bukamata.id – Jagat maya kembali dikejutkan dengan rekaman amatir yang memperlihatkan sisi kelam dunia pendidikan di Kota Cimahi. Sebuah video berdurasi 60 detik mendadak viral, merekam aksi kekerasan yang melibatkan sekelompok anak sekolah di lahan terbuka tepat di balik gedung RSUD Cibabat.
Insiden yang terjadi pada Rabu (11/2/2026) ini memperlihatkan pemandangan memprihatinkan. Alih-alih melerai, belasan remaja lainnya justru terlihat mengerumuni dua pelajar yang sedang bertikai. Di tengah debu lahan kosong tersebut, salah satu pelajar tampak berkali-kali melayangkan pukulan keras ke arah temannya yang tak berdaya.
Meski suara teriakan dari orang yang merekam video sempat terdengar memperingatkan mereka untuk bubar, para pelaku seolah tak gentar. Meski beberapa sempat berhamburan lari, ketegangan dalam video tersebut sudah terlanjur memicu amarah netizen.
Respons Cepat Pihak Kepolisian
Menanggapi kegaduhan di media sosial, Polres Cimahi langsung bergerak cepat. Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan bahwa pihaknya telah mengantongi bukti rekaman tersebut dan sedang melakukan penyelidikan mendalam.
“Informasi sudah kami terima. Saat ini fokus utama petugas adalah melacak dari mana asal sekolah para pelajar yang ada dalam video tersebut,” ujar Iptu Gofur, Kamis (12/2/2026).
Pendekatan Khusus bagi Pelaku di Bawah Umur
Mengingat para pelaku diduga masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan secara hukum masuk kategori di bawah umur, pihak kepolisian tidak akan bergerak sendirian.
Pihak Polres Cimahi kini tengah menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Kota Cimahi, khususnya dinas terkait, untuk menentukan langkah pembinaan atau sanksi hukum yang tepat. Hal ini dilakukan agar penanganan kasus tetap sesuai dengan koridor hukum perlindungan anak namun tetap memberikan efek jera.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











