Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kejutan Belum Usai, Bos Persib Beri Kisi-kisi Proyek Rahasia Setelah 10 Juli

Sabtu, 4 Juli 2026 21:46 WIB

Demi Target Asia! Persib Rombak Staf Kepelatihan, Datangkan Arsitek Fisik dan Taktik Kelas Eropa

Sabtu, 4 Juli 2026 20:41 WIB

Followersnya Kalahkan Populasi Negara Sendiri! Kisah Ajaib Vozinha Bikin Messi Frustrasi di Piala Dunia

Sabtu, 4 Juli 2026 19:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kejutan Belum Usai, Bos Persib Beri Kisi-kisi Proyek Rahasia Setelah 10 Juli
  • Demi Target Asia! Persib Rombak Staf Kepelatihan, Datangkan Arsitek Fisik dan Taktik Kelas Eropa
  • Followersnya Kalahkan Populasi Negara Sendiri! Kisah Ajaib Vozinha Bikin Messi Frustrasi di Piala Dunia
  • Kode Keras di Video Perkenalan Ragnar Oratmangoen, Persib Segera Amankan Mariano Peralta?
  • Gebrakan Kelima Pangeran Biru: Ragnar Oratmangoen Resmi Merapat ke Persib Bandung
  • Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak
  • Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Plafon Rp100 Juta: Panduan Simulasi Cicilan Murah untuk Tambahan Modal UMKM
  • Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Simulasi Cicilan Plafon Rp100 Juta Tanpa Jaminan untuk Modal Usaha
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Sukabumi Diduga Jadi Korban TPPO, Dinikahkan Siri Lewat Video Call sebelum Dikirim ke China

By SusanaRabu, 24 September 2025 11:48 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali mencuat di Jawa Barat. Seorang warga Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, diduga menjadi korban TPPO ke luar negeri.

Kepolisian saat ini tengah menangani kasus tersebut dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulangkan korban.

Kronologi Kasus TPPO Warga Cisaat Sukabumi

Kasus ini berawal pada April 2025 ketika korban berkenalan dengan dua pria berinisial Y dan JA melalui media sosial. Korban kemudian diajak ke Cianjur setelah saling mengenal.

Kedua pria tersebut menawarkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di China dengan gaji Rp15–30 juta per bulan. Tertarik dengan tawaran tersebut, korban diajak ke Bogor untuk membuat paspor. Di sana, korban ditampung di sebuah rumah yang ternyata milik seseorang berinisial A.

Baca Juga:  Lengah, Timnas Indonesia Kecolongan 2 Gol di Babak Pertama

Sayangnya, bukannya diberangkatkan secara resmi, korban malah disekap oleh Y dan AJ. Keduanya kemudian menghubungi seseorang berinisial L di Jakarta untuk mencarikan warga negara asing yang bersedia menikahi korban.

Pernikahan Siri Lewat Video Call

L menghubungi rekannya di China yang bersedia menikahi korban. Dalam kondisi tertekan, korban akhirnya dinikahkan secara siri dengan pria asal China melalui proses akad via video call. Setelah pernikahan, korban langsung diberangkatkan ke China dan hingga kini belum kembali ke Indonesia.

Baca Juga:  Marselino Absen Lawan China, Peluang Emas Gelandang Persib Debut di Timnas Senior

Pihak keluarga yang menyadari korban tak kunjung pulang kemudian melaporkan kasus ini ke kepolisian pada September 2025. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Upaya Polisi Selamatkan Korban TPPO

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan menunjukkan korban kini berada di Guangzhou, China. Ia juga menyebut korban diduga mengalami kekerasan seksual.

Baca Juga:  Wow! China Bangun Tembok Tenaga Surya Sepanjang 400 Km

“Kasus ini menjadi perhatian serius kami karena menyangkut harkat martabat dan keselamatan WNI di luar negeri. Polda Jabar bersama jajaran akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan korban mendapat perlindungan dan para pelaku segera ditangkap serta diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kasus ini saat ini ditangani Unit V Subdit IV Ditreskrimum Polda Jabar bersama Satreskrim Polres Sukabumi Kota.

Polisi menegaskan akan mengambil tindakan hukum tegas dan menggandeng kementerian maupun lembaga internasional untuk menjamin perlindungan korban serta menindak para pelaku.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

China perdagangan orang ke luar negeri TPPO Sukabumi warga Cisaat korban TPPO
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.