Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Minggu, 20 September 2026 06:00 WIB
Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi

Minggu, 20 September 2026 01:00 WIB
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Update Harga Emas Hari Ini: Bertahan di Atas Rp168 Juta, Tren Naik Masih Terjaga

By Aga GustianaSenin, 26 Januari 2026 11:01 WIB3 Mins Read
Ilustrasi emas. (Foto: Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasar emas global kembali menjadi sorotan setelah logam mulia tersebut mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Oktober di kisaran US$4.400 per ons. Sejumlah analis bahkan mulai melontarkan proyeksi agresif, dengan target ekstrem mencapai US$10.000 atau setara sekitar Rp168,33 juta per ons.

Mengutip laporan financemagnets.com, Senin (26/1/2026), pelemahan harga emas yang terjadi sepanjang November dinilai sebagai fase koreksi wajar. Penyesuaian ini dianggap tidak mengganggu arah tren utama yang masih berada dalam jalur kenaikan. Uji area resistance di sekitar US$4.200 justru memperkuat indikasi bahwa sentimen bullish tetap dominan.

Analis BossaFX, Marek Rogalski, menilai tekanan harga dalam beberapa waktu terakhir lebih disebabkan oleh aksi ambil untung setelah reli tajam sebelumnya. Ia meyakini bahwa dalam gambaran besar, emas masih memiliki ruang untuk mencetak rekor baru di atas level tertingginya.

Rogalski juga menyoroti faktor kebijakan moneter Amerika Serikat. Pasar dinilai mulai mengantisipasi kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed pada 10 Desember, yang berpotensi menjadi pemicu lanjutan bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini 9 September 2026 Turun Rp10.000, Cek Daftar Lengkapnya

Sinyal Teknikal Masih Kuat

Dari perspektif teknikal, struktur pergerakan emas masih menunjukkan tren naik yang solid. Setelah mencetak puncak historis pada Oktober, harga emas mampu bertahan di atas level psikologis US$4.000, sekaligus menjaga area support kuat yang terbentuk sejak April hingga Agustus.

Arah rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari yang terus menanjak turut memperkuat prospek positif tersebut. Bahkan jika terjadi koreksi lanjutan dari fase konsolidasi saat ini, area puncak harga lokal pada 2025 dipandang sebagai penopang teknikal yang signifikan.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Rp15 Ribu, 1 Gram Jadi Rp2,625 Juta

Mengacu pada perhitungan Fibonacci extension, level US$5.000 dipandang sebagai target psikologis awal. Sasaran berikutnya berada di kisaran US$5.700, atau setara dengan level 161,8% Fibonacci, yang kerap dianggap sebagai target lanjutan dalam tren bullish kuat.

Faktor Global Dorong Optimisme

Dari sisi fundamental, pelemahan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menopang kenaikan emas. Chief Investment Officer Century Financial, Vijay Valecha, menyoroti spekulasi mengenai kemungkinan penunjukan Kevin Hassett sebagai Ketua Federal Reserve, yang dinilai berpotensi mengarah pada kebijakan moneter yang lebih longgar.

Menurut Valecha, ekspektasi kebijakan akomodatif pada 2026 dapat menekan nilai dolar AS, sehingga secara alami meningkatkan daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Kondisi ini dinilai tetap mendukung tren naik, meski pasar sesekali diwarnai aksi ambil untung jangka pendek.

Baca Juga:  Harga Emas Turun Lagi, Cek Update Terbaru Galeri24 dan UBS Hari Ini 4 Februari 2026

Sementara itu, Saxo Bank dalam laporan “Outrageous Predictions 2026” mengangkat sejumlah skenario ekstrem yang dapat memicu lonjakan harga emas secara drastis. Salah satunya adalah potensi munculnya “Q-Day”, yakni momen ketika teknologi komputasi kuantum mampu menembus sistem enkripsi digital global.

Dalam situasi tersebut, kepercayaan terhadap aset digital dan sistem keuangan konvensional berisiko runtuh. Emas pun diproyeksikan menjadi pelabuhan utama dan berpotensi melesat hingga US$10.000 per ons, karena dinilai bebas dari risiko digital.

Skenario lain yang tak kalah menarik adalah kemungkinan China menggunakan emas untuk menopang yuan offshore sebagai upaya menantang dominasi dolar AS. Jika langkah tersebut terwujud, harga emas diperkirakan dapat menembus US$6.000 dan memainkan peran penting sebagai jangkar moneter global alternatif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

harga emas hari ini harga emas terbaru Investasi Emas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan

Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api

Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.