bukamata.id – Pemerintah memastikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp600.000 telah sepenuhnya disalurkan pada pertengahan tahun ini. Program tersebut cair pada periode Juni hingga Juli 2025 melalui bank-bank Himbara serta PT Pos Indonesia (Persero) dalam satu tahap penyaluran.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa pencairan BSU 2025 tidak akan berlanjut setelah Juli. Ia memastikan tidak ada tambahan penyaluran di Oktober maupun November, sekaligus membantah kabar yang beredar mengenai adanya tahap kedua.
“Sampai sekarang itu belum ada arahan atau kebijakan khusus terkait dengan BSU tahap II,” ujar Yassierli.
Sebelumnya sempat muncul spekulasi bahwa bantuan Rp600.000 tersebut akan kembali dicairkan pada akhir tahun. Beberapa unggahan di media sosial bahkan mengklaim BSU diperpanjang hingga Oktober atau November 2025, namun hal itu dibantah langsung oleh Yassierli.
“Jadi saya lihat juga ada di posting media, cek BSU bulan Oktober, itu sampai sekarang belum ada. Jadi mungkin bisa diasumsikan itu tidak ada,” katanya.
Ia kembali menegaskan bahwa pencairan BSU tahun ini sudah tuntas. “Jadi BSU yang ada itu hanya sekali kemarin, bulan Juni dan bulan Juli. Belum ada sampai sekarang arahan dari Pak Presiden terkait dengan BSU,” tutur Menaker.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









