Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026: Klaim Pack Pemain Rating Tinggi & Gems Gratis!

Minggu, 12 April 2026 02:00 WIB

Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!

Minggu, 12 April 2026 01:00 WIB

Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak

Sabtu, 11 April 2026 18:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026: Klaim Pack Pemain Rating Tinggi & Gems Gratis!
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak
  • Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten
  • Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 di Dapur, Benarkah Fakta atau Cuma Editan?
  • Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Warga Bandung Barat Tandu Pasien Gegara Jalan Rusak

By Aga GustianaJumat, 18 April 2025 15:05 WIB2 Mins Read
Bandung Barat
Warga Sindangkerta, KBB, gotong pasien pakai tandu buatan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga di Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, kembali menyoroti kondisi jalan penghubung antar-desa yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Jalan sepanjang 4,8 kilometer yang menghubungkan lima desa—Cintakarya, Weninggalih, Mekarwangi, Wangunsari, dan Rancasenggang—telah lama dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan.

Jalan kabupaten tersebut terakhir kali diperbaiki pada tahun 2013, dan sejak itu tidak ada upaya lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

Akses ini merupakan jalur vital bagi warga setempat, namun sebagian besar permukaannya kini dipenuhi bebatuan besar dan licin, dengan beberapa titik yang melewati kawasan hutan dan perbukitan. Jalan tersebut sangat sulit dilalui, terlebih bagi kendaraan roda dua yang rawan terguling saat melintas.

Baca Juga: Eks Muncikari Bongkar Tarif ‘Kencan’ Lisa Mariana, Dituding Peras Ridwan Kamil

Baca Juga:  Jawa Barat Panen Penghargaan KPI 2024

Kondisi semakin memprihatinkan ketika warga yang sakit harus digotong secara manual lantaran ambulans maupun kendaraan lainnya tidak bisa masuk ke area perkampungan.

Sebuah video yang diunggah oleh akun Facebook Revan M Nurrizky di grup BARAYA URANG SINDANGKERTA memperlihatkan warga yang harus berjalan kaki dan menggotong pasien menggunakan peralatan seadanya demi membawa pasien menuju fasilitas kesehatan.

Baca Juga:  Pj Bupati Bandung Barat Ade Zakir Minta Semua Pihak Jaga Kondusifitas Pasca Pilkada

“Sudah berkali-kali warga harus menggotong orang sakit untuk ke rumah sakit karena jalan rusak parah, mobil tidak bisa masuk,” tulis Revan dalam unggahannya, dikutip Jumat (18/4/2025).

Video tersebut pun viral dan mengundang gelombang simpati serta kritik dari warganet. Banyak yang mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap hak-hak dasar masyarakat, termasuk akses transportasi yang layak.

“Mari perjuangkan hak kita. Fungsi pajak buat apa jika masyarakat masih kesulitan mendapat akses? Pajak makin tinggi, tapi jalan masih rusak,” tulis salah satu komentar.

Baca Juga: Mirisnya Jalan Berlumpur di Pelosok Bandung Barat, Warga Keluhkan Akses Terhambat

Baca Juga:  Jembatan Bailey Cicangor Ambles Lagi, Warga Karawang Kecewa dan Tagih Janji Dedi Mulyadi

“Ampun Gusti,” sahut warganet lain dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat maupun dinas terkait mengenai rencana perbaikan jalan tersebut.

Kondisi jalan yang rusak tidak hanya menghambat akses kesehatan, tetapi juga berdampak pada sektor pendidikan, ekonomi, dan mobilitas harian masyarakat. Aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen pun terganggu karena kendaraan pengangkut tidak bisa melintas.

Warga berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan demi meningkatkan kualitas hidup dan menjamin keselamatan warga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat jawa barat sindangkerta warga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.