Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Heboh! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Viral, Banyak Kejanggalan dan Fakta Mengejutkan

Kamis, 26 Maret 2026 18:00 WIB

Tragedi Warung Baru di Subang: Belum Sempat Jualan, Sang Pemilik Tewas Terseret Truk Hingga 13 Meter

Kamis, 26 Maret 2026 17:45 WIB

Bongkar Rahasia Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit, Ada yang Aneh?

Kamis, 26 Maret 2026 17:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Viral, Banyak Kejanggalan dan Fakta Mengejutkan
  • Tragedi Warung Baru di Subang: Belum Sempat Jualan, Sang Pemilik Tewas Terseret Truk Hingga 13 Meter
  • Bongkar Rahasia Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit, Ada yang Aneh?
  • Viral Video Joget ‘MBG Rp6 Juta’, Dapur SPPG Pangauban KBB Resmi Ditangguhkan BGN
  • Detik-Detik Pria Nyaris Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung
  • Kejutan Timnas Indonesia! Dean James Batal Main, Herdman Ungkap Fakta Sebenarnya
  • Sempat Dicoret, Adam Przybek Resmi Comeback ke Latihan Persib Usai Lebaran
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Tanpa Sensor’ Viral, Hati-Hati Jebakan Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 26 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Video Joget ‘MBG Rp6 Juta’, Dapur SPPG Pangauban KBB Resmi Ditangguhkan BGN

By SusanaKamis, 26 Maret 2026 17:05 WIB2 Mins Read
Hendrik Irawan pemilik dapur SPPG Pangauban Batujajar Bandung Barat berujung penutupan. Foto: akun TikTok @hendrikirawan.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kontroversi video joget bertajuk “Gemoy MBG Rp 6 Juta Per Hari” yang melibatkan pemilik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, berujung pada tindakan tegas dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Setelah video tersebut viral di media sosial dan menuai kritik keras dari warganet, BGN resmi menangguhkan sementara operasional dapur SPPG Pangauban.

Pemilik Dapur Viral Unggah Video Joget

Pemilik dapur, Hendrik Irawan, menjadi sorotan publik setelah mengunggah konten joget di area dapur SPPG sekaligus menampilkan klaim penghasilan hingga Rp6 juta per hari.

Aksi tersebut dinilai tidak sesuai etika serta dianggap melanggar aturan dan protokol dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi pemerintah.

Minta Maaf ke Publik

Baca Juga:  Kecelakaan Tragis di Cisarua! Truk Tabrak Motor, Bocah 10 Tahun Meninggal Dunia

Di tengah tekanan publik, Hendrik kemudian mengunggah video permintaan maaf. Ia menegaskan tidak memiliki niat untuk merendahkan program pemerintah maupun masyarakat.

“Saya mohon maaf kepada seluruh netizen dan masyarakat. Tidak ada sedikit pun niat saya untuk merendahkan program pemerintah ataupun rakyat Indonesia,” ujar Hendrik dalam video yang diunggah di akun @mitrapangaubanbatujajar, dikutip Kamis (26/3/2026).

Ia juga mengakui kesalahan karena tidak mematuhi aturan, terutama terkait larangan membuat konten di area dapur SPPG.

Dampak Penutupan: 150 Relawan Terdampak

Baca Juga:  Ade Zakir Resmi Dilantik Jadi Ketua Mabicab Gerakan Pramuka KBB

Akibat penangguhan operasional, sekitar 150 relawan yang terlibat dalam kegiatan produksi makanan bergizi ikut terdampak dan tidak dapat bekerja sementara waktu.

Hendrik mengaku menyesalkan kondisi tersebut, namun tetap menerima keputusan BGN sebagai konsekuensi dari perbuatannya.

“Ada sekitar 150 relawan yang kini tidak bisa bekerja. Ini yang paling saya sesalkan,” ungkapnya.

Akui Kesalahan, Tetap Terima Kritik Warganet

Meski menuai kritik tajam, Hendrik menyatakan tidak menyalahkan warganet. Ia mengaku menerima seluruh kritik sebagai konsekuensi atas tindakannya di media sosial.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden serta seluruh pihak yang terlibat dalam program pemenuhan gizi nasional.

Baca Juga:  Tak Penuhi Keterwakilan Perempuan, KPU Bandung Barat Diduga Langgar Aturan Perekrutan PPK

Namun demikian, ia tetap berharap dapur yang dikelolanya bisa kembali beroperasi karena selama ini telah berupaya menjaga kualitas makanan dan pelayanan.

BGN Tetap Lakukan Penangguhan

Meski telah ada permintaan maaf, BGN tetap memutuskan menangguhkan operasional dapur SPPG Pangauban hingga ada evaluasi dan keputusan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Pengingat Etika di Era Media Sosial

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh mitra program pemerintah agar lebih berhati-hati dalam berperilaku di ruang publik, terutama di era media sosial yang dapat menyebarkan informasi secara cepat dan luas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Batujajar KBB BGN dapur gizi Hendrik Irawan Kabupaten Bandung Barat program pemerintah SPPG Pangauban video viral MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragedi Warung Baru di Subang: Belum Sempat Jualan, Sang Pemilik Tewas Terseret Truk Hingga 13 Meter

Detik-Detik Pria Nyaris Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung

Susul Kembarannya, Anak Harimau Benggala Huru Mati di Bandung Zoo

Bak Langit dan Bumi! Perbandingan Mencolok Dapur MBG Indonesia vs Kyushoku Jepang

Kebakaran Hebat Toko Kayu di Jalan Moch Toha Bandung Dini Hari, Warga Diminta Waspada

Intip Profil dan Harta Kekayaan Letjen Yudi Abrimantyo yang Melepas Jabatan Kabais TNI, Tembus Rp8,4 Miliar

Terpopuler
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh Video Viral Ukhti Mukena Pink, Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor? Ini Faktanya
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.