Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh

Senin, 16 Maret 2026 20:34 WIB

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Senin, 16 Maret 2026 20:22 WIB

Jagat Maya Geger! Video Kebaya Hitam Viral di TikTok, Netizen Buru Versi Tanpa Sensor

Senin, 16 Maret 2026 19:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh
  • Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu
  • Jagat Maya Geger! Video Kebaya Hitam Viral di TikTok, Netizen Buru Versi Tanpa Sensor
  • Siskaeee Sentil Polisi: Kasus Gue Cepat Banget, Giliran Penyiram Air Keras Kok Belum Ketangkap?
  • Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya
  • Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!
  • Video VCS 21 Detik Mirip Maureen Worth Bareng Pria Dewasa Tersebar, Link Diburu Netizen
  • Ramadan Heboh! Netizen Berebut Link Video Mukena Pink Tanpa Sensor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

131 Siswa Keracunan, Pemkab Garut Tetapkan Status KLB

By SusanaRabu, 1 Oktober 2025 11:22 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Keracunan.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan massal yang menimpa ratusan siswa.

Peristiwa ini diduga dipicu usai konsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kadungora.

Penetapan KLB oleh Pemkab Garut

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan penetapan status KLB dilakukan setelah melihat kondisi korban yang membutuhkan penanganan medis khusus.

“Karena kondisinya sudah perlu penanganan khusus, maka kita nyatakan sebagai KLB,” ujar Bupati saat meninjau pasien di Puskesmas Kadungora, Selasa (30/9/2025) malam.

Keputusan tersebut diambil usai rapat bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut dan instansi terkait. Banyaknya korban keracunan membuat pemerintah harus mengambil langkah cepat dan terukur.

Baca Juga:  Alyssa Daguise Ternyata Berdarah Sunda, Ini Profil Sang Ibu Risa Dewi dari Garut

Anggaran BTT untuk Penanganan Korban

Dengan penetapan KLB, Pemkab Garut mengalokasikan Biaya Tak Terduga (BTT) 2025 untuk menanggung seluruh biaya pengobatan korban.

“Semua pembiayaan itu akan kita cover melalui BTT,” tegas Bupati Abdusy Syakur.

Baca Juga:  Investigasi Tragedi Ledakan Amunisi Garut, 46 Saksi Diperiksa

Selain itu, ia juga menginstruksikan seluruh kepala desa, kecamatan, serta jajaran TNI-Polri untuk menelusuri warga yang mengalami gejala keracunan agar segera mendapatkan perawatan medis.

Instruksi Bupati: Semua Korban Harus Ditangani Gratis

Bupati menekankan agar masyarakat tidak ragu mencari pertolongan medis.

“Jika ada warga yang mengonsumsi MBG lalu mengalami gejala keracunan, pihak desa harus segera menghubungi puskesmas. Semua penanganan medis diberikan gratis,” jelasnya.

Baca Juga:  5 Fakta Wafatnya Nandi Juliawan, Pemeran Encuy Preman Pensiun

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menunda pemeriksaan hanya karena jarak atau khawatir biaya.

Jumlah Korban dan Penutupan Dapur MBG

Berdasarkan laporan sementara, terdapat 131 korban keracunan massal di Kadungora yang sudah mendapat penanganan di Puskesmas Kadungora.

Sementara itu, dapur yang menyajikan makanan MBG ditutup sementara hingga hasil penelitian penyebab keracunan diumumkan.

“Ya, kita tutup, karena memang sudah jelas ada korban,” tegas Bupati.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

garut Keracunan KLB MBG MBG 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Tragedi di Pasar Soreang! Atap Blok 3 Runtuh Timpa Kios, Satu Orang Tewas

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.