Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh! Video Viral Guru Bahasa Inggris Diduga Hoaks dan Penuh Kejanggalan

Rabu, 20 Mei 2026 05:00 WIB

Persib di Ambang Sejarah! GBLA Siap Jadi Saksi Juara Super League 2026

Rabu, 20 Mei 2026 04:00 WIB

Viral! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Bikin Heboh, Netizen Temukan Fakta Mengejutkan

Rabu, 20 Mei 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh! Video Viral Guru Bahasa Inggris Diduga Hoaks dan Penuh Kejanggalan
  • Persib di Ambang Sejarah! GBLA Siap Jadi Saksi Juara Super League 2026
  • Viral! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Bikin Heboh, Netizen Temukan Fakta Mengejutkan
  • Ramai Dicari Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Full 6 Menit, Netizen Diingatkan Modus Phising!
  • Heboh Link Skandal TKW Taiwan 3 vs 1, Pakar Ingatkan Bahaya Terselubung Bagi Netizen
  • Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman
  • Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 yang Bikin Penasaran Hingga Banyak Ramai Diburu Netizen
  • Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 20 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Sukabumi Diduga Jadi Korban TPPO, Dinikahkan Siri Lewat Video Call sebelum Dikirim ke China

By SusanaRabu, 24 September 2025 11:48 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali mencuat di Jawa Barat. Seorang warga Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, diduga menjadi korban TPPO ke luar negeri.

Kepolisian saat ini tengah menangani kasus tersebut dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulangkan korban.

Kronologi Kasus TPPO Warga Cisaat Sukabumi

Kasus ini berawal pada April 2025 ketika korban berkenalan dengan dua pria berinisial Y dan JA melalui media sosial. Korban kemudian diajak ke Cianjur setelah saling mengenal.

Kedua pria tersebut menawarkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di China dengan gaji Rp15–30 juta per bulan. Tertarik dengan tawaran tersebut, korban diajak ke Bogor untuk membuat paspor. Di sana, korban ditampung di sebuah rumah yang ternyata milik seseorang berinisial A.

Baca Juga:  32 Pemain Dipanggil untuk Kualifikasi Piala Dunia, Asnawi hingga Lilipaly Siap Comeback

Sayangnya, bukannya diberangkatkan secara resmi, korban malah disekap oleh Y dan AJ. Keduanya kemudian menghubungi seseorang berinisial L di Jakarta untuk mencarikan warga negara asing yang bersedia menikahi korban.

Pernikahan Siri Lewat Video Call

L menghubungi rekannya di China yang bersedia menikahi korban. Dalam kondisi tertekan, korban akhirnya dinikahkan secara siri dengan pria asal China melalui proses akad via video call. Setelah pernikahan, korban langsung diberangkatkan ke China dan hingga kini belum kembali ke Indonesia.

Baca Juga:  Saham Nvidia Anjlok Gegara Teknologi AI Murah Meriah Asal China

Pihak keluarga yang menyadari korban tak kunjung pulang kemudian melaporkan kasus ini ke kepolisian pada September 2025. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Upaya Polisi Selamatkan Korban TPPO

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan menunjukkan korban kini berada di Guangzhou, China. Ia juga menyebut korban diduga mengalami kekerasan seksual.

Baca Juga:  7 Rekomendasi Film yang Cocok Ditonton Bareng Keluarga saat Imlek 2025

“Kasus ini menjadi perhatian serius kami karena menyangkut harkat martabat dan keselamatan WNI di luar negeri. Polda Jabar bersama jajaran akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan korban mendapat perlindungan dan para pelaku segera ditangkap serta diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kasus ini saat ini ditangani Unit V Subdit IV Ditreskrimum Polda Jabar bersama Satreskrim Polres Sukabumi Kota.

Polisi menegaskan akan mengambil tindakan hukum tegas dan menggandeng kementerian maupun lembaga internasional untuk menjamin perlindungan korban serta menindak para pelaku.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

China perdagangan orang ke luar negeri TPPO Sukabumi warga Cisaat korban TPPO
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.

Rupiah dan Minyak Dunia Tertekan, Bahlil Beri Sinyal Hijau: Anggaran Subsidi BBM Tetap Aman

ilustrasi bansos

Kabar Gembira! Pencairan Bansos 2026 Dipercepat, Cek Jadwal Terbarunya

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.