembus ACL Elite Terbuka! Rekor Nyaris Sempurna Persib di ACL 2 Dongkrak Peringkat Liga Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Update Harga Emas Hari Ini: Bertahan di Atas Rp168 Juta, Tren Naik Masih Terjaga

By Aga GustianaSenin, 26 Januari 2026 11:01 WIB3 Mins Read
Ilustrasi emas. (Foto: Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasar emas global kembali menjadi sorotan setelah logam mulia tersebut mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Oktober di kisaran US$4.400 per ons. Sejumlah analis bahkan mulai melontarkan proyeksi agresif, dengan target ekstrem mencapai US$10.000 atau setara sekitar Rp168,33 juta per ons.

Mengutip laporan financemagnets.com, Senin (26/1/2026), pelemahan harga emas yang terjadi sepanjang November dinilai sebagai fase koreksi wajar. Penyesuaian ini dianggap tidak mengganggu arah tren utama yang masih berada dalam jalur kenaikan. Uji area resistance di sekitar US$4.200 justru memperkuat indikasi bahwa sentimen bullish tetap dominan.

Analis BossaFX, Marek Rogalski, menilai tekanan harga dalam beberapa waktu terakhir lebih disebabkan oleh aksi ambil untung setelah reli tajam sebelumnya. Ia meyakini bahwa dalam gambaran besar, emas masih memiliki ruang untuk mencetak rekor baru di atas level tertingginya.

Rogalski juga menyoroti faktor kebijakan moneter Amerika Serikat. Pasar dinilai mulai mengantisipasi kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed pada 10 Desember, yang berpotensi menjadi pemicu lanjutan bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini 13 Oktober 2026 Anjlok Rp20.000, Cek Daftar Lengkap Semua Ukuran

Sinyal Teknikal Masih Kuat

Dari perspektif teknikal, struktur pergerakan emas masih menunjukkan tren naik yang solid. Setelah mencetak puncak historis pada Oktober, harga emas mampu bertahan di atas level psikologis US$4.000, sekaligus menjaga area support kuat yang terbentuk sejak April hingga Agustus.

Arah rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari yang terus menanjak turut memperkuat prospek positif tersebut. Bahkan jika terjadi koreksi lanjutan dari fase konsolidasi saat ini, area puncak harga lokal pada 2025 dipandang sebagai penopang teknikal yang signifikan.

Baca Juga:  Update Harga Emas Antam Hari Ini 1 Juni 2026: Tren Stabil di Tengah Gejolak Global

Mengacu pada perhitungan Fibonacci extension, level US$5.000 dipandang sebagai target psikologis awal. Sasaran berikutnya berada di kisaran US$5.700, atau setara dengan level 161,8% Fibonacci, yang kerap dianggap sebagai target lanjutan dalam tren bullish kuat.

Faktor Global Dorong Optimisme

Dari sisi fundamental, pelemahan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menopang kenaikan emas. Chief Investment Officer Century Financial, Vijay Valecha, menyoroti spekulasi mengenai kemungkinan penunjukan Kevin Hassett sebagai Ketua Federal Reserve, yang dinilai berpotensi mengarah pada kebijakan moneter yang lebih longgar.

Menurut Valecha, ekspektasi kebijakan akomodatif pada 2026 dapat menekan nilai dolar AS, sehingga secara alami meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Kondisi ini dinilai tetap mendukung tren naik, meski pasar sesekali diwarnai aksi ambil untung jangka pendek.

Baca Juga:  Harga Emas Hari Ini 14 Juli 2026 Turun! Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Melemah

Sementara itu, Saxo Bank dalam laporan “Outrageous Predictions 2026” mengangkat sejumlah skenario ekstrem yang dapat memicu lonjakan harga emas secara drastis. Salah satunya adalah potensi munculnya “Q-Day”, yakni momen ketika teknologi komputasi kuantum mampu menembus sistem enkripsi digital global.

Dalam situasi tersebut, kepercayaan terhadap aset digital dan sistem keuangan konvensional berisiko runtuh. Emas pun diproyeksikan menjadi pelabuhan utama dan berpotensi melesat hingga US$10.000 per ons, karena dinilai bebas dari risiko digital.

Skenario lain yang tak kalah menarik adalah kemungkinan China menggunakan emas untuk menopang yuan offshore sebagai upaya menantang dominasi dolar AS. Jika langkah tersebut terwujud, harga emas diperkirakan dapat menembus US$6.000 dan memainkan peran penting sebagai jangkar moneter global alternatif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

harga emas hari ini harga emas terbaru Investasi Emas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar YouTuber! Ini Jejak Herri Pras, Guru Besar Silat yang Belajar dari 7 Aliran Bela Diri

Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!

Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya

Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?

Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.