Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Sabtu, 26 September 2026 05:00 WIB

Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda

Sabtu, 26 September 2026 04:00 WIB

3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!

Sabtu, 26 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
  • Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan
  • Wisata Kuliner Malam Karawang: Dari Sunda Autentik hingga Soto Legendaris
  • Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro
  • Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini
  • Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wamenag Kecam Aksi Gus Elham, Kemenag Siap Perketat Pengawasan Pesantren

By SusanaRabu, 12 November 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Gus Elham. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii memberikan tanggapan tegas atas video viral Gus Elham, yang tampak beberapa kali mencium anak kecil perempuan.

“Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!” tegas Wamenag Romo Syafii di Gedung Parlemen DPR/MPR RI, Senayan, Selasa (11/11/2025).

Romo Syafii menegaskan, Kementerian Agama (Kemenag) telah memiliki pedoman tegas terkait lingkungan madrasah dan pesantren ramah anak, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam (Pendis).

“Ada SK Dirjen Pendis tentang madrasah dan pesantren ramah anak. Intinya, anak-anak di madrasah dan pesantren harus mendapatkan pemenuhan haknya sebagai peserta didik dan dijauhkan dari segala bentuk kekerasan,” jelasnya.

Baca Juga:  Rincian Aset Yaqut Cholil Qoumas Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

Menurut Wamenag, meski pedoman sudah ada, pengawasan tetap harus diperketat agar kasus serupa tidak terulang. Ia menegaskan pentingnya keteladanan di ruang publik, khususnya bagi tokoh agama yang menjadi panutan masyarakat.

Baca Juga:  Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Cek Jadwal dan 4 Lokasi Pantau Hilal di Jabar

“Kita sepakat agar pengawasan lebih ditingkatkan, supaya peristiwa seperti itu bisa dihindari,” ujar Romo Syafii.

Menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan pemanggilan atau penelusuran terhadap pihak terkait, Romo Syafii menegaskan bahwa langkah pengawasan dan penertiban menjadi bagian dari upaya Kemenag untuk memastikan ruang keagamaan tetap aman dan edukatif.

Baca Juga:  Filosofi Logo Hari Santri 2025: Pita Cakrawala dan Semangat yang Tak Pernah Padam

“Pengawasan itu termasuk terhadap yang bersangkutan. Jika terbukti, harus ada upaya mengembalikan kepada posisinya agar tidak mengulangi perbuatannya,” tegasnya.

Romo Syafii juga mengingatkan seluruh lembaga pendidikan berbasis agama agar menegakkan prinsip pendidikan beretika dan ramah anak, sejalan dengan visi Kemenag membangun sistem pembelajaran yang aman dan berkeadaban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kemenag Kementerian Agama
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.