Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Kamis, 29 Oktober 2026 10:39 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli

Kamis, 29 Oktober 2026 10:26 WIB

Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala

Kamis, 29 Oktober 2026 09:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
  • Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini
  • Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya
  • Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

1,4 Juta Penerima Bansos dan 1.900 Pegawai Kemensos Terlacak Main Judi Online!

By Aga GustianaSabtu, 5 September 2026 06:00 WIB3 Mins Read
Ilustrasi bantuan sosial. (Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Sosial (Kemensos) membeberkan temuan mencengangkan terkait penyalahgunaan bantuan sosial (bansos). Sebanyak 1,4 juta warga penerima manfaat terdeteksi terlibat dalam aktivitas judi online (judol). Tak berhenti di situ, sebanyak 1,900 oknum pegawai di lingkungan internal Kemensos juga terindikasi ikut terpapar praktik terlarang tersebut.

Merespons laporan ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan akan menggelar verifikasi mendalam serta penyisiran data secara rinci. Upaya ini ditempuh untuk memvalidasi apakah transaksi judi berbasis digital tersebut murni dilakukan oleh sang pemilik rekening atau ada oknum lain yang menyalahgunakan identitas mereka.

“Dari data yang kita terima dari PPATK, kita dalami, kemudian kita sisir, dan kita terus berusaha memastikan bahwa penerima bansos yang terindikasi main judi online, kita beri kesempatan untuk melakukan klarifikasi,” kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, diktutip Jumat (4/9/2026).

Berdasarkan hasil penelusuran awal, sejumlah warga yang namanya tercatat telah memberikan klarifikasi resmi. Kendati belum membeberkan angka pastinya, Mensos menyebut banyak dari mereka yang berjanji tidak akan menyentuh dunia perjudian lagi.

Baca Juga:  Bansos Agustus 2026 Cair! Cek NIK KTP Anda Sekarang Lewat HP Pakai Cara Ini

“1,4 juta kita sedang dalami, dan sebagian diantaranya telah melakukan klarifikasi, artinya mereka sudah tidak main judol lagi sejak tahun yang lalu, dan mereka berjanji untuk tidak melakukan judol lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, dinamika di lapangan menunjukkan bahwa transaksi judi online umumnya dinikmati oleh anggota keluarga lain yang berada dalam satu Kartu Keluarga (KK)—seperti anak, suami, istri, hingga cucu—dan bukan oleh pemegang rekening utama atau ‘pengurus’ bansos.

Baca Juga:  Cek Bansos Kemensos Mulai Ramai Awal Januari, Warga Pastikan Status BPNT 2026 Rp600 Ribu

“Jadi yang pengurus itu adalah penerima manfaat yang tertera dalam rekening penerima Bansos. Sementara yang bukan pengurus itu adalah keluarganya, bisa suami, bisa istri, atau bisa anak-anaknya, atau cucunya yang satu KK,” ungkapnya.

Proses penyaringan data ini diakui memakan waktu yang tidak singkat. Namun, Kemensos menekankan pentingnya langkah pembersihan ini demi memastikan alokasi anggaran negara benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

“Jadi ini hal yang penting, yang menjadi bagian ke depan agar bansos semakin tepat sasaran dengan data yang semakin akurat,” tegas Gus Ipul.

Ancaman Sanksi Bagi Pegawai Internal

Di sisi lain, temuan soal 1.900 aparatur kementerian yang masuk dalam radar pelaku judi online menjadi perhatian serius manajemen Kemensos.

Baca Juga:  Bansos PKH Cair Desember 2024, Cek Penerima Pakai KTP di Link Ini

“Kita juga menerima data pegawai-pegawai Kementerian Sosial yang terindikasi main judol, apakah itu PNS atau P3K,” ujar Gus Ipul

Langkah investigasi internal kini tengah berjalan. Bagi para pegawai—baik berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)—yang terbukti bersalah, sanksi berjenjang sudah disiapkan, mulai dari teguran tertulis, pemotongan tunjangan, hingga pemutusan hubungan kerja.

“Kita sedang telusuri dan pasti kita akan ambil tindakan, mulai dari peringatan, penurunan pangkat, penundaan tukin. Bagi teman-teman PPPK bisa jadi nanti tidak akan kita perpanjang kontraknya. Jadi akan tetap kita ambil tindakan-tindakan sesuai dengan seluruh ketentuan yang ada,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bansos judi online Kemensos
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli

Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus

Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF

Siapa Mamita? Istri ‘Raja Sawer’ Haji AW yang Dikecam karena Sawer Uang dari Mobil

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.