Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi Diumumkan, Ini Jadwal Kick-off Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya

Rabu, 5 Agustus 2026 18:18 WIB

Wagub Jabar Imbau Bobotoh Tak Konvoi Berlebihan Jika Persib Juara Piala Presiden 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 16:24 WIB

SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun

Rabu, 5 Agustus 2026 16:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi Diumumkan, Ini Jadwal Kick-off Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya
  • Wagub Jabar Imbau Bobotoh Tak Konvoi Berlebihan Jika Persib Juara Piala Presiden 2026
  • SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun
  • Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman
  • Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin
  • Laga Hidup Mati Timnas Indonesia Kontra Singapura: Skenario Penentuan Tiket Semifinal Piala AFF 2026
  • Debut Singkat! Mariano Peralta Siap Jadi Senjata Persib di Final Piala Presiden 2026
  • Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Update Harga Emas Hari Ini: Bertahan di Atas Rp168 Juta, Tren Naik Masih Terjaga

By Aga GustianaSenin, 26 Januari 2026 11:01 WIB3 Mins Read
Ilustrasi emas. (Foto: Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasar emas global kembali menjadi sorotan setelah logam mulia tersebut mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Oktober di kisaran US$4.400 per ons. Sejumlah analis bahkan mulai melontarkan proyeksi agresif, dengan target ekstrem mencapai US$10.000 atau setara sekitar Rp168,33 juta per ons.

Mengutip laporan financemagnets.com, Senin (26/1/2026), pelemahan harga emas yang terjadi sepanjang November dinilai sebagai fase koreksi wajar. Penyesuaian ini dianggap tidak mengganggu arah tren utama yang masih berada dalam jalur kenaikan. Uji area resistance di sekitar US$4.200 justru memperkuat indikasi bahwa sentimen bullish tetap dominan.

Analis BossaFX, Marek Rogalski, menilai tekanan harga dalam beberapa waktu terakhir lebih disebabkan oleh aksi ambil untung setelah reli tajam sebelumnya. Ia meyakini bahwa dalam gambaran besar, emas masih memiliki ruang untuk mencetak rekor baru di atas level tertingginya.

Rogalski juga menyoroti faktor kebijakan moneter Amerika Serikat. Pasar dinilai mulai mengantisipasi kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed pada 10 Desember, yang berpotensi menjadi pemicu lanjutan bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.

Sinyal Teknikal Masih Kuat

Dari perspektif teknikal, struktur pergerakan emas masih menunjukkan tren naik yang solid. Setelah mencetak puncak historis pada Oktober, harga emas mampu bertahan di atas level psikologis US$4.000, sekaligus menjaga area support kuat yang terbentuk sejak April hingga Agustus.

Arah rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari yang terus menanjak turut memperkuat prospek positif tersebut. Bahkan jika terjadi koreksi lanjutan dari fase konsolidasi saat ini, area puncak harga lokal pada 2025 dipandang sebagai penopang teknikal yang signifikan.

Mengacu pada perhitungan Fibonacci extension, level US$5.000 dipandang sebagai target psikologis awal. Sasaran berikutnya berada di kisaran US$5.700, atau setara dengan level 161,8% Fibonacci, yang kerap dianggap sebagai target lanjutan dalam tren bullish kuat.

Faktor Global Dorong Optimisme

Dari sisi fundamental, pelemahan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menopang kenaikan emas. Chief Investment Officer Century Financial, Vijay Valecha, menyoroti spekulasi mengenai kemungkinan penunjukan Kevin Hassett sebagai Ketua Federal Reserve, yang dinilai berpotensi mengarah pada kebijakan moneter yang lebih longgar.

Menurut Valecha, ekspektasi kebijakan akomodatif pada 2026 dapat menekan nilai dolar AS, sehingga secara alami meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Kondisi ini dinilai tetap mendukung tren naik, meski pasar sesekali diwarnai aksi ambil untung jangka pendek.

Sementara itu, Saxo Bank dalam laporan “Outrageous Predictions 2026” mengangkat sejumlah skenario ekstrem yang dapat memicu lonjakan harga emas secara drastis. Salah satunya adalah potensi munculnya “Q-Day”, yakni momen ketika teknologi komputasi kuantum mampu menembus sistem enkripsi digital global.

Dalam situasi tersebut, kepercayaan terhadap aset digital dan sistem keuangan konvensional berisiko runtuh. Emas pun diproyeksikan menjadi pelabuhan utama dan berpotensi melesat hingga US$10.000 per ons, karena dinilai bebas dari risiko digital.

Skenario lain yang tak kalah menarik adalah kemungkinan China menggunakan emas untuk menopang yuan offshore sebagai upaya menantang dominasi dolar AS. Jika langkah tersebut terwujud, harga emas diperkirakan dapat menembus US$6.000 dan memainkan peran penting sebagai jangkar moneter global alternatif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

emas dunia emas global harga emas hari ini harga emas rupiah harga emas terbaru Investasi Emas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun

Cek penerima PIP 2025

Panduan Lengkap Cara Daftar PIP Kemendikdasmen 2026: Syarat, Alur, dan Cek Status

Cara War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka dan Jadwal Pendaftarannya

Buruan Klaim! 15 Kode Redeem Free Fire Hari Ini Bisa Dapat Item Langka dari Garena

Update Harga Emas 5 Agustus 2026, Emas 24 Karat Kini Dibanderol Mulai Rp2,22 Juta per Gram

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Tahap III 2026 Berlanjut: Simak Jadwal, Rincian Nominal, dan Cara Ceknya

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.