bukamata.id – Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan momen krusial bagi tubuh untuk melakukan “service besar” melalui detoksifikasi alami. Namun, alih-alih merasa segar, tidak sedikit dari kita yang justru merasa lemas, pusing, hingga mengalami gangguan pencernaan sepanjang hari.
Seringkali, masalahnya bukan pada ibadah puasanya, melainkan pada kebiasaan keliru yang kita lakukan saat sahur dan berbuka. Agar kondisi fisik tetap prima hingga hari kemenangan tiba, segera tinggalkan 10 kebiasaan “beracun” berikut ini:
1. Sengaja Melewatkan Sahur
Menganggap diri kuat tanpa sahur adalah kesalahan fatal. Sahur adalah fondasi energi utama agar metabolisme tetap stabil selama 13 jam ke depan. Tanpa asupan di pagi buta, Anda berisiko mengalami migrain, kadar gula darah anjlok, hingga asam lambung yang naik secara agresif.
2. Ajang “Balas Dendam” Saat Adzan Maghrib
Perut yang kosong jangan langsung dihantam porsi raksasa. Mengonsumsi makanan berat secara mendadak hanya akan membuat lambung kaget, memicu begah, dan rasa kantuk yang luar biasa. Berikan jeda bagi sistem pencernaan untuk beradaptasi dengan cara memulai dari asupan ringan terlebih dahulu.
3. Lupa Strategi Hidrasi (Kurang Air Putih)
Minum banyak air saat sahur bukan berarti Anda bebas dehidrasi sepanjang hari. Kuncinya adalah pola minum yang terbagi: saat berbuka, sebelum tidur, dan saat sahur. Kurangi kopi dan teh pekat karena sifat diuretiknya justru akan memaksa cairan tubuh keluar lebih cepat lewat urin.
4. Fokus Kenyang, Abai Nutrisi
Hanya makan mi instan atau gorengan hanya akan memberikan rasa kenyang sesaat. Tubuh memerlukan serat, protein, dan vitamin dari sayur serta buah untuk menjaga imunitas. Tanpa nutrisi seimbang, tubuh akan terasa lebih cepat lelah dan lesu.
5. Bahaya “Rebahan” Langsung Setelah Sahur
Godaan tidur setelah sahur memang berat, namun dampaknya bagi kesehatan sangat buruk. Kebiasaan ini merupakan jalan tol bagi penyakit GERD atau refluks asam lambung. Berikan waktu minimal 1-2 jam agar proses pencernaan selesai sebelum Anda memutuskan untuk kembali ke tempat tidur.
6. Pola Tidur yang Berantakan
Jangan jadikan Ramadhan alasan untuk begadang tanpa manfaat. Kurang istirahat akan mengganggu fokus dan daya tahan tubuh. Aturlah jadwal tidur lebih awal agar durasi istirahat Anda tetap ideal meski harus bangun di dini hari.
7. Menjadikan Tidur Sebagai “Hobi” Seharian
Ada anggapan tidur adalah ibadah, namun jika dilakukan berlebihan justru akan membuat tubuh terasa kaku dan metabolisme melambat. Tetaplah beraktivitas ringan agar aliran darah lancar dan tubuh tidak terasa “karatan” saat sore hari tiba.
8. Overdosis Makanan Manis
Takjil manis memang menggoda, namun lonjakan gula darah yang ekstrem akan diikuti oleh penurunan energi secara drastis (sugar crash). Hal ini membuat Anda merasa lemas tak bertenaga tak lama setelah berbuka. Gunakan pemanis alami seperti kurma secukupnya.
9. Pesta Gorengan yang Tidak Terkontrol
Minyak berlebih adalah musuh bagi lambung yang seharian kosong. Lemak jenuh tinggi pada gorengan bisa memicu radang tenggorokan hingga meningkatkan risiko kolesterol jahat. Coba variasikan menu dengan makanan yang dikukus atau dipanggang.
10. Langsung Merokok Saat Berbuka
Memasukkan nikotin ke dalam perut yang kosong adalah cara tercepat mengiritasi lambung. Selain itu, perhatikan sinyal tubuh Anda. Jika muncul gejala sakit yang berat, jangan memaksakan diri. Islam memberikan kemudahan untuk menjaga keselamatan nyawa di atas segalanya.
Dengan memperbaiki pola-pola kecil di atas, puasa Anda akan terasa lebih bermakna dan kesehatan tetap terjaga. Selamat menjalankan ibadah dengan tubuh yang lebih bugar!
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











