Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi isi BBM

Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat

Sabtu, 4 April 2026 11:23 WIB

Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two

Sabtu, 4 April 2026 11:18 WIB

Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram

Sabtu, 4 April 2026 10:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
  • Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!
  • Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis
  • Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!
  • Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Usut Pembunuhan Imam Masykur, Pomdam Jaya Masih Kumpulkan Alat Bukti Tambahan

By Fahlevi MercedesRabu, 30 Agustus 2023 11:12 WIB2 Mins Read
Imam Masykur
Proses penyerahan jenazah Imam Masykur kepada pihak keluarga. Foto: Instagram/@kameraperistiwa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polisi Militer Komando Daerah Militer V/Jayakarta (Pomdam Jaya) terus mendalami kasus dugaan penculikan, pemerasan, dan penganiayaan terhadap Imam Masykur oleh oknum paspampres dan anggota TNI lainya. Salah satu yang didalami adalah pencarian alat bukti.

Komandan Pomdam Jaya, Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan, pihaknya masih mencari alat-alat bukti terkait kasus itu. Satu di antaranya yaitu handphone milik tersangka untuk membuktikan bahwa kejahatan itu berencana.

“Kalau memang pembunuhan berencana tentunya harus ada bukti lain. Contohnya, tadi disebutkan Kadispenad, ada satu HP tersangka yang belum kami temukan. (Dari bukti) tersebut mungkin bakal kami dapati apakah ada ancaman dan sebagainya,” kata Irsyad seperti dikutip Rabu (30/8/2023).

Irsyad menjelaskan, pihaknya sejauh ini sudah memeriksa delapan saksi terkait kasus Imam Masykur itu. Mereka terdiri dari keluarga Imam Masykur yang membantu korban di tempat kejadian supaya tidak diculik, dan juga warga sekitar toko yang memberikan perlawanan.

Baca Juga:  Geram Kasus Suap Bandung Smart City, Mahasiswa Desak KPK Usut Tuntas Penerima Duit Haram

“Ada tiga orang yang kami periksa (dari) keluarganya, kemudian saksi-saksi lain yang dalam proses penculikan dan pemerasan ini jadi korban,” jelas Irsyad.

Dalam pemeriksaan 8 saksi itu, Pomdam Jaya menemukan fakta lain, di antaranya terdapat korban selain Imam Masykur. Korban tersebut juga merupakan warga sipil yang turut mengalami penculikan.

Baca Juga:  Tegas! Jokowi Bakal Tutup Industri yang Tak Pasang Scrubber Picu Polusi Udara

“Yang satu dilepas di sekitar Tol Cikeas. Itu dilepas karena mendapati korban kondisinya sudah parah, napas juga susah,“ beber Irsyad

Terdapat 3 pelaku yang merupakan prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yakni Praka RM (anggota Paspampres RI), Praka HS (anggota Direktorat Topografi TNI AD), dan Praka J (anggota Kodam Iskandar Muda).

Terdapat fakta lain, dimana ada pelaku diluar Anggota TNI yang merupakan seorang warga sipil yang mempunyai hubungan keluarga dengan Praka RM, dengan inisial ZSS (kakak ipar Praka RM).

Baca Juga:  Mau Ikut Asia Africa Festival 2023? Ini Titik Kantong Parkir yang Disediakan Pemkot Bandung

Sementara itu,, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Hamim Tohari mengemukakan, proses hukum ketiga anggota TNI tersebut telah dilakukan setelah adanya laporan keluarga korban ke Polda Metro Jaya.

Keluarga korban melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya pada 14 Agustus 2023, terkait adanya dugaan penculikan, pemerasan, dan penganiayaan. Laporan tersebut diterima polisi dengan Nomor STTLP/B/4776/VIII/2023/SPKT.

“Setelah dilakukan pengembangan oleh Polda Metro Jaya, akhirnya diduga ada keterlibatan prajurit TNI kemudian dilimpahkan kepada Pomdam Jaya untuk melakukan proses lebih lanjut,” kata Hamim.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Imam Masykur Irsyad Hamdie Bey Anwar Paspampres Pomdam Jaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.